
...Sebuah kebenaran lambat laun pasti akan terbongkar walaupun kita berusaha untuk menutupinya ...
.......
.......
.......
.......
"Hah" Shikamaru hanya bisa menghela nafas,sepertinya rahasianya sekarang sudah terbongkar dan dia sudah tidak bisa mengelak lagi dan kenapa Sasuke sangat cepat mengetahui hal ini padahal permainannya baru dimulai tapi mau bagaimana lagi sepertinya dirinya akan menjelaskan semuanya kepada Sasuke
"Sasuke kau ingin tau kapan aku dan Hinata mulai akrab"tanya Shikamaru serius
"Hn" jawab Sasuke dan menganggukan kepalanya
"Baiklah aku akan menceritakan nya padamu" balas Shikamaru dan mulai bercerita
Flash back
Shikamaru Nara,dia merupakan anak dari Shikaku Nara yang memiliki perusahaan teknologi tercanggih se Konoha bahkan manca negara,saat itu Shikamaru harus mewakili ayahnya untuk mengadakan sebuah rapat dan rapat itu sangat penting dan ayahnya menyuruh Shikamaru untuk menggantikannya karena dia sedang sakit dan Shikamaru tidak mungkin menolaknya
"Kalau tidak salah rapat nya digedung ini" monolognya
Shikamaru yang saat itu sedang melihat lihat perusahaan itu dia mendengar suara seseorang yang sangat familiar ditelinganya dan mendekati sumber suara
" Hinata masih hidup,apa maksudmu bukankah kita sudah menghabisinya bagaimana kalau bos tau kalau Hinata masih hidup" Shikamaru tercengang saat mendengar pembicaraan kedua orang itu dan Shikamaru mengenali salah satunya dan membuat Shikamaru tidak percaya
"Kau tenang saja kita beritahukan saja kalau gadis itu masih hidup aku yakin bos pasti akan menyuruh anak buahnya untuk menghabisinya lagi "
"Kau benar untungnya kamu mendengar percakapan Hyuga Neji dan kedua adiknya,kita harus segera bertindak sebelum kita didahului oleh mereka"
"Lalu apa yang akan kau lakukan''
"Kalau tidak salah dengar mereka bicara bahwa Hinata tinggal bersama gadis yang bernama Himeka "
"Himeka diakan teman satu sekolahku"
"Kau benar jadi kau awasi semua gerak gerik dia jangan sampai ketahuan "
"Baiklah aku akan melakukannya dan kau jangan lupa selalu awasi ketiga Hyuga bersaudara itu''
"Itu pasti,sebaiknya sekarang kita berpisah aku takut akan ada yang curiga dengan kita dan ingat hubungi bos dia pasti akan menangani masalah ini"
"Baiklah kalau begitu aku pergi" pamit orang itu dan kedua orang itu berpisah
Shikamaru yang sejak tadi mendengar pembicaraan kedua orang itu hanya bisa menggeram kesal jadi selama ini mereka semua dikibuli oleh gadis sialan itu
"Ck sebaiknya aku pergi dulu dari sini kemudian mencari Himeka"setelah mengatakan itu Shikamaru langsung pergi meninggalkan tempat parkiran dan berjalan menuju ruang rapat yang ada didalam gedung itu
.
.
.
Sebuah mobil sport melaju dan memasuki sebuah mansion mewah dan disana tertera Mansion Itska dan tak jauh dari sana mobil Shikamaru juga sudah terparkir apik,kemudian dia turun dari mobil dan mulai berjalan menuju kediaman Itska
"Ada yang bisa saya bantu tuan" tanya sang penjaga gerbang
"Aku ingin bertemu dengan Kensuke"
"Ah tuan Kensuke,silahkan masuk tuan"
"Hm" balas Shikamaru
Shikamaru berjalan menuju pintu utama,dia cukup takjub dengan mansion Itska,bahkan menuju pintu utama saja jauh,setelah sampai didepan pintu utama dia langsung memencet bel dan langsung dibuka oleh seorang maid dan mempersilahkannya masuk
Shikamaru lagi lagi dibuat takjub oleh semua interior rumah itu dan Shikamaru setelah sampai di ruang tamu dia cukup kaget saat mendapati Sai disana
"Sai" tanya nya terkejut,Sai yang namanya dipanggil dia juga terkejut dengan kehadiran Shikamaru dikediaman Itska
"Shika apa yang kau lakukan disini "
"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu kepada mu Sai,apa yang sedang kau lakukan disini"belum sempat Sai menjawab pertanyaan Shikamaru,suara Himeka dan Kensuke yang sedang ribut ribut membuat mereka berdua mengalihkan atensinya
"Hei Sai lihat Hime,bagaimana dia cantik kan walaupun dengan rambut pendek" Sai yang ditanya hanya melongo dan kedua gadis itu belum menyadari kehadiran Shikamaru disana dan Shikamaru yang melihat Kensuke ah bukan orang yang dihadapannya sekarang ini bukan Kensuke melainkan Hinata darimana Shikamaru tau karena hanya Hinatalah yang memiliki warna rambut indigo seperti itu
"Hinata" ujar Shikamaru dan secara otomatis membuat Himeka dan Hinata menoleh kepadanya dan membuat kedua gadis itu terkejut
