
setelah selesai berdandan Ellen keluar dari kamar dia tersenyum pada Nando dan Nicol, menyimpan kepedihan nya dalam dalam, seakan dia baik baik saja di depan semua orang
terbuat dari apa hati mu Ellen baru saja aku melihat tangisan mu yang begitu tersayat dan sendu, tapi kamu masih bisa tersenyum hanya untuk menunjukan pada kami kalo kamu baik baik saja, andai kamu mau membagi lukamu ,aku pasti akan bersedia membantu menyembuhkan luka yang kamu simpan di hati mu batin Nando
...tak Lama kemudian Clara pun muncul...
" maaf aku telat membuat kalian menunggu Lama " kata Clara
" aku juga baru datang cla " jawab Ellen
" are you oke " Bisik Clara di telinga Ellen
" yeah I'm oke don't worry cla " jawab Ellen pelan
" god girl aku tau kamu pasti bisa,kita bicarakan rencana kepulangan kita pada mereka sambil makan " kata Clara
Ellen mengangguk
" ehemm eheemmm apa kalian sudah siap " tanya Nando berdehem tau apa yang mereka berdua bicarakan tapi Nando dan Nicol pura pura tidak tau apa apa
" yeah kita sudah siap " jawab Ellen dan Clara
" jadi kita bisa berangkat sekarang " tanya Nicol
" tentu saja " jawab mereka berdua
Nando berjalan di belakang Ellen
begitu juga dengan Nicol berjalan di belakang Clara
mereka berjalan beriringan keluar dari vila menuju mobil Ferrari milik Nando
Nando dan Nicol membawa Ellen dan Clara ke restoran yang mewah dengan pemandangan indah seperti yang di katakan Nicol tadi
Ellen dan clara sampai terpukow melihat pemandangan yang indah di sekeliling restoran itu
" wow this amazing aku yang asli orang New York baru tau kalo ada restoran senagus ini " kata Clara pada Nicol
" sangat indah kan, cla apa kamu sudah tidak marah padaku " kata Nicol sambil mempersilahkan Clara duduk
" aku tidak punya waktu untuk marah padamu " jawab Clara
" itu artinya kamu sudah memaaf kan aku " kata Clara
" anggap saja begitu " jawab Clara
" thenk cla " kata Nicol lalu dia juga duduk di kursi untuk melihat buku menu dengan Clara
mereka ngambil tempat duduk di balkon karna dari sana lebih memperlihatkan pemandangan indah di restoran itu
Ellen masih belum duduk dia masih menikmati pemandangan indah disana Ellen berdiri di pinggir pagar balkon, melihat ke bawah sana dari ketinggian, Ellen merasa sedikit tenang dan sedikit terobati rasa kesal di hati nya Karna pemandangan indah di sana
tapi sayang nya itu tidak bertahan Lama karna baru saja Ellen merasakan ketenangan di hati nya tiba tiba Nando memeluk nya dari belakang sambil berbisik di telinga Ellen
" diam lah mereka ada di sini, dan melihat ke arah kita, kalo kamu mau melihat nya berbalik lah peluk balik aku, agar mereka benar benar berpikir kita adalah pasangan kekasih " kata Nando
Ellen menuruti kata Nando dia berbalik dan mengalungkan kedua tangan nya di leher Nando, tangan Nando berada di pinggang Ellen, mereka benar benar kelihatan mesra seperti layak nya seorang kekasih, lalu Ellen melihat kearah orang yang nando maksud, yaitu hendri dan nani, lalu berbisik di telinga Nando
" terimakasih karna kamu benar benar mengerti aku, dan kamu juga mau membantu ku " kata Ellen di telinga Nando
" apa yang mereka lakukan " kata Clara melihat Nando dan Ellen berpelukan layaknya seorang kekasih
" aku mengerti sekarang " kata Nicol mengikuti arah Clara melihat ke sebelah meja mereka
" lihat mereka berdua cla Nando dan Ellen benar benar serasi" kata Nicol pada Clara
" aku tidak mau Ellen merasa kecewa kalo Nando tau masalalu Ellen lalu dia pergi meninggalkan nya aku tidak bisa melihat itu, jadi aku memutuskan akan mengajak Ellen pulang besok " jawab Clara
