
Sasuke,Kyosuke dan juga Sara,mereka bertiga membulatkan mata mereka karena keterkejutan mereka,jadi Kensuke itu adalah Hinata sahabat mereka tapi tidak dengan Sasuke karena Hinata tidak akan pernah menjadi temannya ataupun sahabat
Sasuke hanya bisa melongo,sungguh ini sangat mengejutkan untuknya jadi ini alasannya kenapa mimpi buruk itu kembali lagi saat Kensuke menjadi murid baru disekolahnya
"Sasuke" ujar Kyosuke dan menghadap kearah Sasuke,Sasuke menegakan tubuhnya
"Aku mengerti,aku tidak akan memberitahukan hal ini kepada siapapun" balas Sasuke,berterimakasihlah kepada otak pintarnya yang bisa membaca situasi saat ini,apalagi Sasuke sudah melihat poto itu jadi sekarang Sasuke bersumpah akan membuka kedok kejahatan Sakura kepada semua orang
Sepertinya Sasuke akan berpihak kepada Hinata dan akan membantunya untuk membuka kedok Sakura,beruntung Hinata tidak membawa photo photo yang sudah diberikan Kyosuke kepadanya
"Jadi apa rencamu sekarang Kyo"
"Aku akan melakukan apa yang ada didalam otakmu Sasuke " balas Kyosuke
"Apa maksudmu Kyosuke " tanya Sara
"Aku mengerti" jawab Sasuke dan mengabaikan pertanyaan Sara dan itu membuat Sara cemberut karena tidak diberitahu apa maksud perkataan Kyosuke pada Sasuke
"Kalau begitu kita buat rencananya sekarang"
"Hn"
"Tapi kita akan menyusun rencana kita dimana" tanya Sara
"Kau benar juga Sara" Sara hanya menunjukan senyum bangga dengan pemikirannya sendiri,Kyosuke hanya memutar bola matanya bosan melihat kelakuan Sara yang seperti itu
"Ayo pergi sebelum ada orang yang datang" ajak Sasuke
''Baiklah tapi kita pergi kemana"
"Kerumahku"
"Hey Uchiha lalu aku bagaimana" tanya Sara sewot yang benar saja mereka harus kerumah Sasuke bahkan melihat orangnya saja membuat Sara ingin menghajarnya sampai mati apalagi menginjakkan kaki di rumahnya Sasuke dia tidak akan pernah sudi
"Kau tenang saja,aku yang akan memberitahu semua rencana nya"
"Baiklah kalau begitu aku pulang dulu "
"Hmmm" balas Kyosuke,Sara berjalan menuju mobil sport miliknya dan memasuki mobil itu,setelah menyalakan mesin mobilnya,Sara langsung tancap gas dan mobil itu menghilang dari pandangan Sasuke dan juga Kyosuke
Sekarang tinggal Sasuke dan Kyosuke,mereka berdua memutuskan untuk pergi ke kediaman Uchiha untuk membahas masalah tadi
.
.
.
.
.
Sebuah mobil mewah memasuki mansion Uchiha dan mobil itu adalah milik Kyosuke dan Sasuke berada didalamnya,setelah pintu gerbang itu dibuka oleh satpam kediaman Uchiha,mobil itu melesat masuk ke halaman depan mansion Uchiha,kemudian mereka berdua turun dari mobil dan tidak lupa menutup pintu mobil itu kembali.Sasuke dan Kyosuke berjalan beriringan menuju pintu utama
Cklek
Pintu itu terbuka dari dalam sebelum Sasuke membuka pintunya dan ternyata yang membuka pintu itu adalah Mikoto Uchiha,ibu Sasuke sendiri
"Eh Sasu-kun kau sudah pulang nak" tanya sang ibu
"Hn" balas Sasuke seperti biasanya dengan konsonan "Hn"andalannya,ibu Sasuke yang memang sudah mengerti kelakuan anaknya hanya tersenyum manis dan mengalihkan atensinya kearah Kyosuke
"Teman baru" tanya nya
"Hn" lagi lagi kosakata "hn"nya yang keluar dari bibir Sasuke,sedangkan Kyosuke hanya melongo melihat interaksi anatara anak dan ibu
"Pantas saja disekolah dia selalu bersikap dingin bahkan kepada ibunya sendiripun dia berbicara dingin" batin Kyosuke
"Salam kenal Basan saya Kyosuke temanbya Sasuke" ujar Kyosuke ramah dan memperkenalkan dirinya,setelah sadar dari keterkejutannya melihat interaksi Sasuke dan ibunya
"Ah Kyo-kun jangan sukan jika disini agaplah rumah sendiri " balas Mikoto dan tersenyum tulus kearah Kyosuke
"Ha'i Basan" jawabnya dan membungkukkan badan 90°
"Kasan mau pergi keluar dulu baik baik dirumah Sasu-kun " Mikoto memperingati putra tersayangnya itu dan hanya diangguki kepala oleh Sasuke
Setelah kepergian Mikoto,Sasuke dan Kyosuke berjalan menuju kekamar Sasuke,ya Sasuke berniat membawa Kyosuke kekamarnya padahal selama ini dia tidak pernah membiarkan siapapun memasuki kamarnya bahkan Naruto sekalipun yang notabenenya adalah sahabat Sasuke sendiri
Sasuke dan Kyosuke sudah berada didalam kamar,Sasuke pergi ke kamar mandi guna mengganti baju mana mungkin dia ganti baju dihadapan Kyosuke,sedangkan Kyosuke,dia mendudukan dirinya disebuah sofa yang ada dikamar Sasuke
Beberapa menit kemudian Sasuke keluar dari kamar mandi dengan pakaian santai nya dan menghampiri Kyosuke guna untuk membahas renaca apa yang akan mereka lakukan untuk membongkar kedok Sakura,bagaimanapun juga sekarang Sasuke sudah mengetahui semua kebenarannya tentang Hinata,walaupun hanya lewat photo
Sasuke sebelum menghampiri Kyosuke dia melangkahkan kakinya menuju nakasnya dimana dia menyimpan photo Hinata yang sedang dibekap dan dibawa paksa kedalam sebuah mobil hitam dan tidak hanya photo Hinata yang ada ditangannya tapi photo Sakura yang sedang bermesraan dengan laki laki yang pernah ada divideo bersama Hinata yang disebar dan menggemparkan negara Konoha sehingga nama baik gadis itu tercoreng bahkan ayahnya sendiri memarahinya didepan umum
.
