YAKHURYU: The Goblin

YAKHURYU: The Goblin
KEHIDUPAN YANG BARU



"Ahhh dimana ini sangat gelap... "


Lalu ada cahaya terang seperti di ujung terowongan,ternyata itu adalah cahaya yang masuk ke dalam vagin* perempuan …'


"Ha ha . . . jangan jangan itu adalah... "


"Ahh tidak aku belum siap menjadi goblin,,"


Setelah itu aku membuka kedua mata bayi ku dengan perlahan.Butuh sedikit waktu agar mata bayi ku terbiasa dengan cahaya yang terang.


Di depan ku sepertinya itu adalah seorang bidan yang memiliki tubuh serba hijau dengan rambut panjang di sanggul.


"Ah ternyata aku benar-benar terlahir menjadi goblin.. "


//Diluar//


Dimalam hari ini penduduk desa goblin menantikan anak kedua dari kepala desa mereka, mereka semua berkumpul didepan rumah kepala desa.


Terlihat kepala desa yang sedang gelisah ia mondar mandir didepan pintu,sepertinya dia tidak sabar menanti anak kedua mereka.


Putra pertama kepala desa menghampiri ayahnya yang sedang gelisah menunggu didepan pintu.


"Ayah kau tidak perlu khawatir,aku yakin adikku akan terlahir dengan selamat dan ibu akan baik-baik saja " Ucap anak pertama kepala desa tersebut.


Kepala desa tersebut bernama Gaiorga Hirragi dan istrinya bernama Siren Hirragi serta putra pertama nya Takhsim Hirragi.


Tanpa ku sadari diriku menangis dengan sangat kencang lalu pria yang memiliki rambut beruban dengan kacamata yang tebal masuk ke dalam, sepertinya itu adalah ayahku.


//Didalam rumah//


"Selamat tuan Gaiorga putra anda terlahir dengan selamat " Ucap bidan yang membantu proses persalinan.


Ternyata memang benar itu adalah Ayah ku lalu ia menggendong ku sembari menghapus air mataku dan berkata


cup cup cup


Ya mengingatkan ku pada ayahku di kehidupan sebelumnya saat adikku Zira terlahir dia menggendong nya dan berkata cup cup juga.


"Suami ku anak kedua kita sudah lahir,dan dia nampak mirip dengan mu " Ucap Siren.


Lalu perempuan yang memiliki rambut pirang dikepang dan mata berwarna hitam tertidur dikasur seperti nya dia ibu baru ku.


Dia tak kalah cantik dengan ibu ku yang dulu.


Walaupun diriku ini masih bayi tapi aku mengerti apa yang di ucapkan oleh mereka.


"Wahhh ayo Ayah kasih nama adikku ini " Ucap Takhsim.


Ayah ku memasang muka serius sembari memikirkan nama yang cocok untuk diriku.


"Hmmm bagaimana jika kau saja yang memberikan nama untuk adikmu Takhsim," Ucap Tuan Gaoirga


"Wahh bener nih yah?sebenarnya dari beberapa hari yang lalu aku sudah memikirkan nama untuk adikku ini,bagaimana namanya Yakhuryu Hirragi? " Ucap Takhsim


Mereka berdiskusi untuk memberikan namaku, lalu pria yang seperti nya kakakku itu


mengusulkan nama Yakhuryu untuk ku.


"Boleh boleh nama yang bagus Takhsim,baiklah kita akan memberi dia nama Yakhuryu Hirragi " Ucap tuan Gaoirga


Lalu terdengar suara keributan dari luar,keributan itu terjadi karena banyaknya kupu-kupu yang berkumpul diluar.


Karena terjadi keributan di luar ayah ku menaruh diriku dikasur.


Rex pergi ke luar.


"Tuan Gaoirga diluar banyak kupu-kupu yang berkumpul,kami tidak tahu kenapa mereka berkumpul " Ucap salah satu prajurit itu.


Lalu tiba-tiba segerombolan kupu-kupu itu masuk kedalam mengerumuni ku kemudian membawa ku terbang keluar.


Aku kebingungan kenapa diriku di bawa terbang oleh segerombolan kupu-kupu.


semua yang ada didalam sangat panik lalu ayah ku berlari keluar.


"Aaaaaaa ada apa ini suamiku anak kita!!!" Ucap nyonya Siren sambil menangis


"Apa-apaan ini kenapa kupu-kupu itu membawa terbang anakku " Ujar tuan Gaoirga


Lalu kupu-kupu itu menurunkan ku ditanah dan pergi begitu saja,dan anehnya tubuh ku langsung berubah menjadi seperti anak berumur 8 tahun.


Suasana menjadi hening,mereka tercengang melihat bayi yang baru lahir tiba-tiba berubah menjadi anak berumur sekitar 8 tahun.


"Hahhh..??? Ini anakku kan?kenapa cepat sekali besarnya " Ucap tuan Gaoirga


"Sepertinya benar ini anakmu tuan ,kupu-kupu itu membuat nya tumbuh dengan cepat " Ucap salah satu prajurit.


Lalu aku dibawa masuk kedalam dan aku berpura-pura pingsan.


"Baiklah kita bawa masuk Yakhuryu kedalam kamarnya " Ucap tuan Gaoirga sambil memerintahkan salah satu prajuritnya untuk menggendong Yakhuryu ke dalam.


Setelah dibawa masuk aku langsung membuka kedua mataku dan bangun dari posisi terbaring.


Aku langsung menampar kedua pipiku dengan tangan sampai memerah.


Ayah dan ibuku langsung menghampiri ku ke dalam kamar.


"Wahhh anakku kau telah bangun,suamiku anakmu sudah bangun " Ucap nyonya Siren


" Ehhhh anakku? oh jadi dia benar orang tua ku " gumamku


Aku ketakutan baru pertama kali aku melihat goblin secara langsung, biasanya aku hanya melihat ilustrasi goblin di novel goblin slayer milik adikku.


Dengan perasaan takut dan kebingungan kenapa aku bisa tumbuh secepat ini?


Setelah itu aku ingat dengan Dewi Serangga yang memberikan ku kekuatan, pasti itu ulahnya.


" yah ayo kita tidur sekarang kau tidak kesepian lagi ya Takhsim karena ada adikmu yang menemani kau tidur " Ucap nyonya Siren sambil tertawa kecil


Tuan Gaoirga dan nyonya Siren meninggalkan kamar anaknya dan pergi tidur.


"Hai kakak, " Ucap ku yang menyapa Takhsim kakaku.


"Kau ingin ku beri tahu sesuatu tidak?, " Ucap ku yang ingin memberi tahu siapa sebenarnya diriku.


"Apa itu?, " Ucap nya denga memasang wajah bingung.


"Aku ini dulunya manusia lho, " Ucap ku


" Hahh???Hahahhaha mana mungkin aku percaya, mungkin kau mimpi tadi " Ucap Takhsim sambil tertawa keras


"Ehh tidak bukan mimpi,aku memang sebelum nya manusia yang mati dililit ular sawah lalu aku dikirim Dewi ke sini "


" ehhh hahahha sudah-sudah ayo tidur"


Ternyata dia tidak percaya dengan ku ya wajar saja si dia tidak percaya tapi nanti cepat atau lambat akan terungkap.