Behind My Pain There Is You

Behind My Pain There Is You
episode 17



...pagi hari...


Ellen dan Clara sudah siap,mereka menunggu Nando dan Nicol menjemput mereka, Clara sudah mengirimkan alamat apartemen Ellen pada Nicol


tak Lama Ellen dan Clara menunggu ahirnya Nando dan Nicol pun datang


Ellen yang terlihat cantik dengan pakaiyan santai nya berjalan menuju Mobil Nando dan Nicol



Nando yang terlihat tampan maco n col dengan setelan jins nya berdiri menunggu Ellen dan Clara berjalan ke arah nya



Clara yang gak kalah cantik berjalan berdampingan dengan Ellen menuju Nando dan Nicol yang sedang menunggu nya di dekat parkiran mobil



Nicol yang tak kalah gagah nya dari Nando sama sama berdiri di dekat Nando menunggu Ellen dan Clara menghampiri mereka



Nando yang tadi berdiri berjalan menghampiri Ellen yang sedang berjalan menghampiri nya, lalu Nando membantu membawakan koper yang di seret oleh Ellen dan memasukan nya ke dalam bagasi mobil


begitu juga dengan Nicol dia melakukan hal yang sama dengan Nando, pada Clara


" apa ini semua barang barang kalian tidak ada yang ketinggalan " tanya Nicol sambil memasukan koper ke bagasi


" yes gak ada itu sudah semua " jawab Clara


" cla kamu duduk di depan sama aku ya " kata Nicol


" ok " jawab clara


" kenapa begitu,bukankah harus nya cewek sama cewek, cowok sama cowok " kata Ellen dia akan merasa canggung kalo harus duduk berdampingan dengan Nando


" anda salah Nona Ellen di mana mana pasangan itu cewek sama cowok " jawab Nicol sambil masuk ke dalam mobil


" tapi yang ku maksud bukan itu " kata Ellen


" sudah lah Ellen kalo kamu terus bicara kapan kita berangkat nya " kata Clara sambil masuk ke dalam mobil di depan bersama Nicol


Ellen cuma bisa menghela napas panjang


" apa kamu keberatan duduk di samping aku " kata nando dari belakang sambil membukakan pintu mobil untuk Ellen


" tentu saja tidak tuan " jawab Ellen merasa tidak enak pada Nando


ahirnya setelah sedikit berselisih mereka berangkat menuju tempat yang mereka tuju


" apa anda pendatang disini nona Ellen " tanya Nando dalam perjalanan di mobil


" iya saya pendatang di sini, saya asli dari Indonesia " jawab Ellen


" OH begitu ya tapi kamu tidak seperti orang Asia kamu lebih seperti orang afrika " kata Nando


" yeah " kata Nando


" apa yang menuntun anda untuk datang ke kota ini " tanya Nando lagi


" karna cita cita dan keinginan, dulu aku tidak pernah berpikir akan tinggal dan punya perusahaan di sini, aku hanya ah lupakan saja " jawab Ellen menghentikan perkataan nya dia hampir keceplosan


" OH begitu rupa nya, apa yang menjadi keinginan dan cita cita anda " tanya lagi Nando


" cita cita aku ingin mengubah nasib, aku terlahir dari keluarga yang pas pasan, jadi cita cita aku ingin membantu keluarga ku mencari uang, dan memberikan hidup yang layak buat mereka, kalo keinginan itu hal pribadi yang tak bisa saya ceritakan pada orang Lain, jadi maaf tuan Nando kalo saya tidak bisa menjawab nya " jawab Ellen


" mulia sekali cita cita anda , is ok saya bisa mengerti " kata Nando


" boleh saya minta sesuatu dari anda Nona Ellen ,bisakah anda tidak perlu memanggil saya dengan sebutan tuan, anda cukup panggil saja nama saya, Nando tidak usah pake tuan " kata Nando


" tapi itu tidak sopan tuan " jawab Ellen


" aku lebih suka kamu memanggil nama ku bukan tuan " kata Nando


" baik lah kalo itu keinginan anda tuan Nando ,kalo anda ingin di panggil Nando oleh saya, bisakah anda juga memangil saya dengan sebutan nama saya saja tidak perlu pake Nona " jawab Ellen


" jadi gak ada yang Gratis ya semua harus ada balasan nya " kata nando bercanda pada Ellen sambil tersenyum


" iya begitulah " jawab Ellen tersenyum ke arah Nando


" baiklah kalo begitu Ellen " kata Nando


" iya Nando " jawab Ellen


mereka tersenyum senyum merasa lucu dengan panggilan baru mereka


sedangkan Nicol dan Clara diam jadi pendengar setia mereka


" aku rasa akan ada bau bau jatuh cinta " kata Clara pada Nicol pelan biar gak kedengeran yang di belakang


" aku rasa begitu " jawab Nicol


lalu mereka saling tersenyum


" aku sih berharap bos mu bisa mendapatkan hati Ellen , aku ingin melihat Ellen punya pasangan hidup, aku rasa bos mu akan bisa menaklukan hati batu Ellen yang tak pernah mau dekat sama cowok, Aura bos mu aku rasa bisa mencairkan hati yang sekeras batu itu " kata Clara


" semoga saja aku hanya ingin yang terbaik untuk mereka, aku hanya bisa mendukung apapun yang menjadi pilihan bos ku " jawab Nicol


" kamu sendiri apa sudah punya pacar " tanya Clara


" no I'm single " jawab Nicol


" oh apa kamu sendiri tidak berniat untuk mencari pendamping hidup " kata Clara


" I won't but aku belum menemukan perempuan yang cocok " jawab Nicol


" oh begitu " kata Clara


mereka menikmati perjalanan yang memakan waktu ber Jam jam dengan mengobrol sampai tak terasa mereka sampai pada tempat yang mereka tuju