
'akhirnya,sesuatu yang sudah memenuhi pikiranku belakangan ini hilang.tapi mengapa masalah pun datang dengan cepat tanpa ada jeda?baru saja bernafas,aku sudah harus berlari lagi.dunia ini jahat!'
---------------
setelah kemoterapi,bianca memutuskan untuk berjalan jalan dan pergi bebelanja.untungnya jarak antara rumah sakit dan mall tidak terlalu jauh,jadi bianca tidak membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang banyak untuk menuju ke mall tujuannya.
sesampainnya bianca disana,sudah banyak barang yang tersusun rapi dijual dengan diskon yang besar besaran.siapa yang tidak suka dengan diskon didunia ini yang segala mahal?tentunya tidak ada.bahkan saat ini rasa lelah yang tadinya menyerang bianca tiba tiba hilang dengan sekejap.
the power of diskon :v.
Bianca membeli berbagai macam barang yang ia yakini itu penting.seperti makanan,permen dan sisanya hal hal lain yang bisa dibilang tak ada gunanya.
Ketika wanita berbelanja di mall sendirian dengan keadaan uang yang memadai.jangan tanya lagi kehebatannya.bahkan uang dalam sekejap pun dapat habis.hahaha
"udah ah makan dulu ya kali jalan mulu,yang ada kaki gw patah"ucap bianca bermonolog
Malam ini bianca ingin menuruti keinginannya.rencananya bianca ingin memakan makanan yang banyak lemak agar berat badannya kembali naik.belakangan ini bianca menyadari bahwa bentuk tubuhnya terlalu kurus.
"Bakso sama mie ayam kali ya?oke lah gw lagi pengen juga kenapa enggak,cuss"gumam bianca dan memasuki gerai makanan keinginannya itu.
"Bakso spesial 1,mie ayam 1 sama es nya teh manis ya"
"Eh ada ayam geprek juga?yaudah tambah ayam geprek 1 ya"pesan bianca sambil terheran heran dengan toko ini karena ia kira toko ini hanya menjual berbagai macam bakso dan mie ayam tapi ternyata ada ayam geprek yang diseliplan didalam menu.sebenarnya wajar saja.tapi karena ketidak tahuan bianca ia menjadi bingung.
Dihadapan bianca,berbagai makanan sudah ia pesan.gila saja,memesan banyak makanan padahal hanya ada satu orang yang memakannya.
Tanpa pikir panjang.bianca memakan satu persatu makanan dihadapannya hingga habis.lalu meminum teh manis pesanannya tadi.
"Kenyangg"ucap bianca sambil mengelap sisa kotoran yang ada dimulutnya
"balik ah takut dimarahin mama papa"
Acaran makan malamnya sudah selesai kini waktunya ia untuk pulang karena takutnya kedua orang tua bianca sudah berada dirumah.
"Halo pak,jemput bian di mall xxxx yaa"telpon bianca pada supirnya pak aji
"siap non Otw"jawab sang supir
"hahaha yaudah jangan lama ya pak dadahh"ucap bianca sambil memutuskan sambungan telponnya
Bianca sudah berada di depan Mall menunggu kedatangan Pak aji supirnya.
"malam non,udah puas jalan jalannya?kok sendiri?gak sama den Fahmi?"tanya pak aji kebingungan
"oh tadi om fahmi sibuk pak jadi bianca jalan sendiri"alibi bianca
"yaudah atuh masuk dulu"ajak pak aji
"langsung pulang atau mampir ditempat lain dulu?"tanya pak aji memastikan
"pulang aja lah pak udah pegel nih bianca,badan aja rasanya kayakudah rontok."keluh bianca
"yaudah bapak gasspoll nihh biar cepet sampe"
"duhh pengertian banget hehe"cengir bianca
"ohh iya non nyonya sama tuan udah dateng dirumah dan tadi mereka marah marah cariin kamu"ucap pak aji memberitahu
"masa?wahh gawat dong bisa bisa bianca dimarahin nih,ayo pak pulang nya cepet,kenapa gak bilang dari tadi sihh?"panik bianca
"maaf non baru inget tadi"ucap pak aji dan menambah kecepatan mobilnya supaya cepat sampai.
Bianca sudah sampai didepan rumah,ia ragu untuk masuk,tapi jika tidak masuk ia akan tinggal dimana?
"Malam mah pah"sapa bianca yang baru memasuki rumah
"Kamu dari mana aja sih?izin jalan sama fahmi tapi pulangnya larut gini!ngapain aja kamu selama diluar hah?kalo main itu tau waktu!lagian fahmi juga yang dewasa bukannya ngingetin malah tambah masalah!besok besok kamu gak usah jalan lagi!kerjaannya bikin orang tuanya panik teruss kamu sadar gak sih kamu itu anak kurang ajar?"Ucap papa bianca dengan nada membentak,nafas yang tidak beraturan.
Tanpa sadar,ucapan papanya membuat hati bianca sakit.air matanya hampir saja lolos,untungnya segera bianca tahan.walaupun matanya kini terlihat berkaca kaca.
"Sebelumnya maaf kalo selama ini bianca jadi anak kurang ajar,dan gak ada gunanya bagi kalian,tapi memangnya pernah mama papa peduli sedikitpun sama bianca?pernah?gak pernah.bahkan disaat bianca sakit,kalian berdua gak ada disamping bianca walaupun hanya sekedar temenin bianca.dan kalian tau apa rasanya bianca ketika denger bahwa mama papa masih bisa tersenyum riang sama kolega kolega kalian itu bianca seneng,walaupun keadaan bianca sakit, karena apa?karena semata mata bianca sayang sama kalian,dan bianca ngerasa bersalah karena terus jadi anak yang gak berguna.rasanya satu hari itu satu tahun bagiku ma pa,dan alasannya apa?kalian tau?sama jawabannya karena kalian yang selalu sibuk sama urusan kalian"emosi bianca kini memuncak ditambah dengan keadaannya yang buruk dan perkataan papanya yang menyakitkan hatinya.
"bianca jaga ucapan kamu yah.mama sama papa kerja banting tulang juga semata mata karena kamu tau?mama juga cape kerja terus,tapi demi kebutuhan hidup kita harus banting tulang dan mati matian cari uang,dengan uang kita bisa memerintah dan mendapatkan apa yang kita mau,tapi kalo kita tanpa uang?gimana hidup kita hah?"bentak mama bianca yang sama dengan penuh emosi.
"uang uang uang.bianca cape dengernya!bianca benci diri bianca rasanya lebih baik mati kalo gini caranya"Ucap bianca yang kini sedang menangis kencang
"BIANCA!"bentak papanya
"Kamu bener bener kurang ajar!bahkan kamu gak bersyukur dengan hidup kamu!papa marah!"ucap papanya marah