A Live

A Live
Chapter 28



Anko mulai mengambil buku absenannya untuk melihat nama nama muridnya dan dia akan mengelompokkan mereka semua dengan siapa yang dia pilih


"Ino kamu satu kelompok dengan Sai" Ino sumringah Sai melotot, karena mereka harus satu kelompok


"Temari,Shikamaru"


"Shion Naruto" Shion hanya mendengus saat dirinya dikelompokkan dengan Naruto,tapi bukankah ini bagus dia akan dengan bebas menyiksa bocah Namikaze itu sedangkan Naruto menghela nafas kecewa karena tidak bisa satu kelompok dengan Sakura


"Sasuke, Saara" Saara hanya menyeringai dengan begini dia bisa membalas kelakuan buruk laki laki itu terhadap Hinata sedangkan Sasuke hanya menampilkan ekspresi datarnya tanpa minat


"Tenten,Kyosuke"


"Kiba,Matsuri"


"Gaara,Mei"


Shino,Fhume"


"Himeka,Kankuro"


"Rock lee,Laoye"


"Sakura kamu satu kelompok dengan Kensuke" Kensuke menyeringai saat mendengar namanya dan Sakura,apalagi rencananya berhasil untuk bisa satu kelompok dengan gadis itu


"Sakura aku akan memperlihatkan betapa kayanya aku padamu dan aku akan membuatku berpaling dari Sasuke dengan begini kau pasti akan memperlihat sifat aslimu yang naif itu bukan"batinnya


Beberapa orang yang mengetahui siapa Kensuke sebenarnya menyeringai juga, apalagi mereka sangat tau apa yang akan Kensuke lakukan pada gadis pinky itu,siapa lagi yang sudah mengetahui kebenaran tentang Kensuke selain Himeka dan juga Sai


"Baiklah hanya itu saja yang saya sampaikan pada kalian,ingat kalian harus mengerjakannya berdua jangan masing masing kalau kalian ingin mendapatkan nilai yang bagus"


"Ha'i Sensei" balas semua murid


"Baiklah saya tinggal dulu" pamit Anko


Setelah kepergian Anko semua penghuni kelas XI A berhamburan keluar kelas sebagian dari mereka berbicara tentang masalah kelompok,tapi mereka berbicara dengan canggung tentu saja yang merasa canggung hanya teman temannya Sakura dan Sasuke,bagaimanapun nama nama yang satu kelompok dengan mereka adalah sahabat Hinata dan juga saudara Hinata


Kensuke berjalan menuju bangku Sakura kebetulan Sakura masih membereskan peralatan tulisnya,setelah sampai di dekat Sakura,Kensuke menepuk pundak gadis itu dan itu membuat Sakura terlonjak kaget


"Ken-san kau mengagetkanku"


"Benarkah maafkan aku" ujar Kensuke dan meminta maaf kepada Sakura dan jangan lupa dengan senyumannya yang indah dan manis dia perlihatkan kearah Sakura,pastinya dengan niat agar gadis itu terpesona kepadanya dan terbukti Sakura terbengong saat melihat senyuman milik Kensuke


"Kyaaa ternyata Ken-kun tampan juga kenapa aku baru menyadarinya sekarang" batin Sakura berteriak histeris


"Hei Sakura,kamu melihat apa kenapa bengong" tanya Kensuke


"Ughh ingin rasanya aku muntah saat mengeluarkan kata kata manis seperti itu kepada Sakura" batin Kensuke


"Eh etto ano, tidak ada" balas Sakura gelagapan karena merasa gugup berada dekat dengan Kensuke


"Aku ingin membahas soal kerja kelompok"


"Ah soal itu,aku akan menyerahkannya kepada Ken-kun saja" balas Sakura dengan embel embel "Kun" tidak seperti tadi yang embel embelnya "San"


"Aa baiklah kita akan mengerjakannya di rumahku saja,besok aku akan menjemputmu, kalau boleh aku minta nomor ponselmu agar bisa menghubungimu"  balas Kensuke sekaligus meminta nomor handphone Sakura,Sakura hanya mengangguk


