
...besok pagi nya ,mereka meting lagi...
" minggu depan kita akan mulai mengeluar kan Mobil Mobil yang sudah di rancang ,kita akan buat pameran sekaligus uji coba ,kekuatan Mobil yang akan kita pasarkan " kata Nando dalam meting
" apa ada yang ingin kalian tanyakan atow memberi masukan mungkin ide yang lebih bagus " kata Nando
" di pameran nanti kita bisa sekalian bikin iklan bos " kata Nicol
" ide yang bagus " jawab Nando
" kalian cari bintang iklan nya " lanjut Nando
" kenapa harus repot repot bukan kah nona Ellen ahli dalam otomotip,, kenapa kita gak menjadikan dia bintang iklan nya,,, selain nona Ellen tau tentang mesin,, dia juga punya wajah yang cantik dan bentuk tubuh yang sexsi,,, pas sekali untuk dia menjadi bintang iklan Mobil ini ,,nanti dia bisa uji coba sekalian bikin iklan " kata seseorang yang ikut rapat di sana
" ya anda benar sekali ,aku setuju dengan ide anda tuan " kata Nicol
" bagaimana Nona Ellen, apa anda bersedia jadi bintang iklan nya " tanya Nando
" iya saya bersedia " jawab Ellen
" apa itu tidak berbahaya " kata hendri
" maksud anda " tanya Nicol
" apa tidak sebaik nya pria yang melakukan uji coba ,dan nona Ellen yang menjadi bintang iklan nya " kata hendri
membuat nani yang ada di sana terbakar api cemburu karna perhatian hendri untuk Ellen
" jangan kawatir aku tau tentang mesin,, jadi aku siap melakukan nya " sela Ellen
" meting hari ini cukup sampai di sini dulu " kata Nando menutup
" semoga kalian bisa mempersiapkan acara nanti dengan matang selamat bekerja buat kalian semua " kata Nando pada semuanya
lalu semua orang yang ada di ruangan meting bubar
tapi Nando menahan Ellen karna ingin membahas soal uji coba mobil,, karna nando pikir apa yang di katakan hendri ada benar nya juga
" sayang aku perlu bicara sama kamu jangan keluar Dulu " kata Nando di depan hendri
Ellen mrngangguk
hendri yang belum keluar dari ruangan itu
" aku akan menunggu mu di luar, aku ingin bicara penting sama kamu Ellen " kata hendri
" dia tidak akan bicara dengan anda tampa seijin saya tuan hendri " kata Nando
" saya rasa anda belum sepenuh nya memiliki Ellen,, anda hanya pacar nya bukan suaminya ,,jadi bukan hak anda mengatur harus dengan siapa Ellen bicara " kata hendri sudah tidak bisa menunggu sekarang hendri akan secara terang terangan merebut hati Ellen kembali
" apa maksud anda tuan hendri " kata Nando
" jangan bodoh tuan Nando saya yakin anda tau saya mantan suami Ellen,,, dan saya ingin minta kesempatan pada Ellen untuk memperbaiki ke salahan saya,,( I still love her ) " kata hendri
" cukup hendri kamu sudah tidak pantas mengatakan itu setelah semua apa yang kamu perbuat ke padaku di masalalu " teriak Ellen marah
Nando menahan amarah Nya,,ingin rasanya dia menonjok muka hendri yang berani bilang masih cinta sama Ellen
" aku tidak peduli ,kamu mau bilang apapun padaku, I love you Ellen aku tau aku salah aku minta maaf aku benar benar menyesal dengan apa yang pernah aku lakukan padamu dulu ,,aku ingin memperbaiki semua nya " kata hendri
" aku benar benar tidak tau hatimu terbuat dari apa " kata Ellen
Ellen ingin pergi dari Sana tapi hendri menahan tangan Ellen
Nando yang melihat itu langsung
" lepaskan tangan Dia " kata Nando sambil melepaskan tangan hendri dari Ellen
" saya harap anda bisa menjaga sikap anda tuan hendri ini di kantor,, jangan sampai saya membuat anda keluar dari sini dalam keadaan babak belur, jangan pancing emosi saya " kata Nando
" brak " hendri memukul meja marah
" sialan kalo saja ini bukan di kantor dia aku pasti sudah leluasa menghajar nya ,lihat saja Nando aku pasti bisa merebut Ellen kembali dari mu " kata hendri pada dirinya sendiri
Nani yang mendengar semua perbincangan hendri dengan Ellen menahan amarah di depan pintu,, Nani juga tidak berani masuk karna hendri dalam keadaan marah
" kamu pasti merasa bangga gadis cupu karna di perebutkan oleh dua pria yang tampan dan kaya,, aku tidak akan membiarkan nya berlangsung Lama lihat saja nanti aku akan membuat mu lenyap dari muka bumi ini untuk selamanya " kata nani pada dirinya sendiri
...beralih pada Ellen dan Nando ...
