
Tokoh di Novel ini :
1. Lee Yeonhee.
Dia seorang yang sangat cantik, Hatinya juga baik, dia disayangi semua orang. Dia sangat sulit untuk jatuh cinta, hingga ada seorang pria yang meluluhkan hatinya.
2. Kim Yeobin.
Pria yang dapat meluluhkan hati Yeonhee karena dia seorang yang Berkepribadian berbeda dengan Yeonhee, dia selalu membuat Yeonhee heran.
3. Lee Naeun (EunNa)
Dia adalah wanita yang penuh dengan dedikasi tinggi. Dia merasa menjadi pasangan yang baik untuk Yeobin, tapi Yeobin menolaknya.
4.Choi Mina
Mina adalah teman atau bahkan sahabat Yeonhee sejak kecil. Nama aslinya Choi Mina 최 미나. Kadang ia menderita dengan sendirinya.
5. Kim Daejin.
Kembaran Yeobin tapi bersifat seperti langit dan bumi kalau dibandingkan dengan Yeobin.
6. Chou Yuna.
Wanita busuk blasteran Korea-Jepang . Kepribadian nya membuat ia tak menjadi jahat seperti yang dibayangkan.
7. Miya sakuyawaki .
Wanita yang penuh luka dan tersakiti, dia Eomma dari Yeonhee dan Minha.
8.Lee Minha
Yeodongsaeng dari Yeonhee. Sifatnya sama seperti Eomma nya sama seperti eonni nya.
9.LEE EUNWOO
Dia adalah orang yang merupakan ayah Seva, Chloe, dan Sofi. Kehidupannya penuh dengan kontroversi.
10. Min jaeyeong
Namja yang bekerja di rumah sakit jiwa, dia menyukai Mina. Tetapi mina tak pernah menyukai nya. Dia pribadi yang pemalu, ada seorang yeoja yang tak ia ketahui menyukai nya.
11. Park Seungwoo
Dia Namja atau fanboy Naeun yang tak mau menunjukkan dirinya. Kepribadian nya kuat.
5 Februari 2011...
Busan
Dulu, saat aku kecil tepatnya.
Aku selalu kesepian tak ada yang bisa menghibur diri ku. Apa yang harus kulakukan?
"Annyeong, Yeonhee!" Sapa Mina pada Yeonhee.
"Uhm, oh annyeong Min-a!" Sapa Yeonhee kembali.
Segeralah Mina duduk di dekat Yeonhee.
"Yeonhee-a, kau kenapa ? Apakah kau murung kalau pagi?" Tanya Mina.
"Na yo? Nan gwaencanha ! Biarkan lah seperti ini." Jawab Yeonhee.
"Yeonhee-a , urineun chingu. Apa kau tak mau bercerita ke aku?" Bujuk Mina.
Di dalam pikiran Yeonhee ia ingin bercerita pada Mina, namun bila dirinya bercerita pada Mina pasti, Mina akan mengusulkan untuk mencari appa pengganti . Yeonhee tak mau mencari appa pengganti, karena usia adik nya yang masih terlalu muda.
" Mina-a, kau memang sahabat ku, tapi Apakah kau mau memaksa aku? Kau tau kan aku orang yang tak suka dipaksa!" Ucap Yeonhee.
"Geurae ! Aku tak akan memaksa mu. aku pergi ya" Ucap Mina kecewa.
Akhirnya Mina pergi, kembalilah suasana sepi terasa.

\*
Tibalah waktu untuk memulai pelajaran.
Siswa di kelas VB termasuk Yeonhee harus bekerja sama dengan teman sebangku untuk mengerjakan soal. Yeonhee duduk dengan seorang lelaki tampan yang bernama Yeobin.
"Uhm, Yeonhee -ssi bisa kita mulai mengerjakan tugas ini?" Tanya Yeobin.
"Oh, maaf aku melamun." Ujar Yeonhee.
"Kau melamun? sedang memikirkan siapa? Aku ya? Aku tampan ya?" Ucap Yeobin penuh percaya diri.
"Oke, ayo kita kerjakan!" Ucap Yeobin.
Mereka pun mengerjakan dengan penuh keseriusan, dan akhir nya menjadi yang paling pertama selesai.
