A Live

A Live
Chapter 27



Kensuke sudah kembali dari kediaman Uchiha bersama dengan Sai dan mereka berdua memasuki kelas secara bersamaan dan tidak seorangpun yang menaruh curiga kepada mereka kenapa mereka bisa kembali ke kelas secara bersamaan


Mereka berdua menduduki bangku yang kebetulan mereka memang satu bangku


"Kalian darimana" bisik seseorang dari belakang yang membuat mereka berdua terlonjak kaget


"Himeka kau mengagetkanku" ketus Sai


Himeka hanya mendengus kasar saat mendengar suara Sai,bodo amat soal Sai dia hanya peduli dengan Kensuke


"Aku tidak peduli kau kaget atau tidak" ujarnya dan mendudukan dirinya dibangku,kebetulan tempat duduk Himeka  tepat berada dibelakang mereka


"Kalian darimana " tanya nya lagi


"Ada urusan mendadak'' jawab Kensuke sekenannya


"Urusan apa sampai sampai si mayat hidup ini berlari keluar dengan cepat seperti orang gila" celetuk Himeka dan menekankan kata mayat hidup dan gila kepada Sai dan Sai yang dikatai gila hanya mendelik tajam tidak suka


"Kau" suaranya tersedat tidak tau harus bicara apa dan akhirnya hanya bisa menghela nafas kasar,daripada melayani perempuan seperti Himeka yang membuat kepala pusing lebih baik dia diam tidak melakukan apa apa,walaupun sebenarnya dia sangat kesal kepada perempuan itu


"Sudahlah kau tidak perlu tau apa yang terjadi hari ini,ingat rencana kita jangan terlalu mencolok Himeka" balas Kensuke


"Ha'i ha'i aku mengerti soal itu, tapi beberapa minggu yang lalu semua orang mengira bahwa kita pacaran, karena hanya kita pernah satu mobil" jawab Himeka tenang tanpa mengetahui ekspresi lawan bicaranya


Kensuke yang baru mendengar hal itu jadi lebih frustasi hey dia ini perempuan kenapa malah digosipin pacaran dengan Himeka yang notabenenya gadis itu seditik lebay dan juga bar bar,semoga saja mereka dapat hidayah dan melihat kenyataannya


"Apa" teriakan itu bukan berasal dari Kensuke melainkan Sai dan sukses membuat seluruh penghuni kelas XI-A melihat kearahnya,sedangkan Sai hanya tersenyum kikuk,Himeka yang melihatnya hanya terkikik geli


Selang beberapa menit gurupun datang dan mengajar mereka,Kensuke melihat Sara yang mengacungkan tangan dan gadis itu mengatakan bahwa dia ingin ke kamar mandi dan hanya berselang 3 menit Kyosuke juga angkat tangan dan mengatakan hal yang sama dengan Sara bahwa dia ingin ke kamar mandi dan Kensuke yang tau apa alasan mereka pergi hanya menyeringai penuh kemenangan


"Sampai kapanpun kalian tidak akan mengetahui siapa yang sedang berurusan dengan kalian, maaf bukan maksud tidak menghargai kerja keras kalian hanya saja aku ingin sedikit bermain main dengan mereka" batin Kensuke


.


.


.


.


Sasuke sudah sampai didepan kelasnya dan dia hanya diam mematung karena bingung harus melakukan apa,hei sejak kapan seorang Sasuke Uchiha menjadi bingung seperti ini


Pluk


Seseorang menepuknya dari belakang,Sasuke menoleh kebelakang dan mendapati Kyosuke bersama dengan Sara


"Sasuke/Uchiha" ujar Kyosuke dan Sara berbarengan


"Kyo,Sara Kalian berdua dari mana" tanya Sasuke,Sara hanya cuek tidak menanggapi omongan Sasuke sedangkan Kyosuke menjawab pertanyaan Sasuke


"Aku dari kamar mandi"


"Kamar mandi berdua" tanya Sasuke ambigu


"Khehe" Kyosuke hanya terkekeh kemudian menggelengkan kepalanya


"Tidak mungkin kami kekamar mandi bersama Sasuke" Sara yang tau kemana arah pembicaraan ini hanya bisa mendelik tajam kearah Sasuke dan Sasuke tidak tertarik dengan kekesalan gadis itu


