Algara & Namira

Algara & Namira
7. Aderfia f*ck



Mereka ber tujuh, mulai menyantap hidangan yang disajikan Namira tadi


"Na tau ga si, si algara gak ada lu disekolah, kek gak ada gairah hidup anjir, lemes banget hahaha" ucap vano meledek seorang yang tepat berada didepan nya ,Algara yang mendengar pun tak terima


'Apa² an anjir, kok di bongkar as*' batin algara


"Apaan lu Van , ngadi ngadi aja, mana ada " sanggah algara


"Udahlah , bukan gue doang kok yang liat gak usah kek bajay lu " ucap vano lagi


Namira yang sedari tadi menyimak pembicaraan dua orang ini pun angkat suara


"udah udah ,kok malah ribut dirumah gue si, emang bener Al ? " Tanya Namira memastikan kebenarannya


"Bener tuh " Nando memanas manasi keadaan


"Udahlah Al, ngaku aja haha" wooww skala baru saja tertawa guyss hahahah, nggak Deng lebay , algara yang mendengar ucapan skala pun , mulai bimbang antara mengakui atau berbohong


'Padahal mah tinggal ngaku aja algara , susah amat hidup lu ' author


'lu kira mudah, iya karna lu yang bikin ceritanya-_ ' algara


Algara yang merasa terpojokkan pun menyerah


"I-iya kan , barusan gue ngomong, gue gak ada temen ke kantin, gak ada temen ribut, makannya males " ucap algara seyakin mungkin agar teman teman nya percaya, tapi bukannya Aderfia jika dengan mudah mempercayai algara hahha


"Kita juga kan temen lu , satu geng malahan, masa gak dianggap si sedih amat nasib Aderfia huhuu " ucap vano membuat algara kikuk


Algara yang mendengar itupun, segera menyanggahnya


"Itu kan beda Bambang "


"Ahh bohong Bae lu Janu hahah " ucap vano


"lu Van , demen banget ngegoda orang hahaha" ucap Nando


"Ya kan gue emang gitu " vano sembari tertawa merasa senang telah menggoda algara


"Wehhh kalo skala udah ngomong, udah pasti valid tuh hahaha" ucap bara


Mereka tertawa melihat reaksi algara, mereka tentu tahu , perlakuan algara kepada Namira bukan hanya sekedar perhatian kepada sahabat , tapi lebih dari itu, maka dari itu mereka ingin membuka pikiran Namira agar sedikit peka dengan sikap algara selama ini


"Jadi na sbenarnya algara tuh su- "


Skala baru saja ingin berbicara, tapi ucapan nya segera dipotong oleh algara


" Su-sudah ikut divaksin kemaren, iyaa kan skala " ucap algara dengan melirik skala , mengatakan lewat matanya yang memicing tajam dan tersenyum paksa , agar tak berbicara lebih jauh


Skala yang melihat nya , tentu tertawa ia senang melihat algara salah tingkah begitu, meskipun skala terbilang pendiam namun ia peka terhadap teman teman nya


"Hahaha iyaa iyaa " ucap skala sembari menganggukkan kepalanya


"Ohh emang kemaren ada Vaksinasi ya, kok gue gak tau si " ucap Namira yang terlihat bingung mengenai info vaksin yang dibilang algara barusan


'MAMPUS WKWKWK' batin para Aderfia


'MAMPUS ' author


'anggota Aderfia emang gak ada khlak semua njir' batin algara dengan menampilkan senyuman sebaik mungkin agar Namira percaya


"u-udah lah na, jangan didenger, mereka kan rada gaje " ucap algara berusaha mengalihkan topik yang barusan mereka bahas


" masa si, emang iya ska ? " Namira bertanya kepada skala, karena hanya skala yang cukup Namira percaya


"Hah , Al gimana ? " tanya skala sembari menarik turunkan alis nyaenggoda algara hahah


" a-ahh bener , iya kan bener ska haha " ucap algara dengan memohon agar mereka berhenti


"hahah iya bener na, jangan percaya kita, kita cuma becanda doang kok " ucap skala akhirnya , ia tak tega melihat wajah algara yang memohon seperti tadi


Namira pun percaya dan kembali melanjutkan marathon Drakor


"huh untung aja " gumam algara dengan pelan