Between Life Is Love

Between Life Is Love
unbelieve



'kau lah satu satunya orang yang tahu bagaimana cara menghibur sebuah mawar yang terasa rapuh dan butuh penguat'


pagi hari ini,bianca sudah menjalankan harinya seperti layaknya,bahkan ia lupa masalah dengan kedua orangtuanya dan masalah kemoterapi


tak sengaja bianca ikut makan bersama kedua orangtuanya.tapi seperti biasa,hanya ada suara dentingan sendok yang saling beradu.masing masing berkutat dengan pikirannya.


jika ditanya keadaan bianca saat ini bagaimana,ia merasa senang,disisi lain juga,ia sangat kesulitan untuk berjuang melawan penyakitnya.bahkan kini efek samping dari kemoterapi yang kemarin pun belum usai.bianca harus bangun di malah hari karena rasa mual nya,dan membuat ia kesulitan tidur.


"pa ma bianca berangkat"ucap bianca pamit kepada kedua orangtuanya walaupun mereka berseteru tetapi bukan berarti bianca boleh bersikap tidak sopan kepada orangtuanya kan?bagaimanapun juga mereka adalah orangtua yang bianca sayangi


bianca menunggu jawaban dari kedua orangtuanya itu,tapi tak ada sahutan yang keluar dari bibir kedua orangtuanya.


berjalan dengan pandangan kosong,ia sedikit sakit mendapat sikap seperti ini dari kedua orangtuanya.walaupun bianca bersikap sekuat apapun,ia tetaplah seorang manusia yang butuh istirahat bahkan perhatian.


"non didepan ada temen non yang kemarin nganterin itu lohh"ucap salah satu ART keluarga bianca


bianca mengerutkan dahi nya,perasaan ia tak berjanji pada siapapun untuk berangkat bersama


"ohh gerald!"ucap bianca semangat dan langsung berlari ke luar gerbang


"ohh iya makasih bi"teriak bianca sebelum benar benar meninggalkan pekarangan rumahnya.


"gerald,kok lo disini sih?"tanya bianca sekedar basa basi


"ya kalo gw disini berarti mau ngapain dong?mangkal?ya kali gw mangkal"


"hehehe yaudah yukk berangkat"ajak bianca


"dihh emang siapa yang mau jemput lo hah?ge'er yakali gw jemput ondel ondel kayak lo hii atut"ucap gerald sambil tertawa


'shit jleb bangett'batin bianca yang merasa tersakiti oleh ucapan gerald tadi


"ohh gitu yaa?yaudah oke mending gw jalan aja"ucap bianca ketus sambil memasang muka cemberut


selama bianca berjalan,ia menghentakkan kakinya seolah olah seorang balita yang sedang mengamuk merengek pada ibunya.


"ihh kok dia gak ngejar sihh?anj malah cape gw"gumam bianca berdecak kesal


mau tak mau bianca melihat bagaimana dan sedang apa gerald sampai sampai ia tak peduli dan tak mau menyusul bianca yang kesal.


Terlihat gerald yang sedang menertawai kebodohan bianca.gelak tawannya memenuhi jalanan.


"si ****** malah ketawain gw bukannya samperin!"geram bianca


"Hayo!ngapain tuh berdiri disitu hah?jangan jangan mau maling mangga ya?"tanya seorang pria secara tiba tiba membuat bianca kaget


Tepat didepan rumah fahmi,bianca berdiri seorang diri sambil memasang wajah kesalnya itu.


"yaudah iya trus kamu ngapain disini hah?"tanya fahmi sambil menoleh kearah rumah bianca


"ohh lagi marahan yaa sama pacarnya?cieeee"ledek fahmi


"diamah bukan pacar kali om,mana ada pacar yang tega menelantarkan pasangannya?ada emang?gak ada kan!"sewot bianca


"om nebeng yaaa?bianca kesel sama dia,gapeka ihh"kesal bianca


"yaudah yuk om tebengin kebetulan nihh lagi free"


"pake motor aja ya biar gak telat?ntar mau ambil"ucap fahmi tanpa peduli jawaban bianca


sementara Gerald diujung sana masih tetap dengan pekerjaannya yang tiada habisnya,tak tahu apa yang ia pikirkan sehingga membuatnya terus tertawa,otak gerald memang sudah rusak.


"yukk bi naik cepet tuh liat pacar kamu ketawa mulu kek orang ****** hahaha"ucap fahmi yang tertawa sekencang kencangnya


"ihhh om bukan pacar yaa inget,udah ayo berangkat nanti dia keburu sadar"balas bianca


fahmi mulai menancapkan gasnya,ia memasang kecepatan rata rata karena tak ingin terlalu ngebut tapi standar saja


"LAH LAH?KOK BIANCA MINGGAT?"tanya gerald


"lahh kok gw ditinggal?"


"kok minggat si bianca?jelas jelas gw udah jemput dia"


"anj lupa!duhhh ****** banget gw!"


"lahh GW KOK MASIH DISINI!"


"Berangkat dong ahh"


"Yaudah ayo!"


"gw siapa?"


"gw dimana?"


"ini apaan?"monolog gerald yang tiada habisnya.padahal jika ia menjalankan motornya dari tadi ia dapat mengejar bianca.


'gerald ******'batin bianca


'iya gw tau'batin gerald


'hehe isengin aja dulu hahaha!'batin fahmu