"Kemarikan ponselmu" ujar Kensuke lagi,tanpa basa basi Sakura langsung memberikan ponselnya kepada Kensuke,Kensuke hanya tersenyum manis saat melihat kelakuan Sakura yang tampak malu malu seperti itu


Kensuke mengambil ponsel milik Sakura dan mengetik sesuatu disana


"Kyaaa aku akan mendapatkan nomor ponselnya" lagi lagi batin Sakura menjerit


Drtt


Drtt


Derrt


Suara getar ponsel milik Kensuke mengalihkan atensi mereka berdua,Kensuke mengambil ponselnya dan memberi nama nomor Sakura


"Aku sudah menyimpan nomormu dan nomorku juga sudah disimpan dikontak ponselmu,namanya Kensuke"


"Ha'i"


"Kalau begitu aku pergi, jane Sakura-chan" pamit Kensuke dan mengedipkan matanya sebelah guna menggoda gadis pinkki itu dan perbuatan Kensuke itu membuat Sakura kegirangan bukan main


"Kyaaa dia manis sekali,kenapa aku baru menyadari kehadirannya"setelah menjerit kegirangan seperti itu dengan cepat Sakura meninggalkan kelas XI A


"Untung saja Naruto-kun dan Sasuke-kun tidak ada, bisa bisa mereka berdua marah besar dan tidak memperbolehkan aku satu kelompok dengan Kensuke-kun" bisiknya kepada dirinya sendiri


Tanpa Sakura ketahui ada dua pasang mata yang melihat semua kejadian itu kemudia salah satu dari mereka menyeringai dan langsung pergi meninggalkan tempat persembunyiannya,sedangkan satu orang lagi hanya mengepalkan tangannya kuat kuat


"Cih" orang itu hanya mendecih dan pergi meninggalkan persembunyiannya juga


.


.


.


.


Suara langkah kaki seseorang mengalihkan atensi Sasuke yang memang dia sedang menunggu kedatang Kyosuke dan dia mengira bahwa yang datang adalah Kyosuke tapi ternyata salah orang itu adalah Kensuke dengan cepat dirinya bersembunyi dan etah kenapa dirinya merasa heran kenapa dirinya harus bersembunyi seperti ini


Sasuke melihat Kensuke berjalan kearah motor sport merahnya dan dihadiri oleh dua orang yang dia kenal


"Sai Himeka apa yang sedang mereka lakukan disini" batinnya


"Bagaimana apa kau berhasil menggoda gadis itu" Sai yang mengeluarkan suaranya terlebih dulu,sungguh dia benar benar sangat penasaran apa yang Kensuke lakukan dengan gadis pinky itu sehingga begitu lama keluar dari kelasnya


"Tentu saja aku berhasil,aku kan tampan dan juga manis" narsis Kensuke,Sasuke yang sedang bersembunyi hanya bisa swadrop saat mendengar kenarsisan Kensuke,sungguh Sasuke tidak menyangka laki laki seperti Kensuke yang selalu terlihat cool dan juga dingin bisa senarsis ini,ingin sekali rasanya dia tertawa tapi rasanya tidak mungkin dia tertawa yang ada tempat persembunyiannya akan ketahuan


Pluk


Lagi lagi seseorang menepuk pundaknya dan ingin rasanya Sasuke mengumpatinya tapi tidak jadi setelah mengetahui siapa yang mengagetkannya itu,tapi hanya seperkian detik alisnya mengkerut tanda dia bingung


"Kenapa kau bersama Sara" tanya nya penasaran


"Sara dan aku yang mencari bukti itu jadi dia akan bersama kita"


"Hn" balas Sasuke


"Tapi apa yang sedang kau lakukan disini Uchiha,kau seperti penguntit saja" tanya Sara penasaran


"Shuttt" Sasuke menyimpan jari telunjuknya dibibir dan menyuruh mereka berdua agar tidak berisik


"Ada apa" tanya Kyosuke berbisik


"Lihatlah" ujar Sasuke dan menunjuk kearah Kensuke,Sai dan juga Himeka berada,Sara dan Kyosuke hanya mengernyit bingung


"Memangnya apa yang aneh dari mereka Sasuke" bisik Kyosuke lagi


"Diamlah dulu kita dengarkan dulu pembicaraan mereka"


