
17 Oktober 2019
Seoul
Hari ini adalah hari Dimana keluarga Yeonhee pindah ke Seoul . Mereka pindah untuk keperluan Yeonhee.
Di umurnya Yang menginjak 18 Tahun, ia tentu akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Dia akan berkuliah di Seoul National University, jurusan kedokteran.
"Eomma, kita akan daftar hari ini kan?" Tanya Yeonhee dingin.
"Ne, anak eomma yang paling cantik." Jawab Miya dengan pujian untuk Yeonhee.
Meski Miya memuji Yeonhee, itu tak berarti bagi Yeonhee, bagi Yeonhee yang terpenting adalah kebahagiaan bukanlah pujian yang membuat kita tinggi hati.
"Eomma, tak usah bersusah payah berpikir hanya untuk memuji Yeonhee, itu tidak berarti!" Kata Yeonhee.
Miya pun terdiam mendengar ucapan anaknya. Miya selalu berusaha untuk memperbaiki hubungannya dengan Yeonhee. Tapi tak pernah membuahkan hasil.
Hanya Minha yang bisa menghibur Yeonhee.
Yeonhee adalah orang yang sangat jutek.
" Eomma ppali gaja! atau aku berangkat sendiri." Kata Yeonhee.
"geuraeyo, ayo kita berangkat." Kata Miya.
Mereka segera berangkat untuk mendaftarkan Yeonhee di SNU.
Setelah beberapa menit mereka sampai. Tak disangka ternyata Yeobin juga mendaftar di SNU. Walau Yeonhee rindu, tetap saja dimata Yeonhee, Yeobin adalah orang yang paling dibenci nya. Yeonhee berpapasan dengan yeobin saat ingin mendaftar, Yeonhee mengeluarkan tatapan mata yang sinis kepada Yeobin.
"eomma, kita pergi dari sini, kita kunjungi pos pendaftaran lainnya!" Ajak Yeonhee.
Miya menuruti perkataan Yeonhee, ia tau pasti Yeonhee masih marah dengan kejadian masa lalu nya dengan Yeobin. Walau begitu Miya mempunyai ide untuk membuat mereka berbaikan.
Saat di pos pendaftaran lain...
"Jeogiyo, kami saya ingin mendaftarkan anak saya." Ucap Miya.
"Baik boleh saya lihat nilai anak ibu?" Tanya Mba itu.
"Ini ahjumma!" Yeonhee menyerahkan rapor nya.
Saat ahjumma itu membaca nilai nilai Yeonhee, reaksi nya sangat terkejut.
Daftar nilai Yeonhee :
IPA : 97,00
KIMIA : 93,50
FISIKA : 94,75
⭐⭐⭐⭐⭐
Begitulah nilai Yeonhee.
"Miya-ssi? Anak anda akan kami terima, silahkan pulang dan mulai kuliah bulan depan" Kata staf penerima itu.
" Baik terimakasih, cheoreong- ssi! "Ucap Miya.
Disaat itu terlihat Mina teman lama Yeonhee. Yeonhee begitu terkejut melihat Mina. Ia segera berlari untuk bertemu Mina.
" Mina.. Mina- ya! "Teriak Yeonhee.
" Hah, eo? "Mina kaget.
" Mina-a Apa kamu masih ingat dengan diriku? Kita teman sewaktu kecil sampai dengan Sekolah menengah pertama ! "Jelas Yeonhee.
" Mwo? Kau Yeonhee? Yeonhee-a, nan jinjja neo bogosipeun! Aku selalu menginginkan kehadiran teman lama ku yaitu yeonhee. "Ujar Mina.
Mereka berpelukan saking rindunya. Tak lupa mereka bertukar nomor, karena mereka mempunyai ponsel baru.
" Mina - a kau masuk jurusan apa, hm? "Tanya Yeonhee.
"naneun, jurusan Kedokteran, dan aku bisa mulai kuliah tahun ini. "Jawab Mina.
Eomma Seva sedari tadi mencari keberadaan yeonhee. Akhirnya Miya melihat Yeonhee.
" Yeonhee! Apa kau tak mau pulang? "Tanya Miya.
" Eomma, aku tak ingin marah disini Eomma , aku ingin menghabiskan waktu dengan, Nae chingu Mina! "Jawab Yeonhee.
" geuraeyo, Eomma akan pulang duluan, jika belum pulang nanti eomma telepon. "Ujar Miya pasrah.
