
aku memasuki ruang UGD yang ku lihat angel sudah tersadar.
" angel kamu sudah sadar"ucap ku.
" gracia, kenapa aku di bawa kerumah sakit aku tidak apa- apa" ucap angel.
" kamu tadi terkulai lemah di tempat tidur makannya aku langsung membawa mu kerumah sakit" ucap ku
" aku ingin pulang gracia, dokter mana mungkin bisa mengobati ku"sahut angel.
yang membuat ku semakin bingung kenapa angel seakan -akan tau penyakit yang dideritanya itu tidak ada obatnya.
atas permintaan angel aku pun membawa nya pulang ke apartemen nya.
"istirahat lah angel, aku akan menemani mu dulu" ucap ku.
" grac, kenapa kamu tau alamat apartemen ku berada" ucap angel.
" aku mendapatkannya dari Fransiska"
" ya aku kenal dia, dia yang pernah datang saat aku dalam keadaan terpuruk"
" kamu harus jauhi dia gracia" ucap angel.
" tapi kenapa dia sangat baik kepada ku"ucap ku.
angel hanya terdiam tak bersuara ketika aku bertanya kenapa aku harus menjauhi Fransiska apakah aku salah, aku juga butuh teman.
" angel, maaf sebelumnya apakah kamu memiliki orang tua" ucap ku.
" orang tua ku sudah lama meninggal grac, sejak aku kecil" ucap nya santai.
" apakah kamu punya kekasih angel, dan siapa itu lizzy" ucap ku. sontak membuat nya bingung kenapa aku bisa tau dengan lizzy.
" grac, aku tidak mempunyai kekasih dan lizzy siapa dia bahkan aku tidak tau dengan dia" ucap nya dengan muka datar.
bersambung ...... ☺☺