
Mulai
Kamis, 20 Agustus 2020
Jam : 07.52
Selamat membaca semuanya😉 Jangan lupa putar videonya ya🤗
.
.
.
Sudah 2 minggu berlalu dan banyak hal yang terjadi yang dialami oleh semua orang, terutama yang dialami oleh Kensuke,dimana setelah dia selesai mengerjakan tugas kelompok yang diberikan oleh Anko-Sensei,dia mendapat telpon dari anak buahnya bahwa mereka sudah menangkap perempuan yang menjadi mata mata diperusahaan Hyuga demi mencari informasi apa yang sedang dilakukan oleh Neji serta Shion,saat itu juga Kensuke menyuruh anak buahnya untuk menyekap perempuan itu
Bukan hanya itu saja yang terjadi,Kensuke dan Sakura semakin dekat dan Naruto semakin uring uringan,karena Sakura selalu beralasan akan pergi dengan Kensuke karena kerja kelompok, tapi pada kenyataannya tidak ada kerja kelompok dan Naruto hanya melihat Sakura yang menghabiskan waktu bersama dengan Kensuke atau kita sebutkan saja kencan,sedangkan Sasuke,Shikamaru,Sara dan Kyosuke semakin kesal dan geli melihat bagaimana seorang Sakura selalu bermanja dengan Kensuke
Kensuke sendiri,dia sudah muak dengan Sakura dan ingin sekali dia muntah tiap kali dia berbuat manis kepada Sakura,tapi selalu dia tahan bagaimanapun juga permainan itu belum selesai,sedangkan Sai dan Himeka hanya bisa menatap Kensuke dengan nanar penuh kasihan,karena harus berurusan dengan singa betina bar bar macam Sakura
Shion dan Neji juga sudah mengunjungi kediaman Himeka Itska,mereka mencari Hinata disana tapi mereka tidak menemukan Hinata sama sekali disana dan mereka sangat sedih,mereka benar benar tidak bisa menerima kenyataan bahwa Hinata sudah tiada,sedangkan Matsuri,gadis itu berbohong kepada orang yang menyuruhnya mencaritahu Hinata, dengan mengatakan bahwa Hinata benar benar sudah tiada dan informasi yang dia dengar sebelumnya keliru,karena bagiamanapun juga mereka mencari keberadaan Hinata,mereka tetap tidak akan menemukan keberadaannya dan itulah faktanya,beruntungnya wanita paruh baya itu mempercayai Matsuri, tanpa tahu bahwa sebentar lagi dirinya akan hancur sehancur hancurnya
"Hah__" suara helaan napas seseorang membuat salah satu dari sahabatnya itu menghela napas kesal
"Sampai kapan kau akan menghela napas terus seperti itu" ujar Sai kesal
"Aku sangat bosan Sai" balas Kensuke
"Kalau bosan kenapa tidak jalan jalan saja" usul Himeka
"Aku sedang tidak ingin keluar,kau tau seharian ini aku harus menemani gadis gulali itu berbelanja dan itu membuatku menjadi seorang budak cinta dan sekarang ini aku sangat lelah" jawab Kensuke panjang lebar
"Sepertinya kau harus ekstra bersabar untuk menghadapinya,ingat waktu kita tinggal satu minggu lagi sampai acara pestival di adakan dan sebelum acara pestival itu datang kau masih harus berpura pura mendekatinya" ujar Shikamaru panjang lebar
"Sea aku sudah tidak sanggup lagi,Shika kau tau dia selalu menempel padaku layaknya perangko,bahkan dia tidak takut ketahuan oleh Sasuke dan Naruto bahwa dia sedang mendekatiku" balas Kensuke
"Itulah resiko yang harus kau tanggung" ujar Himeka,Sai dan Shikamaru secara bersamaan
"Argggghh__kalian bukannya menghiburku malah menambah beban pikiranku saja" kesal Kensuke dan beranjak dari duduknya,dia berniat pergi keluar rumah untuk mencari angin dan bodo amat dengan keberadaan ke tiga orang menyebalkan itu
"Hei Ken kau mau kemana" teriak Sai
"Cari angin " balas Kensuke dengan berteriak juga sedangkan ketiga orang yang masih ada diruang tamu hanya bisa menghela napas melihat tingkahlaku Kensuke
"Mode merajuknya sudah datang" gumam Himeka
"Dan itu sangat merepotkan" timpal Shikamaru
"Semoga saja tidak merepotkan,aku tidak mau menjadi samsaknya dia" saut Sai
"Haah__"ketiganya langsung menghela napas secara bersamaan
.
.
.
.