" apa kamu gila cla bukankah kamu meminta bantuan aku agar kita bisa tinggal agak Lama di sini, tapi kenapa sekarang kamu mau membawa Ellen pulang " kata Nicol
" karna aku yang takut sekarang col " jawab Clara
" apa yang harus kamu takut kan cla, Nando sudah tau tentang masalalu Ellen, dia tidak sengaja mendengar kalian berdua bicara di kamar tadi ,bahkan Nando seperti orang gila mencaci dirinya sendiri di kamar tadi, setelah mendengar dan melihat Ellen menangis, lihat bagaimana Nando melindungi Ellen sekarang, sebelum nya Nando tidak pernah melakukan hal konyol seperti ini, percayalah padaku Ellen tidak jatuh ke tangan yang salah, kalo Nando sudah yakin dengan perasaan nya, pasti dia akan melindungi dan mencintai Ellen segenap jiwa dan raga nya, jadi sekarang aku yang butuh bantuan mu ,stay with us here, untuk bisa melunakan hati Ellen " kata Nicol
" kalo memang benar begitu aku pasti akan membantu mu " jawab Clara
hendri yang melihat ke arah Nando dan Ellen merasa kan kesal melihat kemesraan yang mereka tunjukan
kini Nando dan Ellen berjalan bergandengan ke arah meja yang ada Nicol dan Clara
" apa kalian sudah pesan makanan nya " tanya Nando pada Clara dan Nicol sambil menggeser kursi mempersilah kan Ellen duduk
" sudah kami sudah pesankan juga untuk kalian " jawab Clara tersenyum pada mereka berdua
" silahkan duduk sayang " kata Nando pada Ellen sengaja memanas manasi orang yang ada di meja sebelah
" terimakasih sayang " kata Ellen dengan sepontan mencium pipi Nando untuk meyakin kan hendri dan nani kalo mereka beneran pasangan
Nando yang tiba tiba mendapat ciuman dari Ellen kaget sekaligus senang
" sama Sama sayang " jawab Nando lalu mengambil tangan Ellen dan mencium punggung tangan Ellen
Ellen tersenyum pada Nando
seandai nya semua ini nyata tidak pura pura pasti aku akan merasa bahagia apalagi bisa selalu melihat senyum mu seperti ini batin Nando
Clara dan Nicol tidak menyangka Ellen akan berani mencium Nando ,sampai mereka menganga tak percaya
sedangkan hendri dan nani memandang sinis pada Ellen yang terus menunjukan kemesraan nya dengan Nando
" pamer " kata nani yang kedengaran oleh Ellen
Ellen malah sengaja menggeser kursi ke dekat Nando, lalu bersandar di pundak Nando,Nando merasa bahagia dengan kemesraan nya dengan Ellen walow ini hanya pura pura, Nando mengelus ngelus rambut Ellen, mereka masih menunggu pesanan mereka datang
Clara dan Nicol tersenyum melihat Nando dan Ellen
" kalian benar benar pasangan yang serasi, kapan kalian nikah " kata Clara ikut berekting dan memanas manasi
" secepatnya " jawab Nando
" aku doakan semoga kalian langgeng " kata Nicol ikut ikutan
" kita cari tempat lain saja " kata hendri pada nani sambil berdiri dan langsung pergi dari sana,karna sudah tidak tahan melihat kemesraan Ellen dan Nando yang membuat hati nya di bakar api cemburu, nani mengikuti nya dari belakang
" hendri tunggu kenapa kita harus pergi dari sini " teriak nani sambil mengejar hendri
Ellen tersenyum puas melihat hendri yang pergi dengan wajah kesal
" apa kamu masih mencintainya, kenapa kamu bersikap begini hendri " kata nani setelah mereka sampai di parkiran
" kalo memang iya kenapa itu bukan urusanmu " jawab hendri
" jangan coba coba hendri aku yang selama ini ada di sisimu dan selalu menemani mu " kata nani marah mendengar ucapan hendri
hendri tak menjawab nya dia langsung masuk ke mobil yang dia sewa di sana
" hendri jangan menghindar, aku tidak akan biarkan kamu meninggalkan aku lagi hanya karna wanita cupu itu, apa karna itu sampai sekarang kamu tidak mau menikahi aku " kata nani marah setelah masuk kedalam mobil duduk di sebelah hendri
" sudah cukup aku tidak mau membahas nya " jawab hendri