Nando membawa Ellen ke ruangan kerja nya karna Nando tau tidak akan ada orang yang berani masuk keruangan nya selain Nicol
" are you ok " tanya Nando
" yeah I'm good " jawab Ellen
Ellen duduk di sopa di ruangan kerja Nando, Nando membuka jas nya lalu menaruh nya di kursi kerja nya,, setelah itu Nando menghampiri Ellen dan duduk di meja supaya bisa berhadapan dengan Ellen
" Lok at me " kata Nando sambil memegang dagu Ellen agar Ellen menatap nya
" l love you I really really love you aku tulus mencintaimu,,,berikan aku kesempatan untuk membuktikan kepadamu kalo aku tidak sama seperti dia ,,,aku mencintai mu dengan sepenuh jiwa dan raga ku Ellen,, aku tidak akan pernah melakukan seperti apa yang pernah dia lakukan padamu,, dia adalah pria bodoh yang menyia nyiakan perempuan baik seperti mu " kata Nando
Ellen tidak bisa lagi menahan perasaan Nya dia ahirnya menangis di hadapan Nando
" jangan lagi kamu sia sia kan Air mata berhargamu ini ,, biarkan aku menjadi pendamping mu untuk menghentikan Air mata yang selalu jatuh di pipi mu ini " lanjut Nando sambil menghapus Air mata Ellen
" apa kamu mau memberiku kesempatan untuk itu, aku akan membuat mu bahagia dan melupakan kepedihan mu selama ini,,, aku mohon beri aku kesempatan,,,kalo suatu saat aku menyakiti mu maka tampa harus kamu pinta tinggal kan aku " kata Nando lagi sambil terus mengusap Air mata yang jatuh di pipi Ellen
" aku akan memberikan mu kesempatan " jawab Ellen
" kamu serius Ellen " tanya Nando tak percaya dengan jawaban Ellen
Ellen mengangguk dan langsung memeluk Nando yang ada di hadapan nya,, karna saat ini Ellen benar benar butuh pelukan itu untuk meyakin kan hati nya dan menenangkan pikiran nya
" kamu benar benar mau menerimaku apa ada nya " tanya Ellen dalam pelukan Nando
" tentu saja " jawab Nando membalas pelukan Ellen
" itu yang selama ini aku cari dari seorang pria,,, aku akan memberikan mu kesempatan untuk membuktikan kalo kamu tidak akan pernah menyakiti ku,,, seperti katamu tadi kalo suatu saat kamu berani menyakiti ku aku akan pergi dari hidup mu selamanya " Kata Ellen
" ya kamu bisa melakukan nya " jawab Nando
" terimakasih karna kamu mau memberiku kesempatan " kata Nando
" sama sama " jawab Ellen
" apa kamu lapar " tanya Nando melepas pelukan nya
" ini sudah waktu makan siang, aku akan suruh Nicol untuk pesankan makanan buat kita " kata Nando berdiri mau nelepon Nicol
Ellen menarik tangan Nando
" aku tidak lapar,,, duduk lah di sini bersamaku,, saat ini aku hanya butuh pelukan mu untuk menenangkan hati ku " kata Ellen
lalu Nando duduk di samping Ellen,,, Ellen memeluk Nando kembali
" kamu tidak keberatan kalo aku memeluk mu seperti ini " tanya Ellen
" tidak justru aku senang " jawab Nando
Ellen semakin mengeratkan pelukan nya
" kalo kamu lapar pesan lah makanan " kata Ellen
" aku tidak merasa lapar Karna memeluk mu seperti ini sudah membuat ku kenyang " jawab Nando
1 Jam sudah Ellen tidak melepaskan pelukan nya dari Nando,, karna Nando merubah posisi yang tadi nya hanya duduk, jadi tidur menghadap langit langit di sopa,, dengan posisi memeluk Ellen di atas tubuh nya membuat Ellen nyaman sampai tertidur di dada Nando