" boleh aku memanggil mu nuna?" Tanya Yeobin.
"Ne, silahkan." Jawab Yeonhee.
"Nuna, senyuman mu manis dan cantik, sebenarnya Nuna itu imut, coba besok pakai kacamata mu yang lama, ku ramal besok nuna akan bahagia." Ucap Yeobin.
"Apa ramalan dapat dipercaya, kurasa tidak! Aku tak mau kau meramal yang tak jelas, mengerti?" Ucap Yeonhee.
"Joeseonghabnida, nuna!" Yeobin merasa bersalah.
"Geurae." ujar Yeonhee.
Tak terasa ternyata waktu sudah menunjukkan untuk para siswa dan siswi untuk pulang.
"Eo? Nuna - a, gaja!" Ajak Yeobin pada Yeonhee.
"Yeobin-a eodi gayo?" Tanya Yeonhee.
"Nado mollayo, Gaja" Jawab Yeobin.
"Aaa- mwoya??? Wae geurae, Yeobin - ssi!" Ucap Yeonhee.
"Nuna? Ayo kuantar pulang. " Ajak Yeobin.
Mereka pun beranjak dari kursi menuju ke parkiran. Mereka segera pulang naik sepeda.
\- \- \-
Angin berhembus kencang, suasana makin Berangin saja. Seva mengeratkan jaket nya . Sebentar lagi akan turun salju, karena akan musim dingin.
" Nuna? Berapa berat badanmu ?" Tanya Yeobin.
"Memang kenapa?Wae? Wae? Wae? " Tanya Yeonhee balik.
" Aniyo, aku hanya bertanya. Kita akan sampai beberapa saat lagi." Ucap Yeobin.
Akhirnya mereka pun sampai dirumah Yeonhee, mereka bertukar nomor karena Yeobin sangat memaksa.
"Annyeonghi gyeseyo, Nuna. Aku akan pulang " Ujar Yeobin.
"Eung, silahkan. Gomawo, aku telah diantar" Yeonhee kemudian masuk begitu saja.
"Wae? Aku tadi hanya bertanya dan apakah dia tak menawarkan aku untuk minum coklat panas? " Ucap Yeobin setelah Yeonhee masuk ke dalam rumah nya.
Yeobin langsung pergi begitu saja. Dia menggoes sepeda nya dengan kencang.
2 jam kemudian......
"Eo? Mesiji? Haiss, Yeobin - ssi!" Ucap Yeonhee.
Seva membuka pesan itu dan membaca nya.
MESIJI
YEOBIN
Yeobin: Nuna, Aku akan pindah ke singapore.
Na: - aaa.
Yeobin : Annyeong, Yeon hee Nuna.
Na: Ne, Annyeonghi gaseyo
Yeobin: Wae? Kau tak merindukan ku?
Na: Nan! berusaha bersikap dewasa
Yeonhee menutup ponsel nya. Sementara Yeobin merasa sangat kecewa, padahal ini momen yang menyedihkan. Harusnya.
"Yeonhee! Yeonhee! Yeonhee. Ya, ireona ireona" Ucap Miya sambil mengguncangkan tubuh Yeonhee.
"-a, Eomma. Wae geurae yo?" Yeonhee baru membangunkan matanya.
"makanan sudah siap! Minha membuatnya ." Seru Eomma Yeonhee.
"Ne, Eomma." Jawab Yeonhee sambil turun ke ruang makan.
Saat makan..............
Yeonhee sama sekali tak memikirkan kejadian tadi, malah ia melupakan nya. Sekarang, ia hanya menatap serius makanan nya.
"eonni, kenapa eonni menatap makanan seserius itu?" Tanya Minha.
"Eo? Ani, nan neomu gwaencanha ." Jawab Yeonhee.
Miya selaku Eomma dari Yeonhee, meninggalkan mereka dan tidur. Entahlah mengapa ia melakukan hal itu.
Tak ada pertanyaan untuknya yang dapat terjawab.
EPISODE 1 Selesai.
Kosakata bakor:
Annyeong: halo (informal)
Ireona: bangun
Gaja: ayo pergi
Chukahae :selamat
Saengil Chukahae : selamat ulang tahun
Wae: mengapa
Wae geurae :ada apa