Angel

Angel
bab 9



jam menunjukan pukul 1 malam tapi mata ku tak mau terpejam entah apa yang ku pikirkan yang jelas otak ku tak bisa berpikir dengan jernih, aku terus saja memikirkan hal- hal aneh yang menurut ku tidak masuk di akal manusia.


"apa benar malaikat aku memiliki malaikat pelindung yang bernama angel dan apakah perempuan yang ku temukan di bawah pohon tadi kekasih nya entah lah aku sangat bingung"lirih ku.


"angel aku sangat mencintai mu tapi kenapa kamu lebih gracia dari pada aku, apakah aku kurang cantik bagimu"


" bukan begitu maksud ku, aku mencintai gracia sejak pertama kali aku diutus oleh tuhan untuk menjaga nya"


"tapi angel, bukan kah dia manusia dan kamu cuma malaikat penjaga nya ini tidak akan mungkin terjadi dunia kita dan dia berbeda"


" aku akan terus berusaha untuk selalu menjaga gracia sekuat tenaga ku sampai tuhan memberitahu ku dalam hati untuk kembali"


"aagggrrrrhh....." aku terbangun tepat pukul 8 pagi"astaga untung cuma mimpi"lirih ku.


"tapi bukan kah perempuan yang dalam mimpi ku tadi adalah perempuan yang kutemui kemarin dan laki-laki itu adalah seseorang yang ku tabrak waktu di kantor mama itu" ucap ku sambil mengingat-ingat.


"non gracia bangun non ayo kita sarapan dulu" ucap bibi.


" i-iya bi aku akan segera turun" sahut ku.