Angel

Angel
bab 29



tiba-tiba muncul seorang perempuan yang mengejar ku itu. aku semakin takut apakah mereka ingin membunuh ku secara bersama-sama.


tapi tidak seperti yang aku pikirkan justru dia malah membantu ku dia menghabisi alex dengan pedang nya lalu dia melepas ikatan pada tubuh ku.


"panggil saja aku lizzy, aku kesini ingin membantu mu"ucap nya.


"cepat kamu pergi dari sini tusukan yang di alami oleh alex tidak akan bertahan lama akan sembuh"ucap lizzy.


aku mengangguk paham"terima kasih lizzy" ucap ku.


"tunggu gracia,serah kan kalung ini kepada angel dan jika kamu sudah sampai satukan kalung ku dengan milik angel"ucap nya sambil memberikan kalung arloji milik nya.


aku langsung berlari menaiki mobil punya alex dan melajukan nya ke apartemen angel.


tak berselang waktu lama luka pada tubuh alex sembuh dia sangat geram dengan lizzy kenapa dia menggagalkan rencana nya.


"kamu bodoh lizzy, kenapa kamu membebaskan dia padahal kamu sendiri juga menginginkan nya"ucap alex sambil mencekik leher lizzy.


"a-aku menyerah alex,karena cinta nya angel sangat besar terhadap gracia jadi, aku menyerahkan kalung arloji ku kepada angel agar iya bisa menjadi manusia"ucap lizzy.


"aku harus menghentikan mereka"ucap alex.


namun, lizzy kembali menusukkan pisau ke badan alex dengan sekuat tenaga yang dia punya.


****


sebuah cahaya yang sangat besar muncul sehingga membuat diriku terhempas ketembok dan membuat mata ku tidak bisa melihat.


tiba-tiba ada seorang laki-laki tampan yang tak lain adalah angel berdiri di depan ku dan menyuruh ku berdiri.


"ayo ikuti aku"ucap nya.


kami menuju ke sebuah lemari besar milik angel dan kami masuk ke dalam nya.


"untuk apa kita bersembunyi di sini angel" ucap ku.


"ssshhhhtttt .... diam lah"ucap nya dan dia langsung mengecup bibir ku namun aku tidak merasakan ada nya cinta.


bbrraakkkk pintu kamar terbuka keras dan menghentikan ciuman kami ternyata, alex yang datang.


"di mana kamu gracia"teriak alex sambil menghancurkan barang-barang yang ada di depan nya.


kami berdua mengintip dari celah pintu lemari.


"astaga gawat bagaimana aku bisa mengganti semua barang ku yang rusak padahal belum lunas"ucap angel. sontak membuat ku tersenyum sendiri dengan tingkah nya.


kami berpelukan erat di dalam lemari aku merasakan detak jantung angel yang berdetak dengan kencang.


BERSAMBUNG......