
Setelah menjual gabah aku, Takhsim, dan Melissa pergi ke pandai besi untuk membeli pedang sedangkan 6 petani dan 3 prajurit desa goblin menunggu diluar pasar.
Saat kami bertiga ingin berjalan menuju pandai besi di kota Arachrova terlihat barisan manusia yang kakinya terikat oleh rantai berpapasan dengan kami,manusia itu semuanya berkelamin perempuan dari yang sekitar berumur 5 tahun hingga sudah memiliki anak.
Ternyata barisan manusia itu adalah para budak yang akan dijual ke pedagang-pedagang dipasar dengan harga yang cukup besar, aku tidak tahu hal seperti itu bisa dibilang wajar atau tidak.
Melihat wajah barisan para budak itu yang pasrah dirinya akan di jual membuat diriku ingin membebaskan mereka tapi, aku hanyalah seorang bocah yang masih sangat lemah.
Saat aku berpapasan dengan salah satu budak itu aku merasakan ada sesuatu yang aneh, tapi aku tidak terlalu memikirkan nya.
"Lalalala.....,eh kak itu mereka siapa dan mengapa kakinya diikat oleh rantai?, "Aku bertanya kepada Takhsim
"Ohhh itu para budak yang akan dijual, " Ucap Takhsim
"Ehhh memangnya boleh manusia dijual seperti itu?, " Ucap ku dengan memasang wajah kasihan
"Ya sebenarnya kakak juga tidak tahu hal seperti itu boleh apa tidak dilakukan, " Ucap Takhsim
Lalu aku berpapasan dengan salah satu budak yang tinggi nya sebahu diriku, budak itu memiliki rambut berwarna hitam yang dikepang.
"Ehh perasaan apa yang ku rasakan ini" Gumam ku yang berhenti setelah berpapasan dengan salah satu budak itu.
Melissa mulai sadar bahwa Yakhuryu tidak ada disamping nya.
"Eh kemana Yakhuryu" Ucap Melissa sambil menoleh ke kiri kanan.
"Ah dasar anak itu pasti dia tertinggal dibelakang" Ucap Takhsim
Lalu terdengar suara teriakan ku dari belakang.
"Oiiii tega sekali kalian meninggalkan ku dibelakang" Ucap ku sambil berlari.
"Huh kau saja yang yang lambat kalo jalan lihat kedepan jangan noleh ke kanan kiri " Ucap Takhsim
"Hehe aku kan baru pertama kali kesini jadi banyak benda-benda yang belum kulihat" Ucap ku
"Ah kalian ini berisik itu pandai besi nya bukan?, " Ucap Melissa sambil menujuk ke arah satu bangunan.
"Nah ini pandai besinya ayo masuk" Ucap Takhsim
Kami bertiga langsung masuk kedalam pandai besi paman Zergu dan kebetulan paman Zergu lagi nganggur karena tidak ada pesanan.
"Permisi paman Zergu" Ucap kami bertiga
"Hah ternyata kau Takhsim sudah lama aku tidak melihat mu, heh itu mereka berdua siapa?, " Ucap paman Zergu
Paman Zergu adalah ras goblin sama seperti Takhsim dan yang lainnya.
"Ohh ini yang laki-laki adikku dan satunya hmmmm aku bingung menganggap dia apa" Ucap Takhsim
"Hahh maksud mu" Ucap Melissa sambil mencubit bahu Takhsim.
"Awww, aku cuman bercanda dia sudah kami anggap sebagai keluarga sendiri" Ucap Takhsim
"Baiklah kalian kesini untuk memesan pedang kan?, " Ucap paman Zergu
"Iya paman,Yakhuryu ingin membeli pedang, " Ucap Takhsim
"Hmmm pedang ya, ayo sini paman akan tunjukkan koleksi pedang paman" Ucap paman Zergu sambil menyuruh mereka masuk ke suatu ruangan
Diruangan itu banyak sekali macam-macam jenis pedang.
Aku memegang satu persatu pedang itu dan aku memilih pedang yang berwarna hijau.
"Woahh aku mau pedang ini apakah boleh paman? " Ucap ku sambil memegang pedang berwarna hijau itu.
"Hahahha ambil saja aku kasih gratis untuk mu nak" Ucap paman Zergu
"Yeayyyy" Teriak ku
"Eleh memang nya kau bisa menggunakan nya?, " Ucap Takhsim
"Huh kan ada partner ku yang akan mengajariku" Ucap ku
Yakhuryu pun sudah mendapatkan pedang nya yang dikasih gratis oleh paman Zergu. Setelah itu mereka memutuskan untuk jalan-jalan sebentar di kota Arachrova.
"Huh baik sekali paman Zergu aku dikasih pedang gratis" Ucap ku
"Sekarang aku bisa memberantas kejahatan didunia ini hahahha" Ucap ku sambil mengangkat pedang itu.
