YAKHURYU: The Goblin

YAKHURYU: The Goblin
ZODIAC POWER BOOK



*Keesokan harinya


"Dimohon untuk seluruh ketua pasukan pergi ke istana sekarang, " Ucap seseorang yang memiliki sihir suara.


Dikerjaan ini ada dua orang yang memiliki sihir suara yaitu Vindra dan Ume pelayan di istana.


Semua ketua pasukan pergi ke istana.


Didalam Istana


7 Ketua Pasukan Pengusasa Langit masuk kedalam istana dan berlutut kepada raja.


"Hormat baginda ada gerangan apa engkau memanggil kami, " Ucap ketua pasukan secara serentak.


"Heeh kita akan memulai rapat jadi silahkan berdiri, " Ucap raja


seluruh ketua berdiri.


"Kita akan membicarakan " Zodiac Power Book" sejauh ini ada 2 buku yang sudah kita ambil yaitu buku zodiac "Cancer" yang dimiliki Pasukan Hiu Macan. Buku kedua zodiac "Sagitarius" yang dimiliki Pasukan Gagak Perak, " Ucap Raja


Zodiac Power Book adalah buku yang mempunyai kekuatan supranatural yang tidak dimiliki oleh banyak orang.Buku itu tersembunyi di suatu tempat.


Jika mendapatkan buku itu kekuatan nya bisa di transfer ke beberapa orang bahkan satu pasukan yang artinya orang tersebut akan mendapatkan 2 kekuatan didalam tubuhnya.


ZODIAC POWER BOOK


Diurutkan berdasarkan tingkat kekuatannya, semakin kuat semakin sulit mendapat kan bukunya.


12.Cancer: A healer (Penyembuh)


11.Sagitarius: Fly (Terbang)


10.Gemini: Shapeshiting (berubah bentuk),


9.Capricon: Invisibility ( Tak terlihat )


8.Aries: Time Stopper (Penghenti waktu)


7.Libra: Telekinesis (Menggerakkan benda)


6.Pisces: Astral Projection (proyeksi astral)


5.Virgo: impersonation (peniruan)


4.Leo: Space and time (Ruang dan waktu)


3.Scorpio: spirit control (pengendali Roh)


2.Taurus: Time travel ( penjelajah waktu)


1.Aquarius: Mind control (pengendali pikiran)


"Mungkin satu buku sudah diambil oleh Kelompok Bulan Terbelah, jadi kita harus mengamankan buku "Aquarius" sebelum diambil mereka karena kekuatan didalamnya sangat berbahaya tapi buka hanya buku Aquarius saja kita akan mengamankan semuanya, " Ucap Raja.


"Apakah Raja tau dimana letak bukunya?, " Ucap Zii Khambalam


"Tidak aku tidak tahu dimana letak buku itu, tapi ada seseorang yang tahu letak ke 9 buku lainnya, " Ucap Raja


"Siapa itu?, " Ucap mereka bertujuh dengan serentak


"Ada seorang ahli sejarah yang sudah berumur 86 tahun dia tinggal dibawah tanah hutan Huytai di kota Emerald, " Ucap Raja


Kota Emerald adalah kota yang terletak di Kerajaan Ajayaris, Kerajaan Ajayaris kaya akan ikan laut nya yang melimpah.


Dan kota Emerald disebut kota nelayan karena hampir seluruh penduduk nya berprofesi menjadi seorang nelayan.


Jarak dari Kerajaan Moringa ke Kerajaan Ajayaris lumayan jauh.


"ohh dibawah tanah berarti ini tugas yang cocok untuk pasukan ku karena ada anggota ku yang mempunyai kekuatan sihir pelacak, " Ucap Tirgi Redevensix dengan wajah sombong.


"tidak bukan hanya satu pasukan saja yang pergi tapi 7 pasukan akan pergi membawa 3 anggota nya, " Ucap Raja


"Kenapa semua nya Raja? aku sudah cukup untuk menemukan ahli sejarah itu, jika semua pasukan pergi ada satu pasukan yang akan membebani kami, " Ucap Tirgi


"Hihihi benar Raja ada satu pasukan yang membebani kami, " Ucap Cheli


"Tidak semua pasukan harus pergi karena ada banyak penjahat yang mengincar ahli sejarah itu, " Ucap Raja sambil menghentakan tongkatnya.