.
.
Sasuke setelah membawa photo photo itu,dia berjalan menuju karpet yang sedang diduduki oleh Kyosuke,sekarang mereka berdua harus membahas masalah yang sedang mereka hadapi
"Jadi apa rencana mu Sasuke " tanya Kyosuke
"Aku juga tidak tau"
"Kenapa tidak tau" sewot Kyosuke sedangkan Sasuke hanya mendengus kesal
"Bukti ini tidak cukup untuk ku berpikir dan membuat rencana"
"Kau tau sendiri bukti dalam bentuk video itu sudah Hinata hapus semuanya tanpa tersisa" ujar Kyosuke
"Tenang saja aku akan mengembalikan semua file yang hilang kembali"
"Caranya " tanya Kyosuke lagi
"Soal masalah seperti ini aku tidak bisa melakukannya kecuali seseorang"
"Tapi Sasuke, kita tidak mungkin melibatkan orang lain dalam masalah inikan"
"Tenang saja aku yakin dia dapat kita percaya dan dia juga bisa menjaga rahasia kita"
"Baiklah aku terserah padamu,tapi awas saja kalau orang kepercayaan mu ini menghianati kita maka aku tidak akan segan segan untuk menghabisi mu" pasrah dan ancam Kyosuke
"Percayakan saja semuanya padaku" Kyosuke menanggapi Sasuke hanya dengan menganggukan kepalanya
Setelah mendapat persetujuan dari Kyosuke,Sasuke merogoh saku celananya dan mengeluarkan smartphone mewah milik nya,dia mulai mengetik sesuatu kemudian menghubungi sebuah nomor yang sangat familiar untuknya
Tut
Tutt
Tutt
Tit
"Hallo" ujar seseorang disebrang telpon itu
"Aku perlu bantuanmu" ujar Sasuke to the point
"Kau ingin aku melakukan apa "
"Nanti kau akan tau sendiri,aku akan mengirimkan alamatnya kepadamu dan aku akan menjelaskan semuanya nanti disana " ujar Sasuke panjang lebar dan membuat orang yang ada disebrang telpon hanya bisa melongo karena ini baru pertakalinya dia mendengar Sasuke bicara dengan panjang lebar lagi setelah kejadian satu tahun yang lalu saat laki laki itu berkelahi dengan Kyosuke
"Hallo" ujar Sasuke karena tidak mendengar jawaban dari silawan bicaranya
"Aah" seseorang itu tersadar dari keterkejutannya
"Aku mengerti nanti aku akan datang ke alamat yang akan kau kirim " balasnya
"Hn...dan pastikan kau datang sendiri"
"Ada apa sebenarnya kenapa aku merasa ada yang tak beres Sasuke " ujar orang itu mulai gelisah
"Sudah kukatakan aku akan menjelaskannya nanti,sekarang ini kau hanya perlu menuruti apa yang aku katakan" balas Sasuke lagi
"Hah,baiklah" orang itu hanya bisa menghela nafas dengan kelakuan sahabatnya yang super dingin itu,kemudian panggilan itu Sasuke akhiri dengan sepihak dan membuat orang yang di telponnya mengumpat
.
.
.
