Angel

Angel
bab 22



setelah 30 menit pemeriksaan dengan berbagai pertanyaan, hasil nya nihil semua baik- baik saja tidak ada penyakit apapun dalam tubuh ku bahkan kejiwaan semua baik- baik saja.


kemudian aku melajukan mobil ku ke apartemen milik angel, sudah lama aku tidak bertemu dengan nya.


sesampainya di apartemen angel aku langsung masuk ke dalam.


" angel" ucap ku.


dia hanya tersenyum melihat kedatangan ku, tubuhnya pucat pasih seperti tidak ada sama sekali darah yang mengalir.


" kamu sakit" ucap ku sambil duduk di dekatnya.


" tidak, aku tidak sakit aku cuma sedikit kelelahan saja" ucap nya.


"ayo kita kedokter ngel aku akan membawa mu" ucap ku sambil menarik tangan ya namun, dia menghentikan nya.


" tidak usah gracia, dokter pasti tidak akan tau apa penyakit ku seperti waktu itu kamu ingat kan" ucap nya sambil mengelus kepala ku dan itu membuat ku merasakan cinta.


ccuuupppp, dia mencium ku dengan lembut nya yang membuat diriku semakin menemukan cinta. dia menghentikan ciuman nya dan menarik tangan ku


kami keluar apartemen dan langsung melajukan mobil kami ke taman yang bahkan aku sendiri tidak pernah mengunjunginya.


" wooowww" aku sangat takjub melihat keindahan taman itu dan hanya ada kami berdua.


" gimana kamu suka gracia, tempat ini tidak ada satupun orang yang tau dan kamu adalah satu-satu nya orang yang pertama ku bawa kesini" ucap nya.


" aku sangat suka angel, apakah kamu membuat nya sendiri"? ucap ku.


" ya, ini hadiah untuk mu siapa tau kita tidak bertemu lagi dan apabila kamu merindukan aku datang lah ketempat ini" ucap nya sambil tersenyum.


tak terasa aku menitikkan air mata


" kamu kenapa gracia jangan nangis" ucap nya sambil mengusap pipiku.


aku memeluk nya sangat erat dan dia membalas pelukan nya, kami kembali berciuman dengan kehangatan yang tak akan pernah aku temukan pada siapa pun.


maaf ya klo ada salah dalam penulisan kata....