Between Life Is Love

Between Life Is Love
mengapa?



'padahal kita baru bertemu.tapi, mengapa rasaku untukmu berbeda?


apakah kau merasakan hal yang sama?


atau hanya aku yang terlalu berlebihan'


βž–


pagi telah datang,matahari mulai menyinari dunia


pagi ini ada sesuatu yang berbeda pada diri bianca,ia bangun lebih awal dari biasanya.


sedangkan gerald masih tidur karena begadang entah apa yang ia pikirkan,apakah mungkin memikirkan bianca?mungkin saja


kali ini bianca senang,ia tak menyesal bangun lebih cepat,karena itu membuat bianca bisa sarapan bersama kedua orang tuanya.walaupun ia harus langsung sarapan lalu mandi.sungguh bianca inggin sekali menghabiskan waktu bersama keluarganya.


"sekolahnya lancar dy"ucap papa bianca yang memanggil bianca dengan sebutan maudy yang memang nama sebutan bianca untuk keluarganya


"lancar kok pa gak ada masalahh tenangg papa gimana?cape gk?mau bianca pijitin"ucap bianca dengan nada gembira karena benar benar rindu orang tuanya


"jadi papa aja yang di pijitin?mama juga mau lohh?"kali ini mama bianca pun ikut nimbrung


"bianca cuman punya tangan dua,nanti kalo bianca pijitin kalian cape,nah kalo cape siapa yang pijitin bianca?mama?atau papa?"ucapan bianca membuat kedua orang tuanya tertawa


"bisa aja anak papa yang satu ini"ucap sang papa sambil mengelus rambut putrinya


"pah udah telat nih yuk berangkat"ajak sang mama


"maaf ya sayangg nanti kapan kapan kita habisin waktu bersama deh ya"ucap papa bianca yang di sambut anggukan oleh istrinya


"iya gapapa bianca juga mau berangkat sekolah"tak apa bukan sekali untuk membohongi orang tua


bianca bohong jika dia merasa tak masalah sejujurnya ia kecewa padahal baru saja mereka bisa menghabiskan waktu bersam tetapi sudah harus berpisah lagi dengan cepat


apakah boleh menangis?saat ini bianca ingin sekali menangis tapi ia tak ingin dikatakan cengeng hanya karena hal sepele ini.


sudahlah biarkan,nanti saja bianca ingin membersihkan dirinya lalu berangkat ke sekolah lebih cepat karena ia ingin meratapi nasibnya di taman sekolah yang sepi.


setelah semua selesai bianca segera berangkat ke sekolah,ini masih sangat pagi bahkan mungkin penjaga sekolah baru datang.bianca sungguh gila


"ayo pak berangkat"ucap bianca pada sang supir yang sudah menunggu


"bener nih neng berangkat jam segini?gk kecepetan?"tanya sang supir


"lebih cepat lebih baik kan pak?"ucap bianca yang hanya di senyumi oleh sang supir


perlahan mobil yang membawa bianca mulai berjalan menuju sekolahan.


dan benar saja sekolahan masih sepi hanya ada beberapa siswa yang dapat dihitung jari.


bianca segera keluar dari mobilnya dan melangkahkan kaki ke dalam sekolah


"makasih pak"karena bianca sopan ia harus menghormati yang lebih tua


sang supir pergi membawa mobil kembali kerumahnya.


sementara bianca memutuskan untuk kekelasnya terlebih dahulu dan menaruh tasnya lalu mengambil air minum dan novel yang setia di tangannya sekarang tujuannya ke taman sekolah yang sepi


duduk di kursi yang disediakan kebetulan tidak ada yang menempatinya dan sepi jadi bianca bisa bebas melakukan apapun


bianca diam,bingung ingin melakukan apa,ia bosan membaca novel saja.


