A Live

A Live
Chapter 35



Brumm


Brummm


Brummmm


Suara mobil yang memasuki kediaman mansion The Rokie dan keluarlah pemilik mobil yang tak lain adalah Kensuke


"Haaah" suara helaan nafas keluar dari bibir tipisnya,entah kenapa dirinya merasa sesak,apa jangan jangan karena kejadian tadi,saat Sakura mencium dirinya didalam mobil dan untungnya Sakura hanya mencium pipinya,coba kalau dibibir bisa bisa dia langsung muntah ditempat


"Hiih" Kensuke langsung bergidig ngeri,sungguh dirinya tak pernah menyangka bahwa Sakura akan menciumnya


Kensuke langsung mengenyahkan bayangan Sakura yang sudah menciumnya,dengan cepat dirinya berjalan dan masuk kedalam mansion The Rokie,loh kok mansion The Rokie,tentu saja Kensuke akan tinggal dimansion mewah itu,dia membeli dua rumah sekaligus,satu untuk Himeka dan satunya lagi untuk dirinya,Kensuke sengaja membeli dua rumah itu,karena jika disaat dia sedang menyamar menjadi Kensuke ,dia akan tinggal dimansion The Rokie dan jika dia akan kembali menjadi Hinata,maka dia akan tinggal dengan Himeka,sedangkan mansion yang pernah dulu Kensuke dan Himeka tinggali resmi menjadi mansion Shimura yang merupakan rumah Sai


Kensuke akui,dia mungkin akan merasa lelah jika harus bolak balik kemansion Shimura dan Itska,yah beginilah resiko yang akan dia tanggung demi membalaskan semua dendamnya


Cklek


Suara pintu yang dibuka Kensuke langsung masuk begitu saja dan menghiraukan keberadaan maid yang sedang menunduk hormat padanya,setelah sampai dikamar dia langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur empuk miliknya,dia tidak peduli sama sekali dengan seragam sekolahnya lagipula dia ingin beristirahat sejenak sebelum menjemput Sakura kembali dan pada akhirnya dia terlelap dalam tidurnya


Ditempat lain Naruto dan Sasuke baru sampai didepan rumah Naruto,Naruto turun dari mobil Sasuke dan berniat pergi sebelum dia mengingat sesuatu dan berbalik kembali,sedangkan Sasuke hanya mengernyitkan alisnya bingung


"Sasuke apa kau yakin membiarkan Sakura-chan bersama dengan Kensuke" tanya Naruto


"Hn" balas Sasuke seperti biasanya dengan dua konsonan "Hn" andalannya


"Ck Teme aku serius''


"Kau ini kenapa sih Naruto,sejak tadi kau seperti gelisah seperti itu" tanya Sasuke kesal


"Aku hanya takut kalau Kensuke merayu Sakura-chan" sebenarnya aku takut Sakura-chan yang menggoda Kensuke batin Naruto menambahi


"Kau kenapa berprasangka buruk seperti itu kepada Kensuke" balas Sasuke


"Ya bagaimanapun juga Sakura-chan kan sahabatku dan juga pacarmu Sasuke,masa kamu gak cemburu,kalau Sakura-chan bersama laki laki lain" jawab Naruto,padahal dirinya sendiri yang merasa cemburu dan tidak mungkin kalau Naruto mengatakan,aku cemburu Sasuke karena Sakura pacarku juga,yang benar saja dia mengatakan hal itu yang ada dirinya habis dihajar oleh Sasuke


"Sudahlah Naruto,buang jauh jauh pemikiran mu itu,aku pergi" balas Sasuke dan langsung tancap gas meninggalkan kediaman Namikaze,bagaimanapun juga Sasuke tidak peduli dengan apa yang Naruto katakan,jika dia masih berada disana,Sasuke yakin kalau Naruto tidak akan berhenti membicarakan Sakura bersama dengan Kensuke atau lebih tepatnya Hyuga Hinata


