
...di vila Nando...
sekarang mereka ,Nando, Ellen, Nicol, Clara, sudah berada di dalam vila, karna malam belum begitu larut mereka berempat duduk di ruangan tv menonton sambil menikmati minuman dan cemilan
" daripada kita nonton, karna ini belum terlalu malam ,lebih baik kita mulai merancang proyek kita, aku sudah punya ide bagus untuk proyek kita nanti " kata Nicol
" boleh " jawab mereka
" aku akan mengambil laptop aku dulu di kamar " kata Ellen
" aku juga akan mengambil laptop dulu di ruangan kerja " kata Nicol
" biar aku saja yang mengambil nya " kata Nando pada Nicol
" baiklah " jawab Nicol
Nicol dan Clara kini hanya berdua di ruangan tv
" cla aku rasa Ellen sudah mulai menyukai Bos ku " kata Nicol
" sepertinya begitu, tapi tetep tidak akan mudah bagi Ellen menerima Nando sebelum Nando bisa meyakinkan hati Ellen kalo dia benar benar mencintai Ellen " jawab Clara
" ya semoga saja tuhan memudahkan jalan untuk mereka berdua " kata Nicol
" ya semoga saja " kata Clara
" kalian sedang berdoa untuk apa" kata Ellen datang dari belakang membawa laptop nya
" bukan apa apa " jawab mereka berdua
" ada yang Kalian sembunyikan dari ku " tanya Ellen curiga
" gak ada " jawab mereka berdua barengan
" ada apa " tanya Nando pada mereka datang membawa laptop nya juga
" gak tau mereka berdua sepertinya menyembunyikan sesuatu dari kita " jawab Ellen
" tidak ada apa apa kami tidak menyembunyikan apapun dari kalian " kata Clara
" lebih baik sekarang kita mulai " Kata Nicol
lalu mereka ber empat membuka laptop yang Ellen dan Nando bawa, mereka mulai membahas proyek yang akan mereka jalan kan
tak terasa Jam sudah menunjukan Jam 12 malam, mereka masih berada di depan laptop, Clara yang tidak bisa menahan kantuk nya tampa iya sadari dia tidur di pangkuan Nicol, dan Nicol juga tertidur dengan menyandarkan kepalanya di sopa, Nando dan Ellen masih pokus di layar laptop yang mereka lihat bersama
" kalo menurut aku ini akan lebih mudah menaikan kualitas perusahaan kamu,dan keuntungan pun akan sama sama kita dapat kan ,sebenar nya perusahaan kamu ini tidak membutuhkan bantuan perusahaan ku, karna tampa perusahaan kamu kerja sama dengan perusahaan ku ,nama perusahaan kamu sudah ada di tingkat teratas Nando " kata Ellen menjelaskan ide nya pada Nando
" kamu memang perempuan yang cerdas,ide ini tidak pernah terpikir kan oleh ku, aku sangat setuju sekali dengan idemu ini, seperti nya memang dengan idemu ini kita akan sama sama punya ke untungan yang besar !!! tingkat itu bukan yang utama Ellen, tapi kualitas itu yang penting, aku ingin bekerja sama dengan perusahaan mu, karna perusahaan mu punya kualitas yang tidak di punyai oleh perusahaan lain " jawab Nando
" benar kan col " tanya Nando pada Nicol
karna tidak mendapat jawaban juga dari Nicol ,Ellen dan Nando mengangkat kepalanya melihat ke arah Nicol dan Clara
" ya ampun aku kira kalian berdua mendengarkan ide bagus dari Ellen, kalian malah tidur nyenyak dengan posisi seperti sepasang kekasih " kata Nando yang melihat mereka berdua ketiduran
" ada ada saja, mungkin mereka lelah biarkan saja mereka tidur " kata Ellen pada Nando melihat Clara dan Nicol yang tidur pulas
" tunggu sebrntar aku akan mengambilkan selimut untuk mereka " kata Ellen pada Nando lalu Ellen berjalan ke kamar
setelah kembali dari kamar Ellen menyelimuti Clara dan Nando
" kamu sangat peduli sama mereka " kata Nando melihat Ellen begitu memperhatikan mereka sampai mau mengambil selimut untuk menyelimuti mereka
ini pemandangan yang langka untuk Nando bahkan mungkin Nando tidak pernah melihat ini sebelum nya
" Clara sahabat ku dia selalu ada untuk ku , dia selalu membantuku selama aku tinggal di sini, jadi aku menyayangi dia seperti sowdaraku sendiri, dan Nicol dia adalah asisten sekaligus sahabat mu, dia pria yang baik juga ,jadi aku mewakil kan mu menyelimuti dia " jawab Ellen
" kalo begitu terimakasih " kata Nando
" sama sama " jawab Ellen sambil duduk kembali di dekat Nando
Ellen dan Nando lanjut bekerja sampai tak terasa Nando pun ketiduran di sopa, Ellen yang melihat Nando ketiduran, dia pergi ke kamar Nando untuk mengambilkan selimut nya, lalu Ellen menyelimuti Nando,setelah menyelimuti Nando Ellen kembali ke layar laptop ,setelah merasakan kantuk Ellen menutup laptop nya, lalu membereskan berkas yang berserakan
setelah selesai membereskan berkas dan menutup laptop, Ellen membenarkan selimut Clara dan Nando yang sedikit jatuh dari tubuh mereka
setelah dari Clara dan Nando Ellen beralih ke Nando, mengambil selimut Nando yang jatuh lalu menyelimut kan nya pada Nando
di saat Ellen mau pergi tiba tiba sebuah tangan menarik nya, sampai Ellen terjatuh di pelukan nya
" Nando kamu tidak tidur, apa yang kamu lakukan Nando lepaskan aku " kata Ellen yang berada di atas tubuh Nando
tapi Nando tidak menjawab nya, Nando pura pura tidur dan mengigow
" ternyata kamu mengigow " kata Ellen pada dirinya sambil mencoba melepaskan tangan Nando yang ada di pinggang nya
" kenapa sulit sekali, bahkan di dalam tidur mu, tenagamu kuat sekali Nando bagaimana aku bisa melepaskan diri darimu sekarang " lanjut Ellen
Ellen terus berusaha, melepaskan diri dari Nando, karna Ellen tidak bisa juga ahirnya Ellen pasrah dia diam di atas tubuh Nando sambil memandangi wajah Nando yang tampan
" kamu benar benar tampan, bahkan saat matamu terpejam itu tidak mengurangi ketampanan mu, bohong kalo wanita yang ada di dekat mu bilang kalo dia tidak menyukai mu, seandai nya saja aku tidak punya masalalu yang buruk, dan aku belum pernah menikah, aku pasti akan jatuh cinta padamu, aku akan merasa bahagia bila bisa mendapat kan cintamu Nando, tapi itu hal yang mustahil seorang miliarder tampan dan di kejar banyak wanita , bisa mencintai wanita seperti ku " kata Ellen di hadapan wajah Nando
Nando yang pura pura tidur mendengar semua ucapan Ellen barusan, dalam hati Nando tersenyum senang dengan ucapan Ellen padanya
karna Ellen tidak bisa melepaskan pelukan Nando, Ellen terus menatap wajah tampan Nando sampai dia ketiduran di pelukan Nando
Nando membuka matanya setelah Ellen terlelap dalam pelukan nya, mengelus ngelus rambut Ellen sambil berkata
" aku akan berusaha meyakin kan mu Ellen, andai kamu tau aku tidak peduli dengan masalalumu, aku akan berusaha mendapatkan cintamu " kata Nando