"Oh oke"


"Apa kau yakin semua rencana kita akan berhasil Ken"


"Iya Ken apakah semuanya akan berjalan dengan baik,aku takut kau terluka,kau tau sendiri gadis itu sangat berbahaya,aku tidak ingin kau terluka lagi Ken" ujar Himeka menimpali


"Yang dikatakan Himeka benar Ken,apa kau yakin rencana kita akan berhasil untuk membuka kedok dia"


"Kalian tidak perlu khawatir aku yang sekarang tidak selemah yang dulu"


"Aku tau, tapi apa kau tau satu tahun yang lalu aku sangat prustasi saat mendengar bahwa kau kecelakaan dan mati,tapi saat bertemu dengan mu kembali dibandara Konoha aku sangat bahagia,bagaimanapun juga kau adalah sahabat masa kecilku Hinata"


Kensuke alias Hinata melotot kearah Sai tanda bahwa dia sangat sensitif dengan nama itu


"Sai bukankah sudah ku katakan jangan memanggil nama itu lagi,aku yakin kau tak sebodoh itu,sudah berapa kali kukatakan Hyuga Hinata sudah mati sejak kecelakaan itu dan sekarang yang berdiri dihadapan kalian adalah seorang ketua yakuza Kensuke Enime,ingat baik baik itu dan aku mana mungkin celaka oleh gadis itu karena aku memiliki banyak anak buah" jawab Kensuke panjang lebar


"Aku tau tapi sampai kapanpun namamu akan tetap menjadi Hyuga Hinata,Hinata kau itu perempuan walaupun kau adalah ketua Yakuza tapi semua itu tidak bisa dipungkiri bahwa kau adalah seorang Hyuga" balas Sai


"Kalian berdua sudah jangan ribut disini nanti ada yang mendengar pembicaraan kita"


"Aku tidak peduli katakan kepada ketuamu itu bahwa sampai kapanpun dia pasti akan kembali menjadi Hyuga Hinata,Hinata yang kukenal bukanlah Hinata yang sedang berdiri dihadapan ku sekarang" jawab Sai marah,dia terlalu marah karena Hinata selalu memaksakan dirinya dan mengirim dirinya ke sebuah jurang kematian dan dia tidak ingin kehilangan sahabatnya yang paling berharga bagi dirinya


"Sai,aku yakin kau tau betul kenapa Hinata melakukan semua ini,kau tau betapa hancurnya Hinata selama satu tahun ini,apa kau lupa betapa terpuruknya Hinata saat dirinya difitnah,apa kau melupakan semua itu hah" tanya Himeka marah


Sai hanya diam,dia lupa bahwa Hinata sangatlah menderita selama setahun bahkan sampai sampai Hinata tidak ingin bangkit lagi untuk menjalani hidupnya,tapi sekarang apa yang dia lakukan dia malah menyakiti perasaan sahabatnya lagi karena mengungkit ngukit  masalah yang begitu rumit ini


Kensuke alias Hinata hanya diam membisu,kemudian dia berjalan tanpa suara kearah motor sportnya dan menyalakan mesin motor itu dan motor itu melesat pergi meninggalkan parkiran sekolah Konoha High School,Sai yang melihat hal itu menjadi waswas kembali


"Jika terjadi sesuatu dengan Hinata kau yang bertanggung jawab Sai" ujar Himeka dan pergi meninggalkan Sai seorang diri diparkiran Sekolah,Himeka berjalan menuju mobilnya dan memasuki mobil sport berwarna abu abu,mobil yang Himeka kendarai pergi meninggalkan halaman sekolah


"Argght sial aku harus minta maaf kepadanya,maafkan aku Hina-chan kalau aku membuka luka lamamu" ujar Sai lirih dan sekarang giliran Sai yang meninggalkan sekolahan,mobil yang dikendarai sudah tidak terlihat lagi dari pandangan orang orang yang sedang bersembunyi dan mendengar pertengkaran mereka sungguh ini semua mengejutkan mereka bertiga


.......


.......


.......


.......


...Tbc...


...Selesai...


...Dipublikasikan : Selasa, 09 Maret 2021...


...Jam : 18.23...