"Kyo ada yang ingin kubicarakan denganmu" ujar Sasuke to the point


"Kita bicarakan saja nanti Sasuke,sepulang sekolah kau tunggu aku diparkiran " balas Kyosuke


"Hn"  Sasuke hanya mengeluarkan kata kata "Hn" andalannya dan menganggukan kepala tanda bahwa dia akan menunggu Kyosuke nanti sepulang sekolah diparkiran


"Kalian berdua sebaiknya sudahi pembicaraan kalian,sekarang kita masuk kelas" timpal Sara


Sasuke,Kyosuke dan Sara, mereka bertiga memasuki kelas dan mendapati berpuluh puluh pasang mata dan sebagian dari mereka penuh tanda tanya.Tentu saja mereka akan merasa heran kenapa seorang Uchiha Sasuke bisa masuk kelas bersamaan dengan Kyosuke dan juga Sara


"Oh kalian sebaiknya cepat duduk dibangku kalian masing masing " ujar Anko Sensei yang merupakan guru Bahasa inggris dan juga termasuk guru killer disekolah ini selain guru Bk yaitu Ibiki Sensei


"Ha'i/hn" ujar mereka bertiga secara bersamaan


Sasuke melangkahkan kakinya menuju bangku dan dia memilih duduk dibangku Kiba yang kebetulan bangku itu kosong, karena teman sebangku Kiba sedang sakit dan itu membuat semua orang bertanya tanya kenapa Sasuke duduk dibangku Kiba bukankah Sasuke selalu satu bangku dengan Sakura tapi kenapa sekarang Sasuke seolah olah sedang menjauhi gadis itu


Naruto yang melihat hal itu bertanya tanya apa yang terjadi dengan sahabat Temenya itu,Kenapa Sasuke duduk sebangku dengan Kiba,sedangkan Kiba,dia hanya acuh tak acuh saat sahabatnya itu memilih duduk dibangunnya dibandingkan dengan Sakura


Seseorang yang mengetahui penyebab Sasuke yang jadi lebih dingin kepada sakura menyeringai


"Sepertinya Sasuke-kun sudah mengetahui sifat asli gadis pinky itu,baguslah dengan begitu aku akan mudah untuk melampiaskan semua kemarahanku padanya" batin nya


.


.


.


.


Semua penghuni kelas XI A semuanya pada sibuk sendiri dengan urusan mereka,Anko memberikan tugas kelompok kepada mereka dan ini merupakan kesempatan Kensuke untuk satu kelompok dengan Sakura tentu saja agar dia mudah menjalankan rencananya yang terselubung


"Baiklah anak anak untuk tugas minggu depan kalian berkelompok,dalam satu kelompok terdiri dari dua orang" jelasnya


Kensuke yang mendengar hal itu langsung berdiri,Anko mengernyit heran dengan kelakuan Kensuke begitu juga dengan semua murid kelas XI A mereka semua terheran melihat Kensuke yang berdiri tiba tiba seperti itu


"Kensuke-san ada apa" tanya Anko


"Sensei boleh aku mengatakan sesuatu"


"Boleh apa yang ingin kau katakan"


"Bolehkah aku menentukan dengan siapa aku satu kelompok" tanyanya lagi


"Kenapa kamu ingin menentukannya sendiri"


"Tidak kenapa napa tapi hanya ingin,tapi kalau tidak bisa,saya tidak keberatan"


"Hmm " Anko menyimpan jari telunjuknya didagu,seolah olah dia sedang memikirkan sesuatu,tapi belum sempat dia mengatakan apa yang ingin dia katakan,dia malah mendapat telpon dari seseorang


"Tunggu dulu sebentar anak anak saya mengangkat panggilan telpon dulu" ujarnya


Anko keluar kelas agar dia bisa leluasa berbincang bincang dengan lawan bicaranya ditelpon,Anko mengangkat panggilannya


"Hallo"


"Hallo apakah ini dengan Anko-san guru Bahasa inggris disekolah KHS" tanya orang itu,Anko hanya mengernyit bingung siapa orang yang menelponnya ini dan bagaimana dia tau soal dirinya yang mengajar di KHS dan juga pelajaran apa yang dia ajarkan kepada anak anak didiknya itu


"Iya ini saya darimana anda tau nama saya dan juga saya mengajar apa dan dimana" tanya Anko penasaran


