A Live

A Live
Chapter 9



Sai sudah membaringkan tubuh Hinata diatas ranjang UKS dan penjaga UKS sedang tidak ada, jadi dengan terpaksa dialah yang mengobati Hinata, karena melihat bercak darah di bajunya Hinata, jadi dia berinisiatif untuk mengobatinya


Dengan tangan gemetar Sai mencoba membuka kancing baju Hinata yang paling bawah,entah kenapa dia menjadi gugup sendiri, setelah kancing baju seragam Hinata terbuka, dia bisa melihat ada perban disana,Sai memgernyit heran, apa yang terjadi sebenarnya dengan Hinata,kenapa gadis itu memiliki luka diperut nya


Ah sudahlah sebaiknya dia mengganti perbannya dengan yang baru,dia mulai mengambil obat merah dari kotak P3K dan mengambil perban,setelah melilitkan perban baru,dia mengancing kembali kancing seragam sekolah Hinata dan menyimpan kembali kotak P3K kedalam lemari


Tak lama kemudian Hinata membuka matanya dan memperlihatkan amethys nya ,Sai yang baru kembali dari menyimpan kotak P3K dikejutkan dengan terbukanya mata Hinata,otomatis mereka saling berpandangan,onix bertemu amethys


"Kau, apa yang kau lakukan padaku" tanya Hinata kaget,karena dia mendapati Sai ada dihadapan nya


"Aku hanya " Sai sedikit ragu untuk mengatakan apa


Apakah dia harus mengatakan yang sebenarnya kepada Hinata bahwa dia menganti perbannya atau mengatakan alasan lain,dan kenapa dirinya menjadi bingung dan juga canggung begini


"Hanya " tanya Hinata penasaran


"Hah...aku hanya mengganti perbanmu, itu saja yang kulakukan " Akhirnya Sai berkata jujur


Hinata yang mendengarnya langsung melotot kaget,apa tadi katanya, hanya mengganti perban,itu artinya laki laki itu melihat perut nya yang halus


"Apa kau bilang" teriak Hinata kaget bahkan Sai pun terlonjak kaget mendengar teriakan Hinata


"Kau,bisa tidak sih gak berteriak" tanya nya kesal


"Mana bisa aku tidak teriak setelah apa yang aku dengar dasar mayat hidup" jawab Hinata kesal


"Cih,seharusnya kau berterimakasih padaku karena aku sudah menolongmu dan berhentilah memangilku mayat hidup,kau tak berhak memanggilku seperti itu"kesal Sai


"I..iya sih aku tau itu" gagap Hinata entah kenapa dirinya menjadi gugup begini saat mengingat bahwa si mayat hidup yang ada dihadapan nya menganti perban yang ada diperut nya dengan yang baru ugh itu sangat memalukan fikirnya


Dan tiba tiba pipi gemil nya memerah dan itu juga tak luput dari penglihatan Sai,Sai tertegun saat melihat Hinata merona karena malu seperti itu,manis itulah yang terlintas dalam benaknya


Tiba tiba Hinata terisak dan air mata pun mengalir melewati pipinya,Sai yang melihat Hinata menangis tiba tiba seperti itu jadi gelagapan sendiri


"He...hei Kenapa kau malah menangis sih,aku kan cuma mengganti perbannya saja dan gak bermacam macam padamu"


"Kau...hiks hiks...mayat hidup kenapa kau melupakanku" tanya Hinata gak nyambung dan membuat Sai bingung dengan apa yang dikatakan Hinata,Walaupun sebenarnya dia merasa familiar dengan sebutan mayat hidup itu


.......


.......


.......


.......


.......


Setelah beberapa menit Hinata bercerita tanpa komando kepada Sai dan saat itu juga Sai tau bahwa gadis yang ada dihadapan nya ini ternyata teman masa kecilnya yang dia lupakan, karena terlalu lama tak bertemu dan Sai tidak menyangka bahwa Hinata masih mengingat nya


Dulu mereka bertemu di Amegakure saat itu liburan musim panas,Hinata dan keluarganya sedang berlibur di pantai yang ada di Amegakure dan kebetulan tempat penginapan mereka sama yaitu AmegHouse,awal pertemuan mereka yaitu saat Hinata pergi tanpa sepengetahuan kedua orangtuanya,Hinata kecil terus berlari mengejar se ekor kupu kupu yang cantik dan membawanya pergi jauh dari penginapan


Setelah sadar bahwa dirinya tersesat,dia langsung menangis ketakutan dan kebetulan saat itu Sai kecil sedang berada didalam mobil,melihat Hinata kecil yang sedang menangis ,kemudian Sai kecil menyuruh sang ayah untuk menghentikan mobilnya,Sai kecil langsung turun dari mobil dan menghampiri Hinata kecil yang sedang menangis


