Behind My Pain There Is You

Behind My Pain There Is You
episode 14



Ellen dan Clara sekarang sedang di perjalanan menuju mansion milik CEO perusahaan ( Bernardo company )


...Maria Elena ...



...Clarissa ...



" ahirnya sampai juga cla " kata Ellen setelah sampai pada alamat yang di tuju


" ayo kita turun aku sudah tidak sabar menemui CEO tampan itu " jawab Clara sambil membuka pintu mobil untuk turun dari mobil


bukan kah ini mansion milik pria yang ku bantu semalam, jangan jangan pria yang ku bantu semalam itu, adalah Bernardo bayu sukma, gak gak mungkin kalo memang benar bagaimana aku bisa menemuinya setelah aku ketiduran di tempat tidur nya semalam batin Ellen


" Ellen ayo keluar apalagi yang kamu tunggu " teriak clara dari luar karna Ellen masih berada di dalam


" iya iya aku turun " jawab Ellen dengan perasaan bingung



Ellen dan Clara berjalan memasuki mansion dan di sambut para pelayan di sana lalu mereka berdua di tuntun kemana mereka harus berjalan untuk bisa sampai ke ruangan yang bos mereka siapkan


" wow Ellen lihat mansion ini layaknya istana " kata Clara kagum melihat dalam mansion yang begitu mewah dan luas sambil berjalan


" ya ya " jawab Ellen berpikir tidak salah lagi mansion ini milik pria yang dia bantu semalam


" andai saja aku bisa menjadi istri nya betapa bahagia nya hidup ku " kata Clara


" mimvi saja terus " jawab Ellen


" Ellen bukan nya kamu mendukung ku malah meledeku terus " kata Ellen


" kalo berhayal jangan ketinggian kalo jatuh nanti sakit " ledek Ellen


" dasar " kata Clara


" silahkan Nona Nona kalian bisa tunggu tuan kami di sini " kata pelayan menghentikan obrolan konyol mereka


" baik terimakasih " jawab mereka


Ellen yang gak tenang gak bisa duduk memikirkan apa yang harus dia katakan kalo orang yang dia bantu semalam beneran seorang Bernardo


" Ellen duduk lah kenapa kamu sepertinya gugup begitu " Kata Clara


" aku gak tau nanti harus mulai pembicaraan dari mana " jawab Ellen tidak memberi tau Clara apa yang terjadi semalan


" tak biasanya kamu begini Ellen biasanya kamu selalu siap " kata Clara


" I don't now cla " jawab Ellen



" inimah beneran surga dunia len lihat di belakang mu " kata clara melihat nando dan Nicol masuk keruangan mereka dengan telanjang dada karna mereka berdua baru saja selesai melakukan fit nes


Ellen yang masih berdiri membelakangi mereka, takut untuk berbalik, karna dia takut kalo tebakan dia benar


" len kenapa kamu masih saja berdiri ayo kita sapa mereka " kata Clara


Ellen terpaksa berbalik karna dia tidak punya pilihan lain ,dan saat Ellen berbalik


jreng jreng jreng


...Bernardo Bayu Sukma ...



ternyata apa yang Ellen pikirkan benar, pria yang dia bantu semalam sampai Ellen tidur seranjang dengan nya dia adalah CEO Bernardo bayu sukma dari perusahaan ( Bernardo company ) yang biasa di panggil nando, dan asisten nya yang bernana Nicolas agustin yang biasa di panggil Nicol


...Nicolas agustin ...



" kamu " kata nando pada Ellen


" kalian saling kenal " kata Nicol dan Clara barengan


" dia orang yang membantu aku semalam " kata nando pada Nicol


" what jadi dia orang yang menginap di sini semalam " kata Nicol tak percaya


" what apa kamu menyembunyikan sesuatu dari ku Ellen " kata Clara pada Ellen yang sama kaget nya dengan Nicol


" perkenalkan aku Bernardo bayu sukma CEO dari perusahaan ( Bernardo company ) biasa di panggil nando " kata nando menyodorkan tangan pada Ellen tanpa menjawab pertanyaan Nicol


" Maria Elena biasa di panggil Ellen pemilik perusahaan ( Ellen's company ) " jawab Ellen sambil menjabat tangan nando ,sama sama tidak menjawab pertanyaan Clara


" kenalkan dia asisten saya Nicolas Agustin kamu bisa memanggil nya dengan sebutan Nicol saja " kata Nando mengenalkan Nicol