"hari hariku kosong"mungkin sekarang bianca menjadi seseorang yang puitis


"tuhan kau tahu?takdirku pahit sekali"


"jika kau mengizinkanku untuk bernafas didunia yang jahat ini"


"setidaknya beri aku keringanan sebuah kebahagiaan yang tak ada habisnya"


"bukan sebuah kebahagiaan yang sementara"ucap bianca pelan


tak sadar bulir air mata mulai berjatuhan di pipinya.hati bianca sangat sakit sekali ia lelah ingin sekali ia melampiaskan emosinya kepada seseorang,tapi siapa?tidak ada yang peduli dengan bianca kecuali kedua orang tuanya yang sibuk tak akan bisa membantunya.


seperti dilempari pisau hati bianca yang rapuh selalu tergores dengan rasa sakit yang membuat hatinya tambah hancur.


hidupnya harus dihadapi dengan berbagai macam cobaan,mungkin ia baru bisa bahagia.


untuk kau yang tidak pernah merasakannya mungkin tak tahu rasanya seperti apa,tapi jika kau sedang menghadapi masalah yang sama seperti bianca cobalah untuk mencari seseorang yang dapat merangkulmu ketika bersedih.


bermenit menit bianca menangis tanpa suara.sungguh,menangis tanpa suara itu menyakitkan apalagi ketika kamu menangis untuk hal yang terlalu sering menyakiti hatimu.


sudah telalu lama bianca menangis sudah banyak siswa yang datang.ia ingin menyudahinya dengan segera ia menghapus sisa sisa air mata yang masih ada dan mulai meminum air.ternyata menangis melelahlan yaa.menangis hanya menambah beban.tapi setidaknya bianca merasa sedikit lega.


selalu dan selalu.bianca benci kulitnya yang putih ini.pasti ketika setelah menangis wajah bianca pasti memerah.jika hanha hidung yang memerah buanca bisa menyangkalnya karena flu tapi matanya yang sembab dan merah harus bilang apa bianca.sakit mata?ini tidak terlihat seperti itu.


bianca dengan langkah kaki yang tergesa gesa sambil menunduk menatap kebawah karena malu dengan wajahnya yang bengkak


sementara itu dari kejauhan gerald sedang memperhatikan bianca untuk memastikannya gerald berjalan menghampirinya dan berhenti didepannya.tapi karena bianca yang tidak tahu kehadiran gerald yang tiba tiba jadi ia menabrak dada bidang gerald tanpa sepengetahuan bianca


'Dughh'


"awshh sakit"rintih biabca sambil mengusap jidatnya.karena wajahnya ia tak mau mengangkatnya jadi berbicara sambil menunduk


"duhh maaf banget yaaa lagi bubu buru ini"ucap bianca cepat sambil berniat untuk pergi


'lah kok nunduk?kesurupan die?'batin gerald


gerald yang peka dengan gerak gerik bianca yang ingin pergi dengan segera menarik tangan bianca sehingga membuat mereka seperti sedang berpelukan


"ngomong tuh liat muka lawab bicara.lah elu nunduk cem orang kesurupan?"tanya gerald sambil menarik paksa wajah bianca yang menunduk


karena malu bianca memberontak agar wajahnya tidak terlihat gerald


"apaaan sih lo angkat gk kepalanya,emang kenapa sihh"paksa gerald sambil terus berusaha mengangkat wajah bianca


apa daya kekuatan gerald yang melebihi bianca sehingga wajah sembab bianca terlihat di hadapan gerald


'lah sembab?abis nangis dia?'batin gerald


'muka gwwww'batin bianca


"lo kenapa bi?kok kayak habis nangis?kenapa cerita sama gw"ucap gerlad panik padahal tidak ada hubungannya dengan gerald


"oh"bianca memang seperti ini guyss


"lah?oh?biasanya cewe cewe kalo ada apa apa pasti jawab 'gak papa' lah elu oh doang?njirr santuy banget"ucap gerald sambil menirukan suara cewe dengan ekspresi menyebalkan membuat bianca gemas dan ingin menamparnya


'gemayyy'batin bianca


"ya gw kan jelas beda.gak kaya cewe cewe yang lo modusin itu"sindir bianca yang mulai mencari tahu tentang gerald sedikit demi sedikit


"iya iya bianca kan beda"


"lah malah mengalihkan pembicaraan"


"lo kenapa tuh matanya sembab?"tanya gerald sekali lagi


"enggak tadi kelilipan"jawab bianca bohong


"oh yaudah yuk kelas bareng"jawab gerald


mereka pergi bersama kekelas mereka masing masing karena memiliki arah yang sama sambil bergurau dan tertawa.sungguh hari ini hari terindah bianca.


mereka tersenyum hingga akhirnya samlai didepan kelas bianca dan gerald berpamitan untuk pergi ke kelasnya.


jam pelajaran pun dimulai.sepanjang jam pelajaran fokus bianca terpecahkan banyak hal yang bianca pikirkan sekarang.