Brumm
Brummm
Brummmm
Suara deru mobil membelah jalanan Konoha dan pemilik mobil itu adalah Kensuke,dia benar benar sedang kesal dengan ketiga sahabatanya yang sangat menyebalkan itu,mereka bertiga bukannya menghiburnya atau mencari solusi agar dirinya tidak terus terusan ditempeli oleh Sakura,tapi malah tidak mendapatkan solusi apapun
Ckitt
Mobil itu berhenti ditaman Konoha dan Kensuke langsung keluar dari mobilnya tidak lupa dia juga menutup pintu mobilnya,Kensuke tidak ada niatan untuk pergi dari mobilnya,dia hanya menyandarkan tubuhnya dicap mobil,kemudian dia mengambil pematik dan sebatang rokok dan mulai menyalakan rokoknya,entahlah akhir akhir ini dirinya terlalu banyak pikiran dan dengan merokok dia bisa menghilangkan sebagian beban dipikirannya
Kensuke menyesap rokok dan menghembuskan asapnya,dirinya benar benar menyukai sensai rokoknya,tapi dirinya malah dikejutkan oleh suara seseorang
"Merokok tidak baik untuk kesehatan" ujar orang itu dari arah belakang
Deg
Detak jantung Kensuke tiba tiba berpacu cukup cepat dan itu mengakibatkan rasa sakit dihatinya terasa,suara itu Kensuke mengenalinya
"Sasuke" ujar Kensuke setelah dia menoleh kearah belakang dan mendapati Sasuke yang berjalan menuju kearahnya dan itu membuat jantungnya semakin berdetak cepat
Sasuke sudah berada disamping Kensuke,bahkan laki laki bermarga Uchiha itu tersenyum tipis kearahnya dan itu membuat Kensuke tekejut kembali,karena baru pertama kalinya dia melihat seorang Sasuke tersenyum kecil kearahnya, tapi senyuman itu sangat tulus dimata Kensuke
"Hei kenapa menatapku seperti itu" ujar Sasuke bingung dan tampang bingungnya itu entah kenapa membuat Kensuke ingin tertawa,oh ayolah wajah bingung Sasuke itu ternyata sangat lucu
"Nalakna" gumam Kensuke
"Kau mengatakan sesuatu" tanya Sasuke karena tidak mendengar dengan jelas gumaman Kensuke,sedangkan Kensuke tersadar dari lamunannya
"Tidak ada" balasnya sambil menyesap rokoknya kembali
"Hei sudah kukatakan merokok itu tidak baik untuk kesehatan" ujar Sasuke setelah melihat Kensuke menyesap rokoknya kembali
"Oh ayolah merokok adalah hal yang wajar,jangan bilang kau tidak pernah merokok" tuding Kensuke
"Kalau aku tak pernah merokok memangnya kenapa" balas Sasuke
"Tidak juga sih, lagi pula itu hakmu mau merokok atau tidak" jawab Kensuke
Sasuke dan Kensuke masih berbincang bincang,mereka berbicara layaknya seorang teman bahkan mereka berbicara tanpa ada rasa cangggung sama sekali
"Aku merindukanmu" gumam Sasuke setelah beberapa menit keheningan menguasai
"Apa kau mengatakan sesuatu" tanya Kensuke untuk memastikan bahwa pendengarannya tidak salah dengar
"Siapa yang kau rindukan" tanya Kensuke penarasan lebih tepatnya pura pura tidak tau
"Seseorang yang dulu pernah aku sakiti dan aku permainkan,kau tau setelah aku mendengar dia kecelakaan dan pergi untuk selama lamanya dari dunia ini,saat itulah aku sadar bahwa dia sangat berarti untukku" jawab Sasuke panjang lebar,Kensuke hanya diam membisu mendengar kata kata Sasuke dan membiarkan Sasuke untuk meneruskan perkataannya
"Sebenarnya aku sudah lama menyukainya,hanya saja aku tidak tau bagaimana cara mengungkapkan perasaanku padanya dan malah berujung dengan aku yang menyakitinya berulang kali,aku bahkan selalu memakinya dan berkata kasar padanya,aku tidak tau seberapa terlukanya dia dan aku yakin jika dia masih berada disini,dia pasti membenciku" sambung Sasuke,entah kenapa tiba tiba airmatanya mengalir begitu saja dan itu membuat Kensuke tersentak kaget
Sasuke masih menangis dalam diam,meratapi setiap perbuatan buruknya terhadap orang yang dirinya sukai atau lebih tepatnya cintai,siapa lagi kalau bukan Hinata,ya Hinata adalah orang yang Sasuke cintai,tapi Sasuke selalu menyakiti Hinata dan selalu menyangkal bahwa dirinya tak mungkin mencintai gadis urakan macam Hinata,tapi kenyataan pahit langsung menamparnya,dimana saat dirinya melihat berita bahwa seorang Hyuga Hinata mengalami kecelakaan dan besar kemungkinan mati ikut terbakar dengan mobilnya,saat itu juga pikiran Sasuke serasa kosong dan saat itu juga dirinya selalu bermimpi buruk,dimana Hinata dan Sai menghabisi teman temannya didepan matanya sendiri
