A Million Memoria

A Million Memoria
A FOUL PEOPLE...



24 okt 2019..


Seoul...


Pk. 12.48


"Semua yang terjadi bukan salahku. Tapi salah nya. Dia bukan Yeobin, tapi dia Daejin. Dia lelaki keji." Teriak Mina.


"Sabar lah , I know you so hate him but please remember your Daughter ya." Ucap Yeonhee.


"will, I will definitely remember my daughter!" Kata Mina.


Mereka berdua berada di Pusat perbelanjaan atau Mall. Mereka sedang merasa sedih karena kejadian meninggal nya anak Mina, Cheongmyeong .. Tentunya Yeonhee tidak mau sahabat nya itu sedih, maka Yeonhee mengajak Mina ke mall untuk merenung. Namun bukan menemukan hal baik, malah mereka menemukan Suami, ehm,, lebih tepatnya mantan suami Mina.


 


"""


 


Mantan suami Mina adalah Kim Daejin, kakak,, atau lebih tepatnya saudara kembar Yeobin.


"Hei, kamu adalah pria murahan yang hanya bisa menyakiti seorang wanita, yang terlebih dahulu disakiti oleh mu." Ucap Mina lantang.


 


**PRAAAKKK**..,,


 


Tamparan yang didaratkan Daejin ke pipi chubby Mina.


"Kau sendiri, wanita yang tak pantas menjadi nyonya Kim. Kau memang cantik, tapi tidak menjadi jaminan untukku. Ada alasan tertentu yang tak kau ketahui dan tak pantas kau ketahui" Jelas Daejin


Mina menangis karena ia telah direndahkan untuk ke dua kalinya oleh Daejin. Yeonhee yang tak tahan dengan perlakuan Daejin akhirnya..


Yeonhee menyeret wanita murahan yang berada di samping Daejin. Tapi, ia tak bermaksud mempermalu kan dirinya sendiri.


"Ya! Lepaskan! Ini membuatku tak nyaman, kau tau!!" Jelas yeoja itu.


"Apa kau pernah berpikir, tantangan hal yang kau lakukan? Dan, apakah itu membuat Mina nyaman, Yuna - ssi? Itulah yang Mina rasakan !" Ujar Yeonhee.


"DASAR WANITA BUSUK!!!!!!" Kata Mina kesal.


"Andwae! Kau lebih busuk dariku, entahlah kau mempunyai harga diri yang terlalu tinggi" Balik wanita itu.


"Kau tahu, Kim Daejin?Seorang bayi bernama Cheongmyeong telah menghilang selamanya dari dunia ini" Mina benar-benar sedih.


"Arayo! Tanggung jawab ku akan hal itu menghilang selamanya, Yeongwonhi" Ucap Daejin.


"Lepaskan, ini sungguh membuatku tak nyaman! Aku akan menghubungi polisi" Teriak Yuna.


"Mian, saya tidak takut dengan mu! Because I am not wrong, God also knows, and you women are rotten and cheap!" Yeonhee kesal.


Mina yang tak tahan atas perlakuan Daejin akhirnya berlari sembari menangis.


"Our affair is not finished, beware yes you foul woman! " Kata Yeonhee.


Seva pergi Meninggalkan 2 orang busuk itu.


 


×××


 


"Entah lah, harus kemana aku pergi, aku selalu menyesal karena aku anakku menghilang dari dunia ini untuk selama lamanya! Tuhan tuntunlah aku Tuhan. Apa yang harus dilakukan olehku?" Lirih Mina.


Sontak Mina langsung kaget, ada yang berbicara dengannya.


"Pecundang, untuk apa kau menemuiku, pergilah dari sini karena aku tak ingin melihat keluarga Kim!" Kata Mina.


"Kalau kau ingin menganggap ku sebagai Pecundang silahkan, dan silahkan panggil aku Pecundang aku tak keberatan." Jelas Yeobin.


Yeonhee hanya memandangi mereka, ia tak mau berurusan dengan Yeobin lagi di kehidupannya.


".Pecundang."


"Pecundang, kau sudah cukup dewasa. Maka, sekarang pergi dari hadapanku dan menghilang dari kehidupan ku, Pecundang." Yeonhee hanya ingin Yeobin menghilang dari kehidupan nya.


"Andwae, bukankah kau bilang aku sudah cukup dewasa? Maka aku akan hidup dengan caraku sendiri dan menuruti keinginan ku sendiri, annyeong!" Ucap Yeobin sambil meninggal kan mereka berdua dengan langkah besar.


Pecundang itu pergi jauh dari Yeonhee, Yeonhee akan pulang sementara Mina akan ke makam anak nya.


" aku pulang! "salam Yeonhee


" Eonni, annyeong! Eonni, apakah mau membeli kan 1 coklat batang bermerek Lunar? "Harap Minha.


" Mina - a, kau harus bisa mengurus diri sendiri, kau sudah dewasa jadi, uruslah dirimu dan belajar lah mandiri? " Yeonhee membalas.


" Ne, eonni. Kau benar aku sudah dewasa, aku harus mandiri. "Jawab Minha .


Yeonhee membuka ponsel, untuk mihat pesan yang dikirim kan oleh Teman baik nya,


Mina Choi.


 


***WHATSAPP***


 


⬅️⭕MINA


Mina


Yeonhee, aku merasakan kesepian yang mendalam. Menginap lah besok, tak ada penolakan


SEVA


Geurae, lagipula aku bosan dengan rumah ku sendiri.


Yeonhee menutup ponsel nya, coklat yang dipesan adik nya datang. Adiknya mengajak Yeonhee untuk memakan coklat nya berdua.


"Eonni, ham gge meog ja" Ajak Minha.


"eung , kita akan membagi nya dan memakan nya!" Jawab Yeonhee.


Mereka segera membukanya. Coklat ini mengingatkan Yeonhee pada kenangan indah nya bersama eomma dan appa nya, namun keluarga nya telah hancur.


"Nae yeodeongsaeng! Aku akan tidur, jangan bangun kan diriku!" Seru Yeonhee.


Minha menganggukkan kepala nya. Yeonhee pergi ke kamar nya dan tidur nyenyak hingga pagi.


"APA ARTINYA CINTA BILA, MENCINTAI TAPI MEMBERI HARAPAN PALSU? SELURUH WANITA TAK MENGHARAPKAN HAL ITU. CINTA MEMANG CINTA. TAK BISA DIPAKSAKAN, APABILA TAK CINTA PERGILAH! CARI LAH KEKASIH SEJATIMU!"


Seseorang.


"Aku bisa saja menjadi gila, aku sungguh bersedih. Aku tak tau untuk apa aku hidup, tapi aku tak mau untuk menghilang dari dunia. Selama aku memiliki kesempatan untuk hidup aku tak akan menyiakan nya. Aku tak bodoh, nan an babo- ya. Tapi, mengapa kebahagian ku harus menghilang? Rumah ini penuh dengan kesengsaraan, bagaimana pun ini adalah rumah peninggalan orang tua ku. "


Kesengsaraan.


Episode 5 selesai.