'gw tau lo bohong,kali ini gw biarin karna gw bukan siap siap lo'batin gerald


'maapkan hambamu ini yang telah berbohong huhu'batin bianca


βž–βž–βž–


jam istirahat datang,gerald dkk menuju kantin sambil berbincang


"bro katanya lo mau luluhin hati bianca kan?"tanya anwar sang pencetus tantangan


"ini udah 2 hari lhoo dihitung mulai kemarin"goda rafi


"dan lo udah berhasil belom?kemarin bianca nelpon gw ngaduin nama lo ehh tapi dimatiin,kenapa tuchh?"ejekk nopal


"bianca nelpon lo pal??wahh wahh bau bau kalah nihh"timpal anwar


"udahh sihh warrr kasian dia gak sanggup gimana kalo lo ubah?suruh ajak bianca ngantin bareng aja.jarang kan tuhh kita nongki sama ratu sekolah,paling kalo nongki sama cabe sekolah teruss"mohon rafi pada anwar


"setuju gw udah sihh ganti aja ya warr?siapa tau kalo kita nongki bareng nanti folowers nambah"nopal biadab


"ok deal"putus anwar


sedari tadi gerald hanya diam tidak menjawab ocehan teman temannya.ia memikirkan apa penyebab bianca menangis?tapi tunggu dulu.mengapa gerald begitu peduli padanya?padahal bianca hanya dijadikan sebagai bahan taruhan jadi tidak ada yang harus di pikirkan


"Heh ngelamun lo?hayoo mikirin bianca yaaa"ucap nopal sambil memukul pundak gerald yang membuat lamunannya buyar


"cieee udah mulai tumbuh benih benih cintaa cieee"Rafi kang ejek


"enak aja siapa juga yang mikirin bianca dihh najis"bohong gerald


"iya iya percaya dehh sama babang gerald yang tampan"sindir anwar


"jadi biaa gk lo bawanya?"ucap nopal mengetes gerald


"lah?bawa apaan?"dan benar saja gerald sedari tadi melamun


"tuhh kan benernihh dari tadi mikirin bianca"


"taruhan anwar diubah karena takut nantinya lo yang baper jadi taruhannya lo harus bawa bianca kekantin dan nongki bareng ama kita kita"jelas nopal


"ohhh lo pikir gw gak bisa luluhin hati bianca?bahkan sekarang hatinya udah luluh 50 persen tapi kalo kalian maunya gitu yaudah"gerald senang setidaknya taruhannya tidak terlalu berat


"halahh seneng kan luu?terimakasih banyak banyak lo ama bianca"ucap anwar


"yakali yaudah tunggu aja biancanya dateng nanti langsung gw meluncur"jawab gerald polos sambil menyambar kursi kantin sementara teman temannya melongo tidak percaya dengan apa yang baru dilakukan gerald


"bi pesen bakso pedes 1 ama es teh manisnya 1 cepet "teriak gerald


"siap ditunggu yaa"kang jualan


"lu gk tau ger?"tanya rafi


"tau apaan?"gerald


"untung taruhan nya diringanin gimana mau bisa pdkt sama bianca kalo lo gak tau kebiasaannya"sindir nopal


"lahh orang gw baru kenal dia kemarin gimana bisa tau?"tolak gerald


"nih gw kasih tau yaaaa ingettt si bianca itu jarang ke kantinn sekalinya dia kekantin itu seminggu 1x jadi lo kudu samperin dia kekelasnya trus ajak kesini"jelas nopal yang sangattt jelas


"ohh yaudah nih duit gw traktir kalian"jawab gerald menaruh uang sambil segera beranjak pergi


sementara disisi lain kuping bianca terus berbunyi


'tittttt'


kata orang jika kuping berbunyi tandanya sedang diomonginkan?


bianca benar benar merasa ternganggu istirahatnya.


bianca memilih untuk tidak makan dan hanya menaruh kotak sarapannya di sampingnya dan memasang headset lalu menyetel lagu kesukaannya sambil membaca buku.


saat ini,gerald sudah sampai di depan kelas bianca dan masuk kedalam kelas yang hanya menyisakan satu orang yang santai membaca novel.