Sasuke setelah mengingat nama itu langsung terkekeh,dia benar benar tidak menyangka bahwa Hinata sangat ahli dalam berakting dan dia yakin Hinata sangat sangat merasa mual saat dirinya berbicara manis kepada Sakura,hal itu membuat Sasuke menahan tawanya,sungguh dirinya benar benar ingin tertawa tebahak bahak tadi,tapi tidak mungkin dia lakukan,ingat seorang Uchiha Sasuke selalu menjaga imagenya dengan baik,sudahlah jangan pikirkan hal tadi lebih baik dia segera mengendarai mobilnya lebih cepat,agar segera sampai kemansion Uchiha dan bertemu dengan Sahabat barunya,Kyosuke dan Sara


Beberapa menit kemudian Sasuke sudah sampai dikediaman Uchiha,dia memarkirkan mobilnya dengan apik diparkiran,setelah dia menutup pintu mobilnya dia langsung berjalan menuju pintu utama


Cklek


Suara pintu yang terbuka dan memperlihatkan seseorang yang membuka pintu dari dalam,Sasuke berjengit kaget dan dengan cepat menyembunyikan keterkejutannya itu dengan wajah datarnya


"Wah Otouto,kau sudah pulang" tanya seseorang yang tak lain adalah Itachi Uchiha yang merupakan kakak laki laki Uchiha Sasuke


"Hn" dan hanya dibalasa "Hn"andalannya


"Ck bisa tidak kau tidak mengeluarkan kata kata laknat itu,demi kolor bapak Sasuke aku tidak mengerti "Hn" mu itu" ujar Itachi kesal sedangkan Sasuke melotot tak percaya,dia tidak habis pikir kenapa Itachi kakaknya itu mebawa bawa kolor Ayah mereka


"Kenapa kau membawa kata kolor segala sih" balas Sasuke


"Hehehe" Itachi yang mendengar kata kolor dari mulut dingin adiknya sendiri hanya terkekeh dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal


"Aku bahkan tidak mengerti kata kolor mu itu" ujar Sasuke


"Ya maaf akukan kesal padamu Sasuke" balas Itachi


"Sudahlah berbicara denganmu membuang buang waktu ku saja" setelah mengatakan hal itu Sasuke langsung pergi meninggalkan Itachi yang terus menggerutu


"Dasar adik durhaka" teriak Itachi prustasi dan langsung pergi meninggalkan mansion Uchiha


Sasuke yang mendengar teriakan Itachi hanya menggedigkan bahunya acuh,dia berjalan menuju pintu kamarnya,setelah sampai dia membuka pintu dan menutup pintu kamar nya,dia langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur,hari ini entah kenapa dia merasa cukup lelah dan tidak butuh waktu lama bagi Sasuke,dia langsung terlelap tidurĀ 


Sasuke dan Hinata,mereka berdua sama sama tidur untuk mengistirahatkan tubuh mereka yang lelah dan terlelap tidur diatas kasur mereka ditempat yang berbeda


Tap


Tap


Tap


Suara langkah kaki menggema di koridor sekolah,seorang gadis yang sedang mengejar seseorang yang dia kenal,setelah sampai didekat orang itu dia langsung mencekal pergelangan tangannya dan itu membuat sang empunya tangan terkejut


"Kau,apa yang kau lakukan" tanya nya bingung


"Himeka kita perlu bicara" ujarnya


"Maaf Shion aku tidak punya waktu,aku ada urusan" balas Himeka


Ya kedua orang itu adalah Himeka dan Shion,Shionlah yang berjalan dikoridor sekolah dengan tergesa demi mengejar Himeka dan menggali informasi dari gadis itu


"Aku hanya sebentar,ada yang ingin kutanyakan padamu" Ujar Shion memelas dan Himeka yang melihat hal itu jadi tidak tega