"Baiklah tidak ada yang membantah lagi silakan pergi dan sampaikan tugas ini ke anggota kalian, " Ucap Raja


Mereka semua pergi meninggalkan istana.


//Dihutan//


Karena suasana di markas sangat ribut yang membuat aku dan Morgiana tidak kuat berlama-lama di dalam markas jadi kami pergi ke hutan bersama untuk berlatih sedikit.


"Huh dasar kuping ku sakit sekali, " Ucap ku


"Nah Morgiana kau belum punya sihir penciptaan dan penyerangan kan?, " Ucap ku


"hmm iya, " Ucap Morgiana


"Hmm kita mulai dari sihir penyerangan saja ya?, " Ucap ku


"Heeh tapi bagaimana caranya?, " Ucap Morgiana


"Cobalah kau pikirkan sihir penyerangan apa yang kau inginkan, " Ucap ku


"Contoh nya ini, Sihir Penyerangan:Tebasan pedang kaki belalang, " Ucap ku sambil menebas pohon yang ada didepan ku.


Morgiana mengangguk dan mulai mencoba.


"Sihir penyerangan: Gumpalan jaring laba-laba, " Ucap Morgiana mengarahkan sihir nya ke pohon tetapi sihir nya tidak mengenai pohon itu.


"Arghhh sudah lah aku tidak bisa menggunakan sihir penyerangan ini, " Ucap Morgiana yang langsung berlari meninggalkan Yakhuryu.


Aku langsung menyusul Morgiana.


//Di Markas Kecoa Putih//


Shaori masuk kedalam markas sambil tersenyum.


Suasana di markas yang tadinya sangat ribut berubah menjadi hening.


"eh ehehe ada ketua, " Ucap Vindra


Shaori duduk dikursi untuk menyampaikan pesan Raja tadi.


"Baiklah apakah semuanya sudah berkumpul?, " Ucap Shaori


"1 2 3 4 5 6 tu-, " Ucap Yumiko sambil menujuk ke anggota pasukan, ucapan nya terpotong karena tidak adanya Yakhuryu dan Morgiana.


"hah tujuh delapan, " Ucap Kanzaki dengan semangat sambil menujuk ke arah Yakhuryu dan Morgiana yang baru sampai ke markas.


Aku dan Morgiana langsung berlari dan ikut duduk di kursi bersama mereka.


"Nah sudah berkumpul ketua walaupun satu orang masih tertidur, " Ucap Vindra


Terixsla masih tertidur di kursi dia tidak mau bangun padahal sudah siram menggunakan air.


"Tunggu oi Terixsla bangun, " Ucap Gerx sambil menyiram air ke muka Terixsla


"Heeh biarkan saja dia tidur, aku baru saja dari istana untuk rapat bersama ketua pasukan lainnya, " Ucap Shaori


"nah jadi apa yang dibicarakan?, " Ucap Vindra


"Besok kita akan pergi ke Hutan Hyutai di kota Emerald untuk mencari ahli sejarah yang mengetahui Zodiac power book ," Ucap Shaori


"Oh buku itu, " Ucap Vindra,Kanzaki,Yumiko dan Gerx dengan serentak


"Hmm Zodiac power book? Kota Emerald?, " Gumam ku


"anu itu buku apa ketua?, " Ucap ku


Shaori menjelaskan apa buku itu kepada Yakhuryu dan Morgiana.


"Nah jadi besok aku akan pergi bersama 3 orang dari kalian, " Ucap Shaori


"wah ajak aku ketua pasti disana banyak batu kan?, " Ucap Kharel


"huh besok yang ku ajak adalah Yakhuryu, Morgiana dan Vindra mereka berdua diajak sebagai pelajaran pertama untuk mereka, " Ucap Shaori


"Yeay aku diajak, " Teriak Vindra


Mereka semua menutup telinganya.