
sebulan kemudian aku sudah boleh pulang walaupun aku masih harus di kursi roda. karena papa dan mama sibuk bekerja kedua orang tua ku menyewa kan dua orang pembantu untuk merawat ku.
aku berkeliling keluar rumah menuju taman di depan dan aku bertemu dengan seorang perempuan yang sedang berdiri dekat pohon depan rumah ku. aku pun mencoba menghampiri nya dan bertanya
"mba ada apa ya"ucap ku.
"oh ngak apa-apa dek kaka cuma ingin disini saja"ucap nya dengan tatapan kosong. ketika aku ingin berputar membalikkan kursi ku dia menghentikan ku "tunggu dek" ucap nya.
"iya ada apa ka"ucap ku bingung.
"kaka sangat mencintai seseorang namanya angel, namun dia telah pergi bersama perempuan itu dasar sialan"ucap nya nada tinggi.
"angel, bukan kah itu nama yang pernah datang di mimpi ku"ucap ku dalam hati sambil bengong.
"oh iya ka maaf"ucap ku.
"tidak apa-apa dek"ucap nya.
"seberapa besar cinta kaka sama angel"ku coba bertanya.
"sangat besar dek bahkan aku rela kan nyawa ku untuk angel hahaha"ucap kaka itu sambil tertawa.
aku sangat takut dan memejam kan mata ku beberapa detik dan setelah aku membuka mata tiba-tiba kaka yang barusan ada didepan aku menghilang seketika tanpa ada jejak kaki sedikit pun "bagaimana mungkin seorang manusia bisa berjalan secepat itu " ucap ku.
"apa mungkin dia bukan manusia dan juga angel siapa itu angel kenapa selalu ada nama angel apa benar dia ah sudahlah " ucap ku.