
" nikmati saja semua yang aku berikan padamu sayang jangan protes, dia yang susah payah kita yang akan menikmati hasil nya, seperti aku yang akan menikmati tubuh mu sekarang ini,kamu tau aku tidak membeli rumah atas nama dia baik itu rumah atow perusahaan, jadi setelah kita sudah mendapatkan apa yang kita inginkan kita bisa membuang nya dengan mudah" lanjut hendri lagi sambil membuka kain yang menempel di tubuh nina dan tubuh nya
" aku sangat merindukan tubuh ini " kata hendri sambil menciumi gunung kembar nina
hendri mulai memasukan sesuatu di bawah sana ke V milik nina dengan posisi duduk nina di atas hendri
aaaaaaasahhhhhhhhhhhkkkkkkkkk
terdengar de***han dari kedua nya setelah milik hendri masuk ke dalam sana
Ellen yang cerdas walow dalam keadaan hancur dengan tangisan yang terus nengalir di pipinya, Ellen merekam apa yang hendri bicarakan dan hendri lakukan bersama nina ,di henpon nya, agar Ellen punya bukti untuk melepaskan hendri
perasaan Ellen hancur berkeping keping setelah melihat suami nya selingkuh dan sedang menikmati tubuh selingkuhan nya, Ellen juga harus mendengar sesuatu yang sangat menyakit kan dari hendri, dia benar benar tulus mencintai suaminya, tapi ketulusan nya di mangfaat kan oleh suaminya hanya untuk menghasilkan uang untuk dirinya dan selingkuhan nya
hendri dan nina terus bergulat panas di atas sopa bahkan turun ke lantai hendri terus memaju mundurkan milik nya di bawah sana, sampai de***han demi de****han terdengar dari nani yang terdengar jelas di telinga Ellen di luar sana
hendri Tampa ampun dan tanpa puas terus memaju mundurkan sesuatu di bawah sana dengan cepat, berbagai macam gaya telah mereka lakukan, keringat pun mengucur membasahi tubuh nina dan hendri, nina benar benar mendapat kepuasan dari hendri de***han Demi de***han terus terdengar dari mereka berdua yang membuat Ellen tidak sanggup lagi mendengar nya
Ellen benar benar tidak bisa lagi mendengar dan melihat semuanya Ellen yang tidak sengaja melihat ember di bawah kran ,mengisinya dengan pasir yang ada di dekat Ember mungkin bekas tukang yang mengaduk di sana, setelah Ellen mengisi ember dengan pasir lalu mencampur nya dengan air,saking amarah Ellen sudah di ujung ubun ubun
Ellen tidak merasakan berat menjing jing ember yang lumayan besar sambil sedikit berlari ke depan pintu rumah, mencoba mendobrak nya, Karna pintu ternyata tidak di kunci dengan sekali tendangan langsung
bbrraaakkkkkkkkkkkk
terdengar pintu terbuka keras karna tendangan kaki Ellen
setelah pintu terbuka Ellen dengan cepat
bbiiiyyyuuuurrrrrrrrr
tanpa memberi kesempatan hendri dan nina melarikan diri, Ellen menumpahkan Air dan pasir itu ke tubuh polos hendri dan nina yang belum terlepas dari satu sama lain
"aawwwww iihhhhh" apa Ini kata hendri dan nina cepat cepat melepaskan diri
" Ellen kenapa kamu ada di sini " kata hendri kaget setelah tau yang mendobrak pintu dan menyiram mereka adalah Ellen
Ellen diam tak menjawab pertanyaan hendri, Ellen yang belum puas mengambil pas bunga yang ada di depan nya memukul kan nya pada ke pala hendri
" aaaaawwwwwww apa kamu gila Ellen aku bisa menjelaskan semua nya " teriak hendri kesakitan
" dasar bocah tengil jangan sakiti dia " teriak nina pada Ellen
Ellen masih diam tak mengeluarkan suaranya
Ellen menampar bulak balik pipi nini
" dasar pelacur pelakor perempuan murahan makan tuh suami ku aku sudah tidak butuh dia " kata Ellen sambil menjabak rambut nina
" lepaskan aku bocah culun, sebelum kamu memakan nya aku sudah kenyang duluan sebelum kamu dengan nya " Kata nina tak terima di tampar sambil mencoba melepaskan tangan Ellen yang menjambak rambut nya
plakkkk plaakkk plaakkk plakkkk
terdengar lagi suara tamparan di pipi nina
" makan tuh pria menjijikan " kata Ellen sambil mrndorong tubuh nina yang polos
hendri yang ingin menghentikan Ellen Memukul nina ,Di pegangi oleh supir taxi yang menyusul nina ke dalam setelah mendengar keributan dari luar ,dan supir taxsi itu langsung mengerti apa yang terjadi di sini Karna itu dia langsung membantu Ellen
" ayo kita pulang pak terimakasih karna sudah membantu saya, sudah lepaskan dia, biarkan dia membersihkan badan nya yang busuk seperti sampah,dan darahnya yang terluka seperti luka yang dia berikan padaku, aku menyesal pernah mencintaimu dengan setulus hati ku, lihat saja suatu hari nanti kamu akan mendapatkan balasan dengan apa yang kamu lakukan padaku, dan camkan ini aku memang gadis culun dan miskin, tapi aku berjanji padamu suatu saat nanti aku akan membuatmu bertekuk lutut bersujud di hadapanku, pria kotor " kata Ellen di muka hendri dengan tubuh yang masih polos
plaakkk plaaakkk
" ini pelajaran terahir untuk mu, sekarang lepaskan dia pak ,ayo kita keluar dari rumah jahanam ini " kata Ellen sambil pergi
" Ellen tunggu " teriak hendri
" Ellen dengarkan aku " teriak lagi hendri melihat Ellen berjalan keluar
" antar saya ke alamat ini " kata Ellen pada sopir taxsi
setelah sampai di depan rumah nya Ellen menyuruh sopir taxsi menunggunya lagi
" saya cuma sebentar pak, setelah mengambil semua barang Penting milik saya, saya akan segera kembali " kata Ellen pada sopir taxi
" baik non " jawab pak sopir
lalu Ellen masuk dan mengambil semua barang barang berharga miliknya, seperti tabungan dan surat surat yang lain nya
setelah selesai Ellen segera keluar dan masuk taxsi lagi, sekarang Ellen menuju ke rumah orang tua nya, setelah sampai di rumah orang tuanya Ellen menceritakan semua yang dia alami hidup bersama hendri dan keluarganya, bahkan Ellen menunjukan video hendri bersama nina yang dia rekam tadi kepada keluarga nya
kedua orang tua Ellen merasa menyesal dan bersalah pada Ellen setelah mengetahui penderitaan anak nya setelah hidup bersama hendri, apalagi sekarang mereka melihat kondisi Ellen yang acak acakan
Ellen ingin mengajukan cerai, Ellen ingin pergi dari kampung nya ke tempat yang gak akan di jangkow hendri, karna Ellen tau hendri pasti tidak akan melepaskan nya begitu saja setelah ini, sekalipun hendri mencarinya hendri tidak akan bisa menemukan nya ,orang tua Ellen mendukung keputusan apapun yang Ellen ambil, bahkan mereka yang akan mengurus percerai yan Ellen dan hendri ,supaya Ellen bisa secepat nya meninggalkan kota ini