"Anda tidak perlu tau siapa saya,saya hanya ingin meminta bantuan anda "


"Bantuan apa tuan"


"Saya ingin Kensuke satu kelompok dengan gadis incarannya yang bernama Sakura Haruno"


"Kensuke Sakura apa maksud anda"


"Anda tau kan kalau anak muda itu suka malu malu mengakui perasaan mereka kepada orang yang disukainya,jadi saya hanya ingin anda membantu mendekatkan Kensuke dan juga Sakura-san bagaimana" jelas orang itu panjang lebar


"Oh begitu rupanya,baiklah saya akan mencoba membantu mendekatkan mereka berdua"


"Terimakasih banyak Anko-san atas bantuannya"


"Sama sama tuan,kalau begitu saya akhiri dulu panggilannya"


"Baiklah Anko-san,sampai jumpa lain waktu"


"Sampai jumpa lain waktu juga tuan"


Tut


Tuut


Tuuut


Panggilan itu berakhir,Anko hanya bisa menghela Nafas pasrah,sekarang dia tau kenapa Kensuke menanyakan hal seperti tadi dan Anko memutuskan untuk kembali lagi kedalam kelasnya


Tunggu dulu sepertinya dia melewatkan sesuatu,ah ya darimana orang itu tau bahwa dia akan memberikan tugas secara berkelompok kepada murid muridnya tapi ya sudahlah daripada dia bingung memikirkan siapa orang itu lebih baik dia kembali ke kelas dan memberitahukan murid muridnya soal kerja kelompok itu


.


.


.


.


Dret


Drett


Dretttt


Suara getar ponsel milik seseorang mengalihkan atensi pemiliknya,dia merogoh sakunya dan mendapati sebuah pesan


"Aku sudah melakukan tugas yang kau berikan" itulah kira kira isi pesan itu


"Kerja bagus kalau begitu aku akan mentransfer uangnya ke rekeningmu"


"Baiklah terimakasih banyak Tuan"


Setelah pesan terakhir dia tidak membalasnya lagi dan langsung memasukan ponselnya kedalam saku celananya,tapi seseorang mengagetkannya


"Siapa Ken" tanya orang itu


Kensuke yang ternyata adalah orang yang mendapat pesan dari orang suruhannya itu terlonjak kaget dan mengelus dadanya


"Sai,kau mengagetkanku" Sai hanya tersenyum palsu dan Kensuke hanya memutar bola mata nya malas saat melihat senyuman palsu milik Sai


"Siapa" tanya Sai lagi


"Orang suruhanku" balas Kensuke akhirnya


"Memangnya kau menyuruh dia untuk melakukan apa"


"Aku menyuruhnya untuk menelpon Anko-sensei "


"What sampai segitunya kamu ingin satu kelompok dengan gadis pinky itu"


"Aku yakin kau tidak sebodoh itu,jika kau tidak tau niat terselubungku Sai"


"Hehe" Sai hanya cengengesan Kensuke lagi lagi mendengus sebal,ingin rasanya dia tenggelamkan Sai kelautan


Cklek


Suara pintu yang dibuka mengalihkan antesi mereka berdua,bukan hanya mereka berdua yang mengalihkan atensinya kedepan tapi seluruh murid penghuni kelas XI A mereka semua mengalihkan atensi mereka dan mendapati Anko yang kembali kedalam kelas


Anko yang baru memasuki kelas hanya menghela nafas rendah,kemudian mata nya menjelajah keseluruh kelas dan netranya bersibobrok dengan onix milik Kensuke dan lagi lagi dia hanya menghela nafas,apalagi setelah mengetahui bahwa Kensuke menyukai Sakura dan orang yang menelpon nya menyuruh dia untuk menyatukan mereka dalam kerja kelompok ini


"Baiklah anak anak sekarang saya akan membagi kelompoknya,ingat satu kelompok terdiri dari dua orang dan kalian tidak boleh menolaknya, karena saya yang menetukan kalian akan satu kelompok dengan siapa" ujar Anko panjang lebar


"Ha'i" jawab murid murid serempak kecuali Sasuke,Gaara,Shino dan Kensuke


.......


.......


.......


.......


...Tbc...


...Dipublikasikan : Senin, 08 Maret 2021...


...Jam : 20.46...