"Shikamaru " teriak keduanya kompak,padahal awalnya Hinata ingin marah saat seseorang memanggil nama aslinya tapi tidak jadi saat tau itu adalah Shikamaru
"Apa yang kau lakukan disini" tanya Hinata masih dengan tatapan horor nya
"Hah"Shikamaru hanya menghela nafas
"Aku tak menyangka ternyata dugaanku benar kalau kau adalah Hinata "
"Kata siapa aku Hinata,Aku Kensuke bukan Hinata" elak Hinata
"Kau tau Hinata,kau sangat tak pandai kalau berbohong " balas Shikamaru
"Oi oi Shikamaru kau salah orang" ujar Sai berusaha membuat Shikamaru percaya bahwa orang yang ada dihadapannya itu adalah Kensuke dan sialnya Shikamaru tidak mudah dibohongi dan kejeniusan Shikamaru tidak bisa dibodohi
"Sudahlah jangan pura pura lagi,lagipula mana mungkin kalau laki laki mau didandani seperti cewe seperti itu" ujar Shikamaru panjang lebar
"Kau " geram Hinata dan kemudian menghela nafas
"Ternyata kejeniusan seorang Shikamaru Nara tidak dapat dibodohi"
Shikamaru hanya tersenyum bangga dengan kejeniusannya dan Kensuke alias Hinata menyuruh nya untuk duduk,lagipula Shikamaru butuh penjelasan disini dan dia juga harus memberitahukan rencana jahat seseorang kepada mereka bertiga,mulai saat ini Shikamaru akan bekerjasama dengan Hinata dan mana mungkin Hinata akan melepaskan dirinya begitu saja,apalagi dirinya sudah mengetahui semua rahasia mereka
End flash back
"Begitulah ceritanya" ujar Shikamaru setelah menceritakan awal kedekatannya dengan Hinata dan benar benar yang tak terduga itu
"Kau benar"
"Aku tak percaya ini" geram Kyosuke frustasi
"Pantas saja kau sangat percaya diri bahwa dia tidak akan memberitahukan rahasia kita ini Sasuke " tunjuk Kyosuke kepada Sasuke,sedangkan Sasuke hanya terkekeh senang,oh ayolah kapan lagi dia bisa menjahili orang dan Kyosuke benar benar pantas untuk dijahili,lagipula Kyosuke orangnya panikan dan ceroboh, ck ck dasar bodoh fikirnya
Kyosuke setelah tau bahwa dirinya dikerjain oleh Sasuke hanya merenggut kesal ingin rasanya dia menendang Sasuke ke Antartika atau sekalian dia tendang sampai ke Angkasa
"Uchiha Sasuke kau menyebalkan" teriaknya kesal dan pergi keluar kamar,sedangkan Sasuke tertawa terbahak bahak karena berhasil menggoda Kyosuke dan Shikamaru hanya tersenyum dan geleng geleng kepala dan dia sangat senang melihat Sasuke tertawa lepas seperti ini
"Semoga semuanya cepat berakhir" batinnya berdo'a
.
.
.
Setelah semua file yang hilang kembali mereka bertiga mulai membuat rencana dan tidak akan pernah ada yang menyangka kalau mereka akan membantu rencana Hinata, jadi sepertinya mereka bertiga juga akan bermain main untuk membuat permainan yang Hinata mainkan semakin seru
"Jadi mulai besok kau Sasuke,kau akan pura pura peduli kembali kepada Sakura dan seolah olah tidak tau apa apa soal kebenaran ini dan kau Kyosuke kau pura pura tidak akrab dengan kita berdua"jelas Shikamaru
"Lalu bagaimana dengan Sara" tanya Kyosuke
"Kalau soal Sara kuserahkan padamu tapi yang jelas jangan sampai dia tau kalau aku bergabung dengan kalian" balas Shikamaru
"Baiklah aku mengerti"
"Tapi Sasuke besok adalah awal rencana Hinata, yang akan membuatnya lebih dekat lagi dengan Sakura jadi kau jangan beraksi dulu"
"Hn percayakan saja padaku,aku pasti akan melakukannya dengan benar,semua ini demi membayar kesalahan yang telah ku perbuat kepada Hinata dimasa lalu" balas Sasuke
"Baiklah sekarang kita berpisah lagipula ini sudah mulai malam jadi aku pulang duluan"
"Aku juga akan pulang,Kyosuke ingat baik baik rencana kita"
"Tenang saja aku pasti akan menjalankan nya dengan mulus"
Setelah mendapatkan jawaban dari Kyosuke,Shikamaru dan Sasuke mereka berdua berjalan menuju pintu apartemen Kyosuke dan pergi meninggalkan tempat tinggal Kyosuke
Kyosuke setelah melihat punggung Shikamaru dan Sasuke yang sudah tertelan lif langsung menutup pintu apartemen nya dan berjalan menuju kamar tidur dan setelah ada didalam kamar dia membuka gorden hanya untuk melihat pemandangan kota Konoha yang begitu indah
"Sekarang aku tidak akan khawatir lagi soal masalah ini,Hinata sekarang Sasuke,dia mulai mencintaimu,tapi yang aku yakini dia pasti mencintaimu sejak dulu hanya saja dia tidak bisa mengungkapkan nya sehingga dia hanya bisa berperilaku jahat kepadamu" gumam nya,Kyosuke memejamkan matanya kemudia membuka matanya kembali dia berjalan menuju kearah ranjang besarnya yang sudah menanti dirinya agar segera tidur
.