"Kamu kenapa" tanya nya


"Hiks hiks a..aku a..aku tersesat dan hiks hiks a..aku tidak tau harus kemana huaaa hiks hiks"Hinata kecil menangis semakin kencang


Ayah Sai yang ikut turun langsung bertanya dimanakah kedua orangtua nya menginap


"Tenanglah adik manis sekarang beritahu paman,dimana kamu menginap" tanya Danzou aka ayahnya Sai


"Hiks hiks AmegHouse pa..paman" jawab nya


"Kebetulan sekali paman juga menginap disana,ayo paman antar" bujuk Danzou,Hinata kecil hanya mengangguk,sedangkan dipenginapan semua orang telah gempar mencari keberadaan Hinata,Hikari ibunya Hinata sudah menangis dipelukan suaminya Hyuga Hiashi


"Jadi kau Hina-chan " tanya Sai tak percaya


Hina-chan adalah panggilan sayang Sai pada Hinata sedangkan Hinata selalu memanggilnya si mayat hidup terkadang Sai juga memanggil Hinata sadako,walaupun mereka saling menghina tapi mereka selalu bahagia menikmati kebersamaan mereka


Hinata hanya mengangguk,Sai yang selama ini merindukan Hinata teman masa kecilnya itu,langsung memeluk Hinata,sedangkan Hinata yang mendapatkan pelukan dari Sai langsung terlonjak kaget, walaupun pada akhirnya dia juga membalas pelukannya,selama ini dia selalu merindukan Sai teman masa kecilnya itu,tapi dia tidak bisa mendekati Sai, karena Sai berteman dengan Sasuke, bahkan Sai juga selalu berkata sinis saat dia mendekati Sasuke,jadi Hinata mengurungkan niatnya itu dan menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan bahwa mereka pernah berteman saat mereka masih kecil


.......


.......


.......


.......


Mereka berjalan beriringan dan bercerita untuk mengenang masa kecil mereka yang sangat menyenangkan dan tanpa terasa mereka sudah sampai diparkiran


Hinata menghampiri mobilnya begitu juga dengan Sai


"Aku duluan ya Hinata "


"Ya Sai,hati hati dijalan dan ya lain kali kita balapan ya"


"Apa kau bilang,balapan sejak kapan kau suka balapan Hinata" tanya Sai dan menghentikan langkah kakinya menuju mobil ke sayangnya,karena terkejut mendengarkan apa yang dikatakan oleh Hinata,apakah selama ini Hinata sahabatnya itu selalu balapan liar


Oh my good dirinya sangat tak percaya soal itu,sebenarnya apa yang terjadi dengan kehidupan Hinata,Hinata sudah berubah dulu dia adalah gadis pemalu dan baik hati suka tersenyum,tapi sekarang ah sudahlah lain kali dia pikirkan soal itu sekarang kembali lagi ke intinya


"Hehehe...iya Aku suka balapan" jawab Hinata jujur mana bisa dia berbohong kepada sahabatnya itu dan nyengir kuda


"Jangan balapan lagi Hinata, bahkan kau masih kelas VIII SMP,ah aku benar benar tak percaya kalau kau suka balapan liar,sebenarnya apa yang terjadi setelah lama kita berpisah" tanya Sai panjang lebar


"Apa kau ingin mengetahui nya Sai,apa yang terjadi dalam kehidupanku selama ini" tanya Hinata dan menatap mata Sai


Sai hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan Hinata


"Baiklah aku akan menceritakan nya,tapi tidak sekarang,besok temui aku di atap sekolah,kalau begitu aku duluan" jawab Hinata sekaligus berpamitan


Hinata membuka pintu mobilnya dan masuk kedalam mobil mewah milik nya,dia menurunkan kaca mobil dan melambaikan tangannya kepada Sai,Sai membalas lambaiannya Hinata,setelah itu mobil Hinata melesat menjauhi halaman sekolah dan setelah mobil yang Hinata tumpangi menghilang dibelokkan Sai langsung memasuki mobilnya dan langsung tancap gas,dibenaknya banyak sekali pertanyaan yang ingin dia tanyakan kepada Hinata,sungguh dirinya sangat penasaran apa yang terjadi selama ini dalam kehidupan Hinata


.......


.......


.......


.......


...Tbc...


...***Selesai...


...Rabu,06 Januari 2021...


...Jam : 11.19...


...maaf semuanya authoor baru up lagi soalnya authoor banyak tugas yang menanti tuk dikerjakan hehe๐Ÿ˜...


...selamat membaca semuanya ๐Ÿ˜˜...


...Dipublikasikan : Rabu,06 Januari 2021...


...Jam : 11.20***...