"HALI BEBEP ACUU"teriak gerald yang menggema


gerald tidak tahu telinga bianca sudah diselipkan headset.


"ihh masa orang ganteng didiemin"ucap gerald sambil menghampiri bianca


"ohh pake headset tohh"ucap gerald sambil menvabut paksa headset dari telinga bianca sontak itu membuat bianca kaget dan kesal


"ck"decak bianca sambil melihat pelaku yang nerarik headsetnya


"yuk kantin bareng?"tanya gerald sambil menunggu jawaban dari bianca


bukanya menjawab bianca malah fokus membaca novelnya


"lahh kok malah baca?ayoo biannnn kantin"gerald merengek


"jangan males males,nanti sakit kalo gak makan"ucap gerald perhatian


'kok baver gitulohh'batin bianca


"gak usah makasih gw udah bawa bekel"tolak bianca halus


"yaudah bawa bekel nya aja sekalian ke kantin biar bisa makan bareng yuk"


"kayanya lo mager banget jadi harus gw seret biar bangun"ucap gerald


"tarik aja terus sampe tangan gw patah"


dengus bianca


seluruh siswa memperhatikan gerald dan bianca yang sedang berpengangan hati mereka panas melihatnya.


para wanita ingin sekali menjambak rambut bianca.sedangkan para pria ingin baku hantam dengan gerald.


"hehe maap.yaudah yuk sayang"ucapan gerald yang terlalu berlebihan membuat para siswa yang sedang berlalu lalang kaget tapi berusaha menutupinya


sepanjang jalan bianca dan gerald menjadi pusat perhatian.sesampainya di kantin gerald segera membawa bianca ke tempat duduknya bersama teman teman.dan bianca hanya diam memasang wajah datarnya.


"nih janji gw udah ditepatin"ucap gerald sambil duduk dan menaruh bekal bianca di meja tanpa basa basi bianca langsung duduk disamping gerald yang memang kosong.


'janji?janji apa?janji bawa gw kesini?ohh gw cuma buat taruhan mereka?sakit'


"wesshhh laki bener lo ternyata"


sanjung anwar


"haloo bian mau makan apa?"sapa rafi yang memulai interaksi dengan bianca


"ga"


"lo gak liat?dia bawa bekel?"ucap nopal yang tahu bahwa bianca tak suka basa basi


"oh iya hehe yaudah deh,bianca mau minum apa?"kembali dengan pertanyaan yang tak bermutu itu dilontarkan rafi


"gausah makasih"kembali dengan sikap dinginya bianca


"ada perlu?udah kan janjinya ger?gw cabut"bianca mulai mengambil bekal nya lalu pergi meninggalkan gerald dkk


sakit tapi tak berdarah?lucu ya


tapi kini bianca merasakannya.


dan peribahasa itu benar.baru saja merasakan rasanya cinta tapi dengan cepat juga cinta menggores hatinya.


bianca harus sadar ia sudah terlalu jauh dari arah jalannya.bianca harus kembali ke tempatnya tanpa menyangkutkan apapun di hidupnya.


bianca kembali kekelasnya memilih untuk kembali dengan aktifitas yang biasanya ia lakukan tanpa memakan bekalnya.ia malas makan.


"yang namanya bianca dipanggil bu tina ke kantor"ucap seorang siswa kelas lain


baru saja duduk bianca harus berdiri kembali dan pergi sungguh hari yang menyebalkan


"huftttt"hembusan napas bianca


mau tidak mau bianca harus pergi kekantor untuk menemui bu tina guru bahasa indonesia.entah apa yang terjadi awas saja kalo tidak penting!


"ada apa ya bu panggil saya?"tanya bianca yang langsung to the point


"santai buru buru banget ibu ganggu ya?"