"Eh eh bagaimana jika kita jalan-jalan sebentar ke dalam kota? " Ucap Melissa
"Woah ide bagus ayo.. " Ucap Yakhuryu sambil berlari menuju pintu masuk kota.
"Oiii tunggu nanti kau tersesat" Ucap Takhsim sambil berlari menyusul Yakhuryu
Kami bertiga keluar dari toko paman Zergu, dan tidak membeli zirah yang Takhsim inginkan seperti nya dia lupa.
Kami bertiga berjalan memasuki pusat kota Arachrova untuk melihat-lihat sebentar, saat kami sedang berjalan-jalan di pusat kota terlihat keramaian yang menggeroboli 7 orang yang memakai jubah seperti layaknya seorang raja.
7 orang itu adalah orang-orang yang memiliki kekuatan yang hebat mereka dijuluki sebagai 7 Penguasa Langit.
Mereka bertujuh berasal dari Kerajaan Moringa. Mereka datang kesini untuk merekrut anggota baru.
"Woah benar-benar keren kota ini" Ucap ku dengan kagum
"Eh itu kenapa orang-orang pada berkumpul disana" Ucap ku sambil menujuk ke arah keramaian itu
"Hmmm ayo kita kesana" Ucap Takhsim
Kami bertiga pergi menuju keramaian itu.
"Paman paman kenapa mereka semua berkumpul disini" Tanya ku ke salah satu orang yang ada disana.
"Ohh itu 7 Pasukan Penguasa Langit yang sedang memberitahu bahwa mereka akan merekrut anggota baru." Ucap orang itu
"7 paa...ssssukan.. peee.. ngguu... assa Langit? " Ucap Melissa dengan wajah kebingungan
"Yah benar mereka adalah 7 pasukan penguasa langit, 7 orang yang masing-masing memiliki kekuatan sihir yang hebat.Mereka bertujuh adalah ketua di pasukan mereka," Ucap orang itu.
"Dikatakan sebagai penguasa langit juga karena markas mereka ada diatas langit yang mengelilingi Kerajaan Moringa," Ucap orang itu
INFORMASI: Desa goblin dan Kota Arachrova berada jauh diluar wilayah kerajaan.
"Ohh kalau boleh tahu apa nama pasukan mereka?," Ucap ku
Orang itu menjelaskan nama pasukan mereka serta peringkat nya.
"Maksudnya dengan peringkat apa paman?, " tanya ku penasaran
"Oh peringkat itu ditentukan oleh berlian yang mereka dapat, berlian itu didapatkan saat mereka menyelesaikan misi tertentu." Ucap orang itu
"Ohh begitu... jadi apakah aku boleh mendaftar menjadi anggota mereka? " Ucap ku
"Boleh saja asalkan umurmu cukup minimal untuk daftar menjadi anggota adalah 15 tahun dan juga kau harus punya sihir " Ucap orang itu
"Hahahah aku punya sihir dan suatu saat aku akan menjadi ketua di pasukan itu hahaha,"Teriak ku
Mendengar teriakan Yakhuryu membuat 7 pasukan penguasa langit itu sedikit terganggu.
"Apa apaan goblin makhluk rendahan itu teriak-teriak disini" Ucap pemimpin pasukan yang menggunakan jubah berwarna merah,sambil melirik ke arah kami bertiga.
Semua warga langsung menoleh ke arah ku dan kemudian Melissa menarik ku untuk pergi dari keramaian itu.
"ehh ehh jangan kau kuat-kuat pegang tangan ku " Ucap ku
"huh kau ini bikin malu saja teriak-teriak di keramaian seperti itu" Ucap Melissa yang kesal atas kelakuan ku
"heheh maaf maaf aku terbawa suasana" Ucap Yakhuryu
"Dasar kau yang berteriak kami yang malu, eh sebenarnya aku juga ingin bergabung ke salah satu pasukan itu tapi apadaya di antara penduduk goblin cuman kau yang mempunyai sihir" Ucap Takhsim
"jadi kau ingin punya sihir? " Ucap Melissa
"hmm begitulah" Ucap Takhsim
"ohh baiklah nanti aku akan meminta kepada 7 dewi yang kucintai untuk memberi mu sihir"Ucap Melissa
" Hah serius kau ingin memberikan ku sihir? " Ucap Takhsim dengan semangat
"Tapi aku tidak janji belum tentu juga dewi mau memberikan kau sihir" Ucap Melissa
"Yayaya sudah sudah ayo pulang aku yakin dewi nanti mau memberikan kau sihir" Ucap ku
Kami bertiga bergegas pergi meninggalkan pusat kota dan keluar pasar untuk pulang ke desa goblin.