Algara & Namira

Algara & Namira
12



Waktu pulang tiba, Aderfia kembali berkumpul didepan kelas


"Lu tadi abis dari mana al ? " skala bertanya karena penasaran apa yang dilakukan algara di uks, gak mungkin dia sakit, algara jarang sakit anak nya


"Ahh itu gue minta obat pusing, akhir akhir ini gue suka pusing, jadi tadi ke UKS cuma minta obat kok " algara terpaksa berbohong


Skala mengangguka percaya, sesuai rencana mereka yang kebagian posisi masing masing pun mulai menjalankan misi


" Kita bergerak sekarang, good luck guyss" ujar algara


Mereka mulai berpencar, untuk hari ini algara akan ikut memantau didalam gedung sekolah bersama skala dan giri, sedangkan vano, Nando dan bara akan menunggu Novan keluar gedung dengan motornya, kemudian mengikutinya dari jauh


Posisi algara, skala juga giri sekarang berada di ruang cctv, mereka meminta izin terlebih dahulu untuk melakukan pengintaian, setelah lama memantau akhirnya mereka melihat Novan berjalan lewat lorong UKS


Mereka tidak menemukan sesuatu yang aneh, tapi tidak berselang lama, mereka melihat lewat layar monitor Novan keluar bersama seorang cewek, mereka menduga cewek tersebut adalah pacarnya


"Apa gue bilang emang bareng*ek tu anak, mau ngedeketin Namira, tapi sendiri nya udah punya cewe" ujar algara dengan emosi


"Tahan Al sabar, kita pantau aja dulu" ucap giri mencoba menenangkan


"Mereka udah mau keluar tuh, cepet hubungin yang diluar, suruh siap siap, awas jangan sampe ketahuan" titah skala, giri mengangguk mengerti


Giri menghubungi yang diluar, memberi tahu kalau target akan segera keluar


"Target mulai berjalan keluar, siap siap jangan sampe ketahuan"


Nando yang melihat ada panggilan masuk dari guru, segera mengangkat nya, suara telpon di loud speaker otomatis terdengar oleh vano juga bara


"Siapp kita beraksi guyss, dokumentasi siap siap "


Saat target mulai keluar gerbang, mereka bersiap mengikuti dari jarak jauh


Nando kemudian menghubungi algara dan yang lain, bahwa mereka akan mulai pengintaian


"Cek, target sudah berjalan, gue sama yang lain mulai beraksi"


Giri yang mendapat pesan, segera meloud speaker vn tersebut, skala dan algara yang mendengar pun mengangguk mengerti, dan menyuruh mereka agar berhati hati


Namira masih dilanda perasaan bersalah kepada sahabatnya, bukannya ia tak mempercayai dia tapi setau ia Novan bukan laki laki seperti yang diucapkan nya, selama ini Novan emang keliatannya cuek, tapi kadang dia baik juga, algara tidak tahu karena dia tidak pernah melihat langsung bagaimana orang nya, memang kelas mereka lumayan dekat , anehnya algara tidak pernah suka dengan novan, ia bingung


ia teringat kembali percekcokan malam itu yang membuat mereka menjadi diem diem an kayak gini


sebenarnya Namira ingin membuktikan kalau Novan gak seperti yang algara pikir, tapi ia canggung karena hubungan kedua nya sedang tidak baik


hallo guyss, aku bawa episod baru lagi


jangan lupa komen, like, vote ya karena gak susah kok


biar makin semangat, jangan lupa juga baca cerita aku yang lain ya heheh,, silakan mampir siapa tahu suka 😁


hujan hujan gini emang waktu yang pas buat up chapter baru, otaknya lagi fresh kena angin hujan wkwkk


btw kalo ada pendapat dan masukan tentang cerita ini, bisa langsung komen ya, gpp aku terima apapun komen kalian


πŸ‘‹πŸ‘‹