'iya ganggu banget mana posisi udah pw ehhh diganggu'batin bianca kesal


"engga kok bu hehe saya juga lagi santai aja"bianca pembohong


"yaudah,jadi gini nanti ibu gak bisa ngajar ibu minta tolong ke kamu tolong sampein ke anak anak kerjakan soal dari halam 170 sampai 176 yaa"


'asemmm nyusahin aja,etapi demi nilai bian rela berkorban"


"oke bu siap"


"ada yang perlu disampaikan lagi?"sambuang bianca sebelum pergi


"gaada sih tapi cuman mau ngasih tau,jangan mau yaa dimainin sama gerald dia kang modus,oke cantik?"bu tina yang memang tahu segalanya termasuk kelakuan para muridnya


tanpa menjawab bianca hanya memberi senyum kepada bu tina sebagai tanda jawaban 'ya'


bianca segera kembali kekelasnya tetapi di pertengahan jalan ia berpapasan dengan teman lamanya yang pernah dekat sedekat magnet yang menempel.


bianca lupa cerita,dulu ia punya seorang teman yang namanya mina,tapi hubungan persahabatannya hancur karena adanya orang ketiga membuat hubungan antara bianca dan mina renggang dan jarang bersama.entah salah siapa.bianca yang terlalu egois memaksa mina untuk tetap bersama atau mina lah yang tidak setia.


bukan main,orang ketika bukan hanya ada dalam hubungan percintaan.orang ketiga juga kerap muncul di hubungan pertemanan dan lainnya.


"hai mi"sapa bianca di iringi dengan senyuman


bukannya membalas sapaan,mina hanya terdiam memasang wajah kecewa dan marah,apa yang terjadi padanya?


"ternyata lo bukan cuma egosi yaa,gw baru nemuin satu fakta lagi hahaha bianca bianca lo tuhh bener bener orang yang paling egois di dunia ini tau gak?"tak tau apa yang terjadi bianca hanya diam mendengar ucapan mina


"apa lo?diam?oh iya lupa lo kan cuma bisa diam diam dan diam,gak punya tenaga apa buat bales gw?"


"bukan tidak punya,tapi gw tidak mampu untuk bersikap kasar ke orang yang pernah buat hari gw berwarna"ucap bianca sambil menekankan beberapa kata


"hahaha hebat banget tadi diam sekarang berontak asal lo tau aja ya lo jangan pernah usik hidup gw lagi,udah banyak hal yang gw terima selama kita berteman,dan sekarang lo juga mau rebut gerald?lo tau gerald itu gebetan gw jadi jangan pernah lo rebut dia dari gw"bentak mina yang cukup keras


'tidak percaya dengan apa yang dia lakukan'batin bianca


"oh gerald?ambil aja.lagian masih gebetan udah di hak milik aja kaya tanah"ucapan bianca yang memang tujuannya menyindir menyulut emosi mina


"prihatin gw,udah berapa tahun lo sendiri?jangan jadiin gerald sebagai mainan bi gw gak suka"


"siapa yang jadiin gerald mainan?bahkan gw aja gk peduli dia deketin gw juga paling taruhan temen temennya"bianca pergi meninggalkan mina yang diam sendiri


'kok gw yang nyesel ya?kenapa marahan sih sama bianca?'batin mina


bianca pusing,dimana mana ia selalu mendapatkan nasalah sunnguh hari yang sial bianca benci hari ini


"tugas bu tina kejain soal halaman 170 sampai 176 jangan protes jangan keluar yang jeluar gw bacok"teriak bianca ke seluruh isi kelas yang sudah duduk di tempatnya masing masing


"duhh galak kali kakak iniii guyss"teriak rasya salah satu teman sekelas bianca


"bacot.diem lo"death glare sudah menyambar rasya


kelas hening.semua orang mengerjakan tugasnya.bianca sudah selesai dengan pekerjaannya sedari tadi.kini bianca sedang melamun memikirkan hari harinya yang rumit seperti game sudoku.


"yang udah kumpul.gk kumpul gw kubur"setiap perkataan yang keluar dari mulut bianca pasti berisi sumpahan.


tujuan bianca saat ini adalah keluar dari kelasnya.ia bosan di kelasnya.sekali kali bianca bolos walaupun dia sudah mengerjakan tugasnya.


"makan ahh laper"bianca menyesal dirinya tidak memakan bekalnya tadi


"bi mie ayam tambak bakso besar 1 minumnya es jeruk yaa ditunggu"teriak bianca yang hanya di iya kan oleh ibu kantin


"nih neng"sudah jadi saja cepat sekali hanya butuh waktu 4 menit


"nih bu uangnya sekalian kembaliannya buat ibu aja hehe iya makasih sama sama"


"ih si eneng bisa wae"ibu kantin


"mode lapar nih biii jadi bawaannya marah"


"yaudah sok atuh di makan nya"


dengan cepat bianca langsung menyuapkan mienya kedalam mulutnya tanpa henti.peduli setan dengan ekspresinya.faktanya kini bianca sangat lapar.


bianca bolos hanya karena ia lapar jika tidak ia tidak akan melakukan hal bodoh ini.bolos hanya membuat kalian rugi,memang apa salahnya belajar?justru itu menguntungkan bagi kita.