.
.
.
Tap
Tap
Tap
Suara langkah kaki seseorang yang sedang tergesa gesa menggema dikoridor mansion seseorang yang begitu luas
Brukh
"Apa yang kau lakukan Himeka kenapa kau memukulku" teriak Sai
"Ini semua salahmu"
"Aku tau ini semua salahku jadi aku minta maaf" balas Sai
"Pokoknya aku tidak mau tau kau harus mencari keberadaan Hinata sekarang juga,kalau kau belum menemukannya jangan berani berani nya kau menginjakkan kakimu dimansion ini" sungut Himeka emosi
Bagaimana mungkin dia tidak emosi sejak pertengkaran Sai dan Hinata berakhir,Hinata belum pulang kerumah bahkan dia sudah mencari keberadaan Hinata ditempat tempat yang biasanya gadis itu kunjungi tapi dia masih saja belum menemukan Hinata, bahkan para anak buah Hinatapun tidak ada yang tau dimana keberadaanya dan ini membuat Himeka pusing
Sedangkan seseorang yang sedang dibicarakan sedang berada didalam ruangan rahasia yang ada dimansion itu,ya karena kesal dia langsung pergi keruangan rahasia yang hanya diketahui olehnya sendiri, sedangkan motor yang ia kendarai dipinjam oleh teman sialannya yang katanya mobilnya sedang berada dibengkel, alhasil dia pulang dengan menggunakan taxi dan karena malas lewat gerbang depan mansion Itska dia memutuskan untuk lewat jalan samping yang langsung menghubungkannya ke halaman belakang mansion dan di dekat taman ada sebuah pintu gudang yang berisi barang barang yang sudah tak dipakai dan disana terdapat sebuah ruangan rahasia yang membuatnya rileks dan menghilangkan rasa kesal dihatinya yang diakibatkan oleh Sai
Hinata yang masih berada diruangan rahasia langsung keluar setelah mendengar keributan dari dalam mansion
"Pasti Himeka sedang ngamuk sepertinya seru melihat mereka berdua beradu mulut" pikirnya
Hinata langsung pergi meninggalkan gudang dan berjalan menuju dapur karena taman belakang terhubung langsung dengan dapur,setelah sampai didapur dia melihat para maid yang terkejut melihat dirinya dan Hinata langsung mengangkat jari telunjuknya dan menempelkannya kebibir,seolah olah dia sedang memberi isyarat kepada mereka agar tidak berbicara dan para maid hanya bisa mengangguk mengerti dengan apa yang Hinata perintahkan
Hinata mulai mengambil makanan ringan yang ada diatas meja makan dan duduk di kursi yang ada disana dan kebetulan meja makan itu menghadap langsung kearah Sai dan Himeka yang sedang marah marah,ingin sekali Hinata tertawa tapi dia berusaha mati matian untuk menahannya apa lagi saat melihat ekspresi wajah Sai yang sedang diceramahi Himeka begitu sangat lucu
"Sudahlah bukan kah aku sudah minta maaf padamu" balas Sai setelah sejak tadi mendengar suara Himeka yang membuat telinga nya sakit,oh ayolah suara gadis itu sangat cempreng bahkan lebih cempreng lagi dari suara Naruto
"Pokoknya aku tidak akan memaafkan mu sebelum Hinata kembali Sai mayat hidup" geram Himeka yang benar benar sangat marah kepada Sai,sedangkan Sai hanya bisa menghela nafas pasrah,seharusnya tadi dia tidak bertengkar dengan Hinata kalau saja dia tau kalau pada akhirnya dia yang akan dimarahi habis habisan oleh Himeka
.......
.......
.......
.......
...Tbc...
...Maaf kalau banyak typo bertebaran 😄...
...Selamat membaca semoga kalian suka dengan ceritaku😉😉...
...Dipublikasikan : Sabtu, 13 Maret 2021...
...Jam : 21.05...