Tap
Tap
Tap
Suara sepatu seseorang yang bergesekan dengan lantai yang terbuat dari marmer mewah terdengar dan melewati beberapa pintu kamar apartemen,dia sedang mencari nomor kamar apartemen yang sudah dikirimkan oleh sahabatnya
"131,132,133" orang itu menghitung nomor kamar apartemen yang ada dihadapannya dan saat dirinya mengatakan nomor 133 dia berhenti karena kamar apartemen ini tujuan nya
"Apartemen ini cukup mewah tapi ini bukan apartemen Sasuke" batinnya
"Sasuke dimana bukannya dia yang menyuruhku datang kesini,mungkin dia didalam sebaiknya aku telpon saja" monolognya
"Tunggu dulu buat apa aku menelponnya kalau dipintu ini ada bel,ck dasar bodoh" orang itu hanya mengumpat karena kebodohannya sendiri
Laki laki itu mulai melangkah kearah pintu dan mulai menekan bel
Tet
Tet
Tett
Cklek
Pintu apartemen itu terbuka dan memperlihatkan Sasuke dengan tampang biasa nya,apalagi kalau bukan dengan wajah yang datar bagaikan triplek
"Masuklah" ujarnya orang itu hanya diam dan mengikuti langkah kaki Sasuke yang memasuki apartemen itu
"Ini apartemen siapa" tanyanya
"Nanti kau akan tau sendiri" balas Sasuke dan membuat lawan bicaranya mendengus kesal
Mereka berdua berjalan menuju sebuah kamar dan terpampanglah kamar yang sangat luas itu dan menghadap kearah jendela sehingga kita bisa melihat pemandangan dari dalam kamar itu,tapi bukan itu yang membuat laki laki itu tertarik sekaligus terkejut
"Kyosuke" ujarnya
Kyosuke yang merasa namanya dipanggil langsung mengalihkan atensinya dari komputer milik nya
"Sasuke dia" balas Kyosuke terbata,Kyosuke sangat terkejut mendapati orang yang ada dihadapan nya
"Jadi dia orang kepercayaan mu Sasuke " tanya Kyosuke setelah tersadar dari keterkejutannya
"Hn" balas Sasuke ambigu yang membuat Kyosuke mengumpati nya
"Kenapa kau bersama dengannya Sasuke,kau tau dia sahabatnya siapa" tanya laki laki itu sinis,Kyosuke hanya memutar bola matanya malas
"Ini" Sasuke bukan nya menjawab pertanyaan nya dia malah menyodorkan sebuah poto
"Apa ini"
"Sebuah kebenaran"
"Kebenaran apa Sasuke "
"Aku yakin kau tak sebodoh itu Shika setelah kau melihat poto itu" balas Sasuke lagi
Ya orang yang dihubungi oleh Sasuke adalah Shikamaru,karena Shikamaru dapat menjaga rahasia dengan baik dan selalu bersikap netral
Shikamaru langsung melihat poto poto itu dan terkejut saat melihatnya
"Hah" dia hanya menghela napas
"Jadi apa yang kau inginkan dariku" tanya Shikamaru
"Aku ingin kau mengembalikan semua bukti video yang ada dikomputer Kyosuke"
"Mengembalikan sebuah file yang sudah hilang itu tidak mudah Sasuke"
"Shikamaru aku tau kau adalah orang yang sama yang sudah menghilangkan file itu"
"Apa maksud perkataanmu Sasuke " geram Shikamaru
"Kau fikir aku bodoh,aku ingat setiap kali kita berbicara kau selalu pamit pergi untuk mengangkat telpon dan aku juga pergi menuju belakang taman sekolah karena tidak biasanya kau mengangkat telpon dihadapan kami,jadi aku mendengar semua percakapan mu yang awalnya aku tidak tau dengan siapa kau berbicara dan aku langsung mengabaikanmu,tapi saat tadi sebelum bel masuk berbunyi kau pergi lagi ketaman sekaloh untuk mengangkat telpon dari seseorang" jawab Sasuke panjang lebar yang membuat Kyosuke mengaga tidak percaya
"Apakah aku sedang bermimpi Sasuke bicaranya sekarang panjang panjang dan malah mendekati cerewet" pikirnya
"Dan orang yang menelponmu itu adalah Kensuke atau yang sebenarnya adalah Hyuga Hinata, sejak kapan Shika,sejak kapan kau dan dia begitu akrab seperti ini" ujar Sasuke lagi dan bertanya tentang kedekatan Shikamaru dan Hinata
Ini benar benar tidak adil untuknya pertama Hinata selalu dekat dekat dengan Kyosuke,kedua gadis itu selalu tersenyum kepada Sai si mayat hidup yang ternyata mereka berteman sejak kecil yang tidak pernah seorangpun tau kecuali dirinya yang saat itu mendengar suara seseorang yang menangis, dia mengira itu adalah orang lain, tapi saat membuka pintu UKS hanya sedikit pintu itu terbuka dia bisa melihat Hinata yang menangis tersedu sedu yang membuat Sai gelagapan dan cerita yang Hinata ceritakan membuat Sai terkejut begitu juga dengan dirinya, jadi Hinata dan Sai sudah saling kenal sejak dulu hanya saja Sai melupakan gadis itu, karena sudah lama tak bertemu dan sekarang Hinata akrab dengan Shikamaru dan dia tidak tau darimana awalnya mereka berdua bisa berteman baik seperti ini dan ini membuat Sasuke frustasi
.......
.......
.......
...Tbc...
...Dipublikasikan : Kamis, 11 Maret 2021...
...Jam : 20.10...