Angel

Angel
bab 21



malam hari, pukul 2 malam ketika aku sedang tertidur aku bermimpi ya mimpi itu sama persis seperti kejadian waktu itu, waktu di mana aku mau di bunuh oleh seorang perempuan dekat kampus ku tapi gagal karena ada yang menyelamatkan ku. tapi tidak sekarang dia bersama seorang laki- laki tinggi, kekar, besar. seperti malaikat maut menurut ku dengan pakaian yang serba hitam.


aku sangat takut aku berlari tak tau arah hingga aku sampai di sebuah rumah yang besar tanpa penghuni, aku kira aku aman di situ tapi aku salah ternyata di rumah itu banyak orang yang menunggu ku,


ya mereka ingin menghabisi nyawa ku. waktu itu aku sudah tak bisa lagi berlari karena aku sudah terjebak di dalam ruangan itu, ingin sekali aku teriak tapi tak bisa mulut ku serasa terkunci.


namun, tiba-tiba datang seorang perempuan yang menolong ku dia berkata.


" lari lah gracia biar aku yang tangani semua ini" ucap dia.


perempuan itu kena sabitan tepat di tangan kanan nya" cepat lah lari gracia sebelum kamu mati" teriak perempuan itu.


aku berlari menuju keluar meninggal kan perempuan itu sendiri.


"aaahhh, hah hah hah aku cuma mimpi kan tadi, tapi kenapa seperti kenyataan" ucap ku dengan napas ter engah- engah.


****


lalu, aku berniat ke kantor mama untuk mengetahui gangguan kejiwaan ku.


aku berjalan menuju bagasi dan langsung melajukan mobil ku ke kantor mama.


sesampainya di kantor mama aku langsung menaiki lift menuju ke ruangan.


" mama, tolong periksa kejiwaan ku, aku mohon"ucap ku yang langsung membuat mama terkejut.


" astaga gracia, kamu kenapa nak hah"ucap mama heran.


" mah tolong aku, pikiran ku selalu saja di serbu oleh seseorang yang ingin membunuh ku" ucap ku.


" baiklah nak, ayo ikut mama kedalam ruangan kejiwaan" ucap mama sambil berjalan menuju ruangan.