Miya pun pergi, Yeonhee dan Mina melanjutkan obrolan mereka.
" yeonhee-a, hubungan mu sama Yeobin sekarang bagaimana? "Tanya Mina.
Yeonhee sangat sedih mengingat masa lalu nya bersama nya. Dengan sangat berat ia menjelaskan hal tersebut pada Mina.
" Min-a, dia terlalu bersikap manis padaku sehingga aku mulai risih, aku membiarkan nya pergi dari kehidupan ku selamanya?" Jelas Yeonhee.
"Mwo? Yeongwonhi? Kau memang terlalu berani, aku tak menyesal berteman dengan mu ." Kata Mina.
Mina menganggukkan kepala nya, maka mereka segera pergi menaiki taxi menuju cafe" CAFETARIA".
Di Taxi keadaan sangat hening. Hanya ada lagu yang menemani.
🎵 It's fallin light 🎵
It's shining light
Song : Fallin Light by. Gfriend
Keheningan terpecah saat Mina menunjukkan arah pada Pak supir.
"Ahjeossi, kita berhenti di situ ya." Suruh Mina.
"Ne, kita akan berhenti di tempat itu
" Jawab ahjeossi supir.
Mereka berhenti di depan CAFETARIA. Setelah Yeonhee dan Mina menyerahkan uang untuk perjalanan tadi mereka berjalan menuju ke dalam Cafe.
\- \- \-
Di cafe mereka langsung memesan makanan.
Tiba\-tiba, Yeon hee melihat Yeobin bersama wanita lain, Yeonhee merasa sangat miris, melihat orang yang membuat nya bahagia bersama wanita lain.
"Yeonhee, Wae geurae ?" Tanya Mina.
"aku merasa sangat risih dan malu dulu bisa berbonceng dengan nya!" Jawab Seva sembari menghapus semyum nya.
Mina melihat keadaan sekitar, ia menyadari pasti Yeonhee miris melihat Nathan.
"Yeonhee-a , aku tak akan memaksa mu, aku sudah tau penyebab kamu miris." Kata Mina.
🎵 Baby KNOCK knock knock on my door 🎵
Dering Ponsel Yeonhee berbunyi.....
Yeonhee mengangkat telepon tersebut. Telepon tersebut dari Minha, adiknya.
📞
Yeonhee : halo, ada apa Minha?
Minha : ini dirumah ada tamu yang mau bertemu dengan eonni
Yeonhee: Nugu?
Minha : aku tak diperbolehkan untuk memberi tau mu eonni
Yeonhee : oh, geuraeyo sekarang eonni pulang.
Minha: Eung, eonni .
Yeonhee menutup panggilan tersebut.
"Mina- ya , aku akan pulang terlebih dahulu. Mian !" Ucap Yeonhee.
"Geurae, pulang lah. Aku tak akan memaksa mu untuk tinggal disini. " Ujar Mina.
Yeonhee segera pulang dan meninggalkan Mina di Cafe itu.
Beberapa menit kemudian Yeonhee sampai di rumah nya. Ia kaget saat membuka pintu rumah nya, ada Yeobin di dalamnya.
"Yeobin? Kenapa kau ada disini?! Ppali ga!" Yeonhee marah.
"Wae? , apa salah aku Nuna?" Tanya Yeobin.
" Aku tak menjelaskan nya pun kau akan tau, yang terpenting aku tak peduli dengan mu lagi. Aku merasa aneh bila kau datang kemari, cepat lah pergi ." Kata Seva dengan mata sinis nya.
Praaaaakkk
Suara pukulan yang dihasilkan Yeonhee untuk memukul Yeobin .
"Nuna, aku tak tau salah ku. Aku akan pergi dari kehidupan mu. Dan, aku akan membenci mu!" Yeobin tak terlihat marah, tapi ia belajar untuk membenci Yeonhee.
" Beguslah, bencilah aku. Maka aku akan membenci mu juga. Benci dan lupakan aku, aku tak suka bila kau mencintai ku, arasseo? " Yeonhee menekankan suaranya.
" Aku akan berusaha sangat membenci mu! " Yeobin membalas Yeonhee.
Yeobin pergi sendiri nya dari rumah Yeonhee.
Sekarang Yeonhee tenang atau bahkan senang karena namja itu akan benar-benar meninggalkan kehidupan nya , Minha sebenarnya tak mengerti ada apa dengan eonninya .
**EPISODE 3 SELESAI**.