" selamat siang tuan Nicol " Kata Ellen menyodorkan tangan pada Nicol


" siang juga Nona Ellen " jawab Nicol menjabat tangan Ellen


" kenalkan juga dia asisten saya Clarissa biasa di panggil Clara " kata Ellen mengenalkan Clara


" siang Nona Clara " kata Nando menyodorkan tangan pada Clara


" siang juga tuan Nando " kata Clara menjabat tangan nando beralih ke Nicol


Nando dan Ellen sepertinya tidak mau membahas masalah kemarin malam, mereka tidak akan mencampur adukan antara urusan pribadi dengan urusan pekerjaan


" silahkan duduk nona nona, maaf bukan kami tidak sopan, kami baru selesai fitness jadi kami belum sempat berpakaian rapi, apa Nona Nona tidak masalah dengan kami yang tidak berpakaian begini, atow kalian mau menunggu biar kami bisa mandi dan memakai baju rapi " tanya nando pada Ellen dan Clara


" gimana nyaman nya tuan saja " jawab Ellen


" tapi sepertinya anda tidak nyaman " kata nando


" oh tidak sama sekali " jawab Ellen berbohong ,Ellen memang tidak merasa nyaman melihat nando yang telanjang dada, itu mengingatkan dia kalo semalam Ellen tidur di dada kekar itu


" kalo begitu kami permisi mau membersihkan diri dulu " kata nando


" silahkan, apa kondisi anda sudah setabil, kalo belum setabil jangan mandi pakai Air dingin mandilah dengan Air hangat, itu bisa membuat tubuh anda tidak mudah demam, apalagi badan anda masih berkeringat tidak bagus jika anda mandi dengan Air dingin " kata Ellen


membuat semua orang yang ada di sana heran menatap ke arah Ellen karna perhatian yang dia berikan pada nando


" baik terimakasih Nona Ellen saya akan mencoba menuruti Saran anda ,kalo begitu kami permisi dulu, sambil menunggu kami selesai mandi, silahkan kalian nikmati makanan dan minuman yang pelayan kami sajikan " jawab Nando


" baik terimakasih tuan " kata Ellen


lalu Nando dan Nicol pergi dari sana menuju kamar mereka, karna nando tinggal sendiri terkadang Nicol juga menginap di sana, jadi Nicol punya kamar sendiri di mansion itu, Nando dan Nicol sudah seperti sowdara kandung mereka selalu berbagi dalam hal apapun ,walow Nicol bekerja untuk Nando, tapi Nando tidak pernah menganggap Nicol bawahan nya


" wah sebelum aku maju, kamu sudah bertindak duluan bos, kamu curang bos " kata Nicol pada Nando sambil berjalan menuju kamar


" curang apa nya, aku tidak sengaja bertemu dengan nya tadi malam " jawab Nando


" bukankah itu yang di namakan jodoh " kata Nicol


" maybe " jawab Nando


...di ruangan Ellen dan Clara ...


" wah wah wah apa itu tadi kamu benar benar mendahului ku Ellen " kata Clara


" aku tidak sengaja bertemu dengan nya cla, lagian kamu tidak bisa di hubungi semalam jadi itu yang membuat aku ketiduran di sini " jawab Ellen


" whatever kalo aku tidak bisa mendekati Nando, Nicol boleh juga sama sama awww maco " kata Clara


" mungkin kalian jodoh " lanjut Clara


" mustahil cla dia mau sama perempuan yang sudah pernah menikah, dia masih perjaka cla jangan ngayal " jawab Ellen


" cinta tak pernah bisa memandang len ,inilah yang membuat kamu jomblo terus, karna kamu selalu insecure dengan diri kamu sendiri, masalalu itu yang terus membelenggu diri kamu len, plis moveon len, jangan kamu biarkan masalalu pahit kamu, menghalangi kamu untuk bisa mendapatkan kebahagian kamu Ellen " kata Clara yang tau kisah masalalu Ellen


" sudah cla jangan bahas ini lagi " jawab Ellen


" pasti setiap aku bicara ini kamu selalu tidak ingin membahas nya, bagaimana kamu bisa punya masadepan len kalo kamu terus terusan di hantui dengan masalalu pahit kamu " kata Clara


" sudah lah cla " Ellen terus menghindar dari pembicaraan Clara