Air mata Sasuke masih mengalir,bahkan dia sudah menyusutnya berulang kali dengan tisu yang diberikan oleh Kensuke
"Kenapa kau mengatakan hal itu padaku" ujar Kensuke
"Entahlah aku hanya ingin menghilangkan bebanku dengan bercerita kepada orang lain" balas Sasuke
"Eh bukannya kau punya sahabat,seharusnya kau bercerita kepada mereka" ujar Kensuke lagi
"Percuma jika aku berbicara kepada mereka" balas Sasuke
"Kenapa" Kensuke
"Karena mereka membencinya,aku juga tidak tau apa penyebabnya,kenapa mereka semua membencinya,tapi ada juga satu orang yang tak membencinya" Sasuke
"Siapa" Kensuke
"Simura Sai,dia sahabatku yang selalu tersenyum palsu,tapi saat berhadapan dengannya dia selalu tersenyum tulus,walaupun yang lainnya tidak menyadarinya sama sekali" Sasuke
"Kenapa kau seyakin itu,bahwa Sai sangat tulus menerima keberadaannya,sedangkan yang lainnya tidak" Kensuke
"Karena saat kami berpapasan hanya dia yang tidak berkomentar mengenai sikapnya,kau tau kenapa Sai berbeda dari yang lainnya" tanya Sasuke balik
"Tentu saja tidak bodoh" ujar Kensuke dan mendengus kesal,hei dirinya tidak tau apa apa tapi kenapa dirinya malah diberi pertanyaan seperti itu
"Oke bos kalem jangan nge gas"Â Sasuke
"Hei sejak kapan seorang Uchiha Sasuke jadi pelawak" Kensuke
"Sudahlah jangan membahas yang itu" ujar Sasuke dan memalingkan wajahnya untuk menyembunyikan wajahnya yang merona karena malu,Kensuke yang melihatnya hanya terkekeh
"Khehe__aku tak pernah menyangka jika kau bisa malu juga" ujarnya dengan nada mengejek,Sasuke mendelik tidak suka
"Siapa yang malu tidak tuh" sengit Sasuke
"Hei pipimu memerah tau,kalau bukan karena malu lalu karena apa" ledek Kensuke
"Hah__terserah" kesal Sasuke
"Bwahahaha__" Kensuke tertawa lepas karena melihat wajah malu Sasuke yang menurutnya sangat lucu
"Tertawa terus sana sampe puas" ketusnya
"Haha__oke oke aku tidak akan tertawa lagi,jadi kenapa kau seyakin itu soal Sai" ujar Kensuke walaupun tawanya masih belum reda
"Karena mereka berteman sejak kecil" Sasuke
"Darimana kau tau kalau mereka berteman sejak kecil" Kensuke
"Aku mendengarnya sendiri saat dia menangis di UKS sekolah" Sasuke
Kensuke diam membisu saat mengetahui fakta yang mengejutkan dari Sasuke,ternyata Sasuke sangat sangat berbahaya,jika seandainya dia tahu bahwa dirinya masih hidup
"Hei ini sudah malam kau tidak akan pulang" ujar Sasuke setelah beberapa menit terdiam,Kensuke langsung melihat pergelangan tangannya yang memakai jam tangan dan disana tertera 23.30 malam
"Hei kenapa sudah malam,perasaan tadi belum selarut ini" gerutu Kensuke
"Itu karena kita mengobrol,jadi kita tidak tau bahwa sekarang sudah tengah malam" Sasuke
"Kau benar sekali,ngomong ngomong kau kesini jalan kaki atau naik mobil" tanya Kensuke
"Aku jalan kaki soalnya aku sedang jalan jalan dekat gedung apartementku,tapi aku tidak sadar kalau aku sudah jauh dari gedung apartementku" curhat Sasuke,Kensuke hanya menggelengkan kepalanya,dia benar benar heran dengan Sasuke,bisa bisanya itu bocah pantat ayam gak sadar kalau dirinya sudah jauh dari gedung apartementnya
"Baiklah aku putuskan,aku akan mengantarmu pulang" putus Kensuke
"Eh tidak perlu aku bisa pulang dengan naik taxi" balas Sasuke
"Kau lupa sekarang sudah tengah malam,taxi sudah tidak ada yang lewat lagi" Kensuke
"Kau benar juga" ujar Sasuke lesu
"Hei jangan lesu begitu,bukankah tadi aku mengatakan, aku akan mengatarmu pulang" balas Kensuke dan tersenyum manis kearah Sasuke dan senyuman itu bukanlah senyuman palsu, tapi senyuman tulus,bahkan Kensuke tidak menyadarinya sama sekali
"Baiklah kalau kau memaksa" ujar Sasuke meng iyakan,Kensuke hanya mengedigkan bahunya acuh dan langsung memasuki mobilnya sendiri di ikuti oleh Sasuke yang duduk dibangku depan dekat pengemudi,mana mungkin Sasuke duduk dibelakang, karena Kensuke pasti akan mengira bahwa dirinya sedang menjadi supir seorang Uchiha Sasuke dan itu membuat Kensuke kesal pastinya
Pada akhirnya Sasuke menerima tawaran Kensuke,mobil yang ditumpangi Kensuke dan Sasuke melaju membelah jalanan Konoha yang mulai sepi,karena sebagian orang sudah kembali kealam mimpi mereka
.
.
.
.
Tbc
Selesai
Minggu,23 Agustus 2020
Jam : 20.49
Dipublikasikan : Selasa, 10 Januari 2023
Jam : 11.10