"Hah" dirinya menghela napas sejenak


"Baiklah kau boleh bertanya padaku,tapi jangan lama lama aku ada urusan" sambung Himeka menyanggupi,Shion yang mendengar jawaban ya dari Himeka langsung sumringah


"Apa kau mengenal Hinata Hyuga" tanya nya to the point,Himeka yang mendengar nama Hinata dari Shion terkejut, tapi dengan cepat dirinya menyembunyikan keterkejutannya dengan wajah bingung


"Apa maksudmu Shion" balasnya


"Aku tau kau pasti mengenal Hinata,aku mohon padamu katakan padaku dimana Hinata sekarang" tuntut Shion meminta jawaban


"Ck aku tidak tau " balas Himeka dingin


"Jangan berbohong padaku Himeka,aku tau kau mengenal Hinata dan aku juga tau kalau Hinata tinggal bersamamu" balas Shion lagi


"Kau pikir kalau aku mengetahui keberadaannya,aku akan memberitahumu,jangan bermimpi Shion" sudah cukup dirinya merasa jengah saat Shion menanyakan keberadaan Hinata dan sampai kapanpun dia tidak akan memberitahukan dimana Hinata walaupun dia tau dimana Hinata sekarang berada


"Hiks aku mohon padamu Himeka beritahu aku dimana Hinata" isak Shion,gadis itu mulai menangis,Himeka yang melihat Shion menangis merasa kasihan,dia sebenarnya ingin memberitahukan keberadaan Hinata,tapi dia urungkan saat tanpa sengaja dia melihat siluet seragam seseorang yang sedang bersembunyi dibalik tembok yang tak jauh darinya


"Ada yang menguping rupanya" batin Himeka dan langsung menyeringai dan hal itu tidak luput dari pandangan Shion,Himeka langsung memandang Shion remeh


"Seharusnya dulu aku melarang dia pergi dari rumahku,setelah dia siuman,orang sebaik dirinya yang rela tertusuk pisau demi menyelamatkan orang asing seperti diriku dari para preman,seharusnya hidup bahagia,tapi apa yang kalian lakukan hah,kalian memperlakukan dia dengan tidak adil,dimana kau saat itu,dimana kau berada saat dia terpuruk dan dimana kau saat dia membutuhkan kepercayaanmu bahwa bukan dia yang mengatakan kalau kau bukan saudara kandungnya,padahal dia sangat bahagia saat dia bisa menerima kehadiran dirimu dalam hidupnya" ujar Himeka panjang lebar,dia sengaja berteriak seperti itu agar orang yang sedang menguping mereka mendengarnya


"Dan sialnya aku malah pindah dan pergi ke Amerika,dan sialnya lagi aku mendapat kabar bahwa dia kecelakaan dan mati ditempat,apa kau belum puas hah,apa kau tidak ingin Hinata bahagia dialam sana,cih aku tak habis pikir orang seperti dirimu adalah orang yang berharga untuknya" sambungnya


Shion tidak mengeluarkan sepatah katapun,karena apa yang dikatakan Himeka semuanya benar dan dia benar benar sangat menyesal, karena dulu dia tidak mempercayai Hinata dan bahkan bersikap dingin


"Apa kau tau saat dia membutuhkan kepercayaan darimu,dia datang kerumahku dan mengatakan semua beban dalam hidupnya,bahkan aku sudah mengajaknya untuk pergi dari Konoha,tapi dia menolak karena dia percaya bahwa kau akan bersikap sepeti biasa,tapi apa yang dia dapatkan dia malah dapat fitnah dan kau tidak mempercayainya,bahkan ayahmu sendiripun tidak percaya padanya dan tidak mau mendengarkan penjelasan darinya,apa kau tau seberapa hancur nya dia saat itu,tapi baguslah karena sekarang dia sudah tenang di alam sana dan dia tidak akan merasaka rasa sakit kembali" Himeka setelah mengatakan hal itu dia langsung pergi meninggalkan Shion sendirian