
saat ini Ellen dan hendri sedang meting di sebuah cafe bersama Klein mereka, hendri yang kesulitan mendapat kan kerja sama itu, di bantu Ellen meyakin kan Klein nya agar mau melakukan kerja sama dengan perusahaan suaminya, dan Ellen berhasil meyakin kan klien, ahirnya mereka mau bekerja sama dengan perusahaan suaminya
setelah selesai membahas kerja sama mereka menutup pertemuan nya dengan makan siang
" apa dia sekertaris anda, sepertinya dia masih muda " tanya Klein hendri di sela sela makan
" dia istri saya sekaligus sekertaris saya " jawab hendri
" saya kira dia sekertaris anda karna dia masih muda, kalian juga tidak mesra seperti sepasang suami istri, karna dari tadi kalian duduk berjauhan ternyata anda mempunyai istri yang masih muda, seperti nya istri anda juga berbakat,dia cerdas dalam berbisnis " kata klien hendri
" aahhh itu karna saya dan istri saya bisa membedakan antara di rumah dan di tempat kerja " jawab hendri yang gak mau terlihat jelek di mata klien nya
dari pertama mereka berada di cafe hendri duduk jauh dari Ellen, dan dari tadi hendri selalu melirik wanita wanita sexsi yang duduk di sebelah meja mereka
Ellen yang memperhatikan suami nya dari tadi cuma bisa menahan cemburu dan kesal di hati
makan siang pun sudah selesai klien hendri pamit dari sana, tak Lama kemudian hendri dan Ellen pun berdiri dari duduk nya berjalan,untuk keluar dari café itu, melewati wanita wanita cantik yang hendri lirik dari tadi
" hay cantik " sapa hendri pada wanita wanita itu
" hay juga tanpan mau ikut gabung sama kami " jawab wanita wanita itu
" OH maaf aku gak bisa karna aku harus lanjut kerja maybe next time " jawab hendri
Ellen yang menyaksikan suami nya menggoda wanita lain di hadapan nya pergi meninggalkan hendri begitu saja tanpa berkata apa apa padanya
Ellen berjalan keluar dengan menahan rasa sakit nya, dan tidak bisa lagi menahan Air mata nya ,Ellen menangis di pinggir mobil suami nya, sambil menunggu suami nya
lalu hendri datang dari belakang
" kenapa kamu pergi duluan dan meninggalkan aku Ellen, aku suami mu bersikap lah sopan pada ku " kata hendri pada Ellen sambil membuka pintu mobil dan menyuruh Ellen masuk ke mobil nya
" kenapa kamu diam saja,jawab kalo suami bertanya " kata hendri setelah mereka masuk ke dalam mobil
" aku harus jawab apa, apa aku harus bilang kalo aku tidak mau menyaksikan suami aku menggoda perempuan Lain di hadapan ku sendiri " jawab Ellen tak bisa lagi menahan amarah nya sambil menangis
" ayolah Ellen aku hanya bercanda " kata hendri sambil menjalankan mobil nya
" kamu bilang cuma bercanda mas menggoda perempuan di hadapan istrimu kamu bilang cuma bercanda " teriak Ellen sambil menangis
" sudah lah Ellen jangan di perpanjang ini cuma masalah sepele, tidak perlu menangis juga, apa yang perlu kamu tangisi gak ada " kata hendri
" apa kamu bilang masalah sepele mad, apa kamu gak sadar mas,ahir ahir ini kamu berubah, kamu jarang pulang dan seakan tidak peduli padaku, kamu seakan menganggap ku tidak ada, bahkan setelah 2 hari kamu tidak pulang kerumah, saat kamu pulang dalam ke adaan mabuk, mengusir aku keluar dari kamar membiarkan aku tidur di sopa tanpa memakai bantal atowpun selimut, dimana kamu yang kata nya sayang padaku mas, bukankah kalo suami yang menyayangi istri nya dia akan menjaga perasaan istri nya " kata Ellen mengeluarkan isi hati nya
" kurang apa aku padamu Ellen, sebaik nya kamu jangan banyak menuntut padaku aku tidak suka dan aku tidak merasa berubah aku masih sama dengan aku yang menyayangi mu, kamu membuat mod ku buruk, sekarang lebih baik kamu keluar dari mobil ku, ini ambil uang untuk ongkos terserah kamu mau naik apa ke perusahaan, yang penting aku tidak mau bertengkar dengan mu " jawab hendri
" mas aku ini istrimu bukan Orang lain kamu tega membiarkan aku pulang sendiri " kata Ellen
" keluar sekarang juga dari mobil ku " teriak hendri
lalu Ellen mengambil uang yang di lemparkan hendri kepangkuan nya, dan Ellen dengan cepat membuka pintu Mobil keluar dari dalam mobil
bragggggg Ellen menutup pintu mobil dengan membanting nya
" dasar perempuan yang tidak tau di untung " kata hendri pada dirinya sambil menjalankan mobil meninggalkan Ellen di pinggir jalan sendiri
Ellen menghentikan taxsi sambil menangis dan masuk menyuruh sopir taxsi mengantar nya kealamat yang dia sebutkan
" kenapa setelah aku mencintai dan menyayangi mu, kamu bersikap seperti ini mas, apa emang ini kelakuan aslimu yang belum aku tau mas " kata Ellen pada dirinya sendiri sambil terus menangis di dalam taxsi, sopir taxsi tidak berani bertanya melihat Ellen menangis dari kaca sepion