
Nando mengikuti Ellen yang mengajak nya masuk ke kamar
" pergilah mandi ini handuk nya,,,apa kamu bawa baju ganti " tanya Ellen pada Nando
" aku lupa saking bahagia nya karna kamu ngijinin aku tinggal bersamamu aku sampai lupa membawa apa pun dari vila tadi " jawab Nando
" kamu ini masih sajah seperti itu ,,!! masuk lah ke kamar mandi, ! nanti biar aku cariin kaos oblong milik aku yang agak besar dan celana pendek,,,!! lagipula dari tadi pagi kita bertemu kamu belum mandi,,,,dan masa kamu tidur menggunakan pakaiyan zas sama kemeja,,,!! apa kamu tidak keberatan memakai bajuku " kata Ellen
" baik kalo begitu aku mandi dulu,,!! aku tidak keberatan memakai baju mu,,!! jawab Nando merasa heran dengan sikap Ellen yang kembali seperti dulu saat hubungan mereka baik baik sajah
" emm masuk lah aku akan menyiapkan baju untuk mu,,!!! jangan lama lama soal nya aku juga mau mandi " jawab Ellen
" baiklah " kata Nando lalu masuk ke dalam kamar mandi
sedangkan Ellen mencari baju dia yang kiranya muat di badan Nando yang tinggi besar
" nah kayak nya baju ini pas di tubuh Nando " kata Ellen pada dirinya setelah menemukan baju yang cocok untuk Nando
lalu Ellen menaruh baju di atas kasur,,!! setelah menyiapkan baju Nando Ellen merebahkan dirinya di atas kasur untuk menghilangkan rasa pegal di kaki nya karna seharian ini dia berada di luar.,,,dan banyak hal yang terjadi dalam satu hari ini,,karna bertemunya dia dengan Nando,,!! sambil menunggu Nando selesai Ellen merebahkan dirinya,,!! saat Ellen baru berbaring beberapa menit saja sudah terdengar bunyi bel dari luar
lalu Ellen bangun untuk melihat siapa yang bertamu malam malam begini
Nando yang baru keluar dari kamar mandi mendengar bunyi bel lalu dia mengikuti Ellen keluar karna nando juga penasaran siapa orang yang bertamu malam malam begini
lalu Ellen membuka pintu dan terlihat antoni di balik pintu setelah Ellen membukanya
" antoni untuk apa malam malam begini kamu datang kesini " tanya Ellen
" aku ingin bicara dengan mu apa kamu punya waktu " jawab antoni
" tapi ini sudah malam tidak pantas seorang laki laki bertamu di malam hari pada perempuan " kata Ellen
" aku perlu bicara dengan mu Ellen jadi ijinkan aku masuk sebentar sajah " jawab antoni sambil menyelonong masuk tanpa Ijin dari Ellen
" antoni apa yang kamu lakukan tidak biasanya kamu seperti ini " kata Ellen
" oh jadi karna ini kamu tidak mengijin kan aku masuk " kata antoni pada Ellen,,antoni melihat Nando di sana ,, Nando hanya menggunakan handuk disana karna Nando belum sempat memakai baju yang di sediakan Ellen tadi
Nando tidak berkata apa apa dia hanya berdiri melihat ke arah antoni
" aku yang menemani mu selama 8 tahun ini Ellen tapi dengan mudah nya kamu kembali kepada laki laki yang menelantarkan kamu dan juga anakmu " teriak antoni penuh dengan amarah
" hey jaga mulut mu dan jangan teriak atow membentak istriku " kata Nando sambil menghampiri Ellen Nando tidak akan tinggal diam
" istri yang kamu sakiti dan kamu telantarkan selama 8 tahun,,!! seharusnya kamu malu dan bercermin,,!! apa pantas kamu di sebut sebagai seorang suami dan seorang ayah hah " kata antoni pada Nando
" kamu tidak berhak menilaiku seperti itu karna kamu tidak tau apa yang terjadi di antara aku dan istriku ,,!! " kata Nando
" sekeras apapun kamu ingin mendapatkan istri ku ,,!! kamu tidak akan pernah bisa menggapai nya,,!! jangan pernah dekati istri dan anak ku lagi,,!! aku ingatkan padamu menurut negara dia masih sah sebagai istriku karna aku tidak pernah mencerai kan nya,,!! selama 8 tahun aku selalu mencari keberadaan istriku dan selama itu pula rasa cintaku tidak pernah berubah padanya,,!! jadi jangan pernah berpikir sedikit pun untuk mendekati istriku " lanjut Nando sudah tidak bisa menahan amarah nya pada Antoni
" hah bulsit jangan lah kamu percaya kata kata laki laki yang pernah menyakiti dan meninggalkan mu hanya karna wanita lain Ellen tidak ada kemungkinan dia tidak akan melakukan hal yang sama padamu ,,!! tinggalkan dia dan menikahlah dengan ku Ellen aku bisa jadi ayah yang baik untuk Bima " kata Antoni
" sudah cukup dan pelankan suaramu antoni Bima sudah tidur jangan sampai dia bangun dan melihat kalian berdua ribut " kata Ellen
" ada apa dengan mu antoni,,!! bukan kah tadi di pameran kamu memberikan waktu buat kami,,!! dan sudah berapa kali aku bilang padamu aku hanya menganggap mu teman baik ku dari sejak kita duduk di bangku SMA hingga sekarang,,!! aku tidak punya perasaan lebih dari itu padamu,,!! ya aku akui kamu selalu membantu aku dan Bima semenjak Bima masih dalam kandunganku,,! tapi itu bukan berarti aku harus menikah dengan mu " lanjut Ellen
" laki laki yang berdiri di hadapan mu ini dia adalah suami sah ku dan dia adalah ayah dari anak ku,,!! diantara kami hanya ada kesalah pahanan itu sajah,,!! jadi tidak ada alasan buat aku untuk tidak kembali pa danya dia adalah ayah kandung Bima ,,!! dan Bima sangat membutuhkan dia " lanjut Ellen lagi
" semudah itu Ellen semudah itu,,kamu bilang semua ini padaku,,,!! aku memberikan mu waktu tadi pagi karna aku sok tiba tiba suami ysng menelantarkan mu ini datang,,,dan aku pikir kebaikan ku kepadamu dan anak mu selama ini,,,!! akan membuat mu mau menerimaku,,ternyata aku salah " jawab antoni
" maafkan aku antoni cuma kata maaf yang bisa aku ucapkan padamu karna aku tidak pernah bisa membuka hatiku untuk orang lain ,,!! karna di lubuk hati aku yang paling dalam ,,aku hanya mencintai suamiku " kata Ellen
antoni begitu kecewa pada Ellen
" aku akan selalu mengharapkan mu kembalilah padaku jika dia menyakitimu lagi " kata antoni lalu antoni berjalan menuju pintu ingin keluar dengan penuh kekecewaan
" aku tidak akan memberikan kamu kesempatan untuk bisa memilikinya " kata Nando dan itu membuat antoni menghentikan langkah nya dan berbalik
buggghhhh
suara pukulan yang di layangkan antoni pada Nando di pipi nya
" antoni apa yang kamu lakulan " teriak Ellen
bugghhhhh
Nando yang tidak mau kalah membalas pukulan antoni
" sudah cukuppppppp " teriak Ellen mencoba menghentikan mereka berdua yang sedang saling hajar
" pergi kamu dari sini sekarang juga antoni,,jangan pernah kamu tunjukan muka kamu di hadapan aku lagi " kata Ellen