"lah lo kok ada disini?"perkataan nopal yang baru datang membuat waktu bianca terbuang sia sia


"emang kantin punya lo?dihh suka suka gw lah"sewot bianca


"duhh ibu negara marah mulu kenapa sihh cerita sini sama akang nopal"


"najis banget"


"eh pal gw mau nanya awas ya lo jangan bilang siapa siapa sampe bilang gw gorok lu sampe sekarat"ancam bianca


"gak percayaan banget lo sama gw ihh iya cepett"


"jadi gini,lo sama geng lo taruhan kan?dan taruhannya itu gw?jawab jujur ya atau ya?"tanya bianca serius


"iyaa maap yaaa bi kita kan niatnya cuman bercanda"mohon nopal


'kretekk kek ada yang bunyi gituu sakit'


batin bianca


"oh gapapa kok,tantangan nya apa?"


"tadinya sih kita suruh gerald buat dapetin lo tapi karena gw gak tega takutnya lo baper ehh ditinggalin kan lo kit ati nantinya"


"ohh gitu yaudah thanks infonya bye gw duluan ya pal"pamit bianca


sejak saat itu mood bianca seakan akan hacur lebur tanpa tahu apa yang harus ia lakukan.seandainya ia tak mengetahui niat buruknya,bianca tidak akan pernah merasakan sakit sesakit ini.sungguh cinta begitu kejam


sepanjang waktu pelajaran bianca malas mendengarkan ucapan gurunya.yang ia inginkan adalah pulang dengan cepat.


berjam jam bianca menahan jenuhnya akhirnya ia bisa pulang.menurut bianca hari ini adalah hari terburuknya.kira kira apa yang bisa memperbaiki hari buruknya?simple menonton drama korea yang jaksa,detective itu cukup membuat mood bianca kembali dan membuat hatinya semangat mengebu gebu.


pak dana(supir bianca)sudah menunggu bianca didepan gerbang sekolah.karena ia tahu bahwa bianca tidak suka menunggu.lebih baik ditunggu dari pada menunggu kan?


sekilas bianca melihat gerald sedang berjalan bersama seorang wanita yang setelah bianca lihat kembali itu adalah mina.ternyata ucapannya benar benar terjadi.layaknya kekasih,mereka berjalan menuju mobil gerald yang mempunyai warna mencolok.merah pemberani.


bianca tersenyum.tak masalah selagi ia bisa merelakan kenapa tidak menjalankannya?bianca merasa keputusannya tepat merelakan seseorang yang pernah mengisi harinya walaupun satu hari kepada seseorang yang baik dan benar.bianca tak perlu merasa takut lagi.ia hanya perlu menatapnya berharap kembali,sempat untuk menghabiskan waktu bersama dan berbahagia.


"yuk pak jalan"kata bianca sesudah masuk kedalam mobil


bianca ingin mengistirahatkan dirinya dengan lilin aroma therapy dan melupakan sejenak permasalahannya.


sebuah hal yang tak pernah bianca lupakan yaitu untuk menuliskan sebuah diary pendek yang berupa puisi.setidaknya dengan buku itu bianca bisa mengingat hari indah dan buruknya


tuesday 11 february 2020


cinta memang indah


cinta memang memabukkan


cinta memang candu


tapi bisakah kita tidak selalu memuji kata cinta?


cinta bisa datang dengan mudah


membuat kau terkadang seakan melayang.


dan menjatuhkan mu secara perlahan


membuat sebuah goresan dan kekecewaan.


jika kau belum mencoba memang tidak akan tahu rasanya.


tapi jangan pernah masuk kedalam lingkarannya.


kau sungguh akan menyesal ketika merasakannya.


sudah cukup untuk menjadi dirimu saja jangan menambah yang lain.


your life is better without friend.


you can free and happy with your choise.


so just keep your way in good place


that can your life feel special and glow.


🌸🌸


wahh udah chap 4 hehe g nyangka cerita yang aku buat udah sejauh inii


'prok prok prokkk'


makasih kaliannn