Behind My Pain There Is You

Behind My Pain There Is You
episode 11



...7 tahun kemudian ...


...di New York ...


...( Ellen's company )...



Ellen yang menjalani hidup dengan kepedihan di hati nya, tinggal di negara orang sendiri jauh dari keluarga bahkan tidak ada yang Ellen kenal di sana, tapi karna tekad Ellen yang kuat dia bisa menjalani hidup nya di negara orang, membuat dia ingin bangkit dan sukses


sampai ahir nya dia bisa mewujudkan impian nya karna Ellen gadis yang cerdas dan pintar, kini dia mempunyai perusahaan sendiri, Ellen yang merintis perusahaan nya dari nol kini sudah mulai berkembang dan di kenal banyak perusahaan Lain di sana


Ellen yang sudah berhasil di New York , dia selalu mengirimkan uang untuk kedua orang tua nya, bahkan kini Ellen membelikan rumah yang mewah untuk keluarganya di Indonesia, keluarga Ellen kini sudah meninggalkan rumah Lama mereka dan menempati rumah yang di belikan Ellen


walow selama 7 tahun ini Ellen tidak pernah pulang, tapi hampir setiap hari dia vc bersama keluarganya, karna merekalah yang membuat Ellen kuat menjalani hidup yang sulit sampai dia bisa se sukses ini, Ellen selalu bersukur karna mempunyai keluarga yang sangat menyayangi nya dan selalu ada untuk nya


sekarang hidup Ellen sudah nenar benar 100% berubah, dari gaya hidup nya,sekarang Ellen lebih elegan, sikap nya sekarang jauh berbeda dari yang dulu pendiam pemalu tidak banyak bicara lemah, berbeda dengan Ellen yang sekarang, dia lebih berani tidak pemalu banyak bicara karna dia harus bisa meyakin kan klien klien nya jadi dia harus pintar bicara, tidak takut apapun, cukup pengalaman pahit nya dia jadikan pelajaran, agar dia tidak mudah di mangfaaat kan orang lain, tapi sikap ramah dan baik nya masih ada,sampai sekarang Ellen masih hidup sendiri dia masih belum bisa mencintai atow pun dekat dengan pria manapun, walow tidak sedikit cowok yang mengejar nya, tapi itu tidak membuat hati Ellen goyah


...( Bernardo company )...


" bos sepertinya kita harus bisa melakukan kerja sama,dengan perusahaan ( Ellen's company )yang baru di New York, walow pemilik nya bukan asli orang sini, aku rasa perusahaan ini bisa membuat perusahaan kita lebih melesat lagi karna perusahaan baru ini sedang bagus bagus nya di dunia bisnis ,walow perusahaan ini baru berdiri 3 tahun,tapi kualitas perusahaan dan kinerja mereka yang bagus tidak pernah mengecewakan klien, aku dengar pemilik perusahaan ini juga seorang perempuan yang masih berusia 26 tahun, hebat kan bos kali aja kalian berjodoh, dia masih single, dari yang aku dengar sih sampai saat ini dia tidak pernah pacaran " kata seorang asisten kepada bos nya


" benarkah kalo memang perusahaan itu bisa memberi kita keuntungan yang lebih kita bisa mencobanya,cobalah kamu hubungi perusahaan itu dan buat janji dengan pemilik perusahaan nya, lagian aku yakin tidak akan Ada perusahaan yang akan menolak kerja sama dengan ( Bernardo company ) ,tapi bukan untuk jasa biro jodoh " jawab sang bos sambil memukul kepala asisten nya dengan berkas yang dia pegang


...Bernardo Bayu Sukma ...


...biasa di panggil nando ...



pria tampan keturunan Indonesia New York, seorang CEO muda berusia 33 tahun,dari perusahaan ( Bernardo company ) setatus single dia baru putus dari tunangan nya yang meninggalkan nya begitu saja tanpa alasan, bahkan sudah tiga tahun mereka menjalin hubungan, tapi kandas begitu saja


setelah dapat ijin dari sang bos asisten nando langsung menghubungi perusahaan ( Ellen's company ) di depan sang bos


" halo selamat siang kami dari perusahaan,( Bernardo company ) apakah aku bisa bicara dengan pemililk perusahaan kalian " kata asisten nando di sebrang telephone


" sebentar pak saya akan memberi tau dulu bos kami " jawab resepsionis ( Ellen's company )


" baik aku akan tunggu " kata asisten nando


" nona ada telephone dari perusahaan ( Bernardo company ) apa anda akan mengangkat nya " kata resepsionis Ellen pada Ellen di balik telephone


" sambungkan " jawab Ellen tak percaya perusahaan terbesar di New York menghubungi nya


" halo selamat siang, apa ini dengan Nona Maria Elena pemilik perusahaan ( Ellen's company ) " tanya asisten nando di balik telephone


" yes that I'm " jawab Ellen


" saya asisten CEO dari perusahaan ( Bernardo company ) kami ingin mengajak anda bekerja sama dengan perusahaan kami, apa anda punya waktu untuk bertemu dengan CEO kami besok " kata asisten nando


" suatu kehormatan bagi saya di ajak kerja sama oleh perusahaan terbesar di sini tentu saja saya punya waktu, anda tinggal kirim kapan dan dimana tempat nya " jawab Ellen


" baik kalo begitu terimakasih atas waktu nya, saya akan mengirim kapan dan dimana tempat nya pada anda nona " kata asisten nando


" sama sama, saya tunggu " jawab Ellen lalu Ellen menutup telephone nya


setelah menutup telephone Clara asisten sekaligus teman Ellen di New York masuk


" Clara aku punya kabar bagus, buat perusahaan kita " kata Ellen setelah Clara duduk di depan nya


" apa ada cowok ganteng yang masuk keperusahaan Ini " jawab Clara bercanda


" cowok melulu yang ada di otak mu cla " kata Ellen sambil memukulkan Map di tangan nya ke kepala Clara


" aww sakit Ellen, secara aku wanita normal yang butuh kehangatan, emang nya kamu yang gak normal takut sama cowok " jawab Clara


" whatever, barusan aku dapat telephone dari asisten CEO ( Bernardo company ) dan dia mengajak perusahaan kita untuk kerja sama dengan perusahaan mereka " kata Ellen


" what apa aku tidak salah dengar, itu kan perusahaan terbesar di sini Ellen kamu tidak bercanda kan, apalagi CEO nya itu sangat tampan maco col membuat hati para perempuan meleleh jika melihat nya " jawab Clara


" kuping kamu masih normal kan cla jadi gak mungkin kamu akan salah dengar, dan besok mereka minta kita menemui nya " kata Ellen


" aaakkhhhhhh kalo begitu besok aku mau ikut aku ingin melihat langsung CEO tampan itu, selama ini aku cuma bisa melihat poto nya saja, ijinkan aku menggapai impian ku untuk bertemu pangeran itu, dia kan masih single kali saja dia mau sama aku Ellen " teriak clara tak percaya dan merayu Ellen agar Ellen mengajak nya besok


" mimvi saja sana " jawab Ellen


" Ellen pokonya aku mau ikut " kata Clara


" tentu saja kamu akan ikut dengan ku, bukan kah kamu asisten ku " kata Ellen


" iya yah kalo kamu gak pergi bersama aku lalu pergi sama siapa lagi " jawab Clara ling lung


" dasar " kata Ellen


" heheeeee " Clara tersenyum pada Ellen