
Ternyata kejadian tadi hanya kesalah pahaman saja, 2 paman itu hanya mengancam gadis imut itu saja dan tidak melukainya.
Aku merasa bersalah sudah melukai salah satu kaki paman itu untung saja kaki lukanya tidak parah hanya tergores sedikit saja, setelah aku kasih ramuan dari Melissa pasti luka nya juga akan sembuh.
Setelah itu aku kembali lagi ke dalam hutan menemui gadis iblis itu dan membawanya ke desa karena ini sudah malam.
"Huh walaupun cuman salah paham tapi aku sangat kesal karena paman itu menertawai ku. " Ucap ku sambil melompat dari pohon ke pohon.
"Hahaha lompatan ku tambah cepat saja. " Ucap ku
"Hiyaaaa."
Aku melompat ke tanah.
"Hmmm gadis imut itu tadi dimana ya. "
"Kalo tidak salah disekitar sini deh, nah ini juga ada bekas tancapan pedang ku tadi. " Ucap ku sambil memegang salah satu pohon.
Kresek kresek
"Ehhh kok rumput itu bergoyang. " Ucap ku dengan wajah ketakutan sambil bergerak mundur dan jatuh terduduk.
"Aduh duh, aku disini kak didalam rumput ini. " Ucap gadis itu.
"Hah kenapa kau ada di semak-semak. " Ucap Yakhuryu sambil berdiri dan bergerak ke arah semak-semak.
"Anuu aku takut ditinggal sendirian!!!. " Ucap gadis itu
"Hah ada juga ya iblis yang takut ditinggal sendirian " Ucap ku sambil tertawa.
"Argghhhh."
Gadis itu memasang wajah kesal karena ditertawai.
"Hehe maaf maaf, rumah kau dimana? Ayo berdiri biar ku antar. " Ucap ku sambil menjulurkan tangan ke gadis itu.
" Aaaaa.... kkk.... uuuu masih kecil jadi tidak ingat arah jalan pulang hehe. " Ucap gadis itu.
" Hehhh terus kenapa kau bisa ada disini?. " Ucap ku
" Aku tadi menemani ibu mengambil buah-buahan dihutan, terus ada kupu-kupu yang datang jadi aku mengikuti arah kupu-kupu itu terbang eh malah tersesat kesini. " Ucap ku
"Hmmm kalo kau ikut bersama ku ke desa mau?. " Ucap ku
" Desa? Woah mau. " Ucap gadis itu sambil tersenyum kecil
Yakhuryu dan gadis itu pergi ke desa Goblin dengan berjalan kaki.
Disela-sela perjalanan mereka mengobrol untuk saling tahu satu sama lain.
" Oh iya namamu siapa gadis imut. " Tanya ku dengan pipi yang merah.
"Hah jangan memanggilku gadis imut." Ucap gadis itu yang pipinya tiba-tiba memerah dan langsung memalingkan muka.
"Namaku Sherin Arvalis huh. " Ucap gadis itu
"Hehehe soalnya suara mu itu imut, kalo namaku Yakhuryu Hiiragi. " Ucap ku
"Woah nama yang keren. " Ucap Sherin
Kami berdua pun sampai didesa Goblin, dan kebetulan penduduk desa Goblin akan mengadakan pesta ulang tahun Yakhuryu.
"Nah ini desa ku ayo masuk malam ini kami akan mengadakan pesta ulang tahunku. " Ucap ku
Kami berdua masuk kedalam desa, dan warga desa sedang menyiapkan makanan untuk pesta ulang tahun ku.
"Hah Yakhuryu kau sudah pulang. " Teriak Melissa yang sedang memotong sayuran bersama ibu dan beberapa wanita desa Goblin.
"Ehh siapa gadis kecil itu. " Gumam Melissa sambil memasang wajah kesal.
Aku dan Sherin berjalan menuju ke arah Melissa.
"Hehehe."
Sherin tertawa kecil.
"Huh yasudah Yakhuryu kau pergi mandi dulu sana dan Sherin kau bantu kami ya. " Ucap Melissa
"Hah iya akan kubantu. " Ucap Sherin
Sherin membantu memotongi sayuran, malam ini mereka masa sapi panggang dan sup sapi.
"Oh iya kenalkan namaku Melissa partner nya Yakhuryu sekaligus calonnya " Ucap Melissa sambil mengibaskan rambut nya
"Calon? Calon apa?calon mayat?. " Ucap Sherin sambil tertawa kecil
"Calon istrinya lah huhhh. " Ucap Melissa dengan wajah kesal sambil memalingkan mukanya.
"Arghhhh sembarangan saja mulut anak ini untung saja dia imut kalau tidak akan ku tebas hihihi. " Gumam Melissa
"Eh imut? jangan jangan Yakhuryu membawa dia kesini karena dia imut dan berencana menikahi nya tidak tidak akulah yang akan menikahi Yakhuryuuuuuu. " Gumam Melissa dengan pipinya yang memerah.
"Ehhh kau kenapa kak? maaf jika perkataan ku tadi menyakiti mu. " Ucap Sherin dengan wajah sedih
"eh tidak apa-apa kok. " Ucap Melissa
Terlihat salah satu warga yang berusaha menghidupkan api tapi tidak bisa-bisa, Sherin pun menghampiri warga itu dan membantu menghidupkan api karena Sherin mempunyai kekuatan sihir api.
"Permisi paman boleh kah kubantu menghidupkan apinya?. " Ucap Sherin
"boleh tapi bagaimana caranya? paman saja tidak bisa. " Ucap paman itu
"Sihir api biru : percikan api unggun. "
Sherin mengucapkan jurusnya
"woahhh ternyata kau punya sihir ,Terima kasih banyak ya. " Ucap paman itu
Sherin kembali lagi membantu memotongi sayur-sayuran.
"Woah ternyata kau bisa menggunakan sihir ya. " Ucap Melissa
"hehehe kau dan Yakhuryu juga bisa menggunakan sihir kan?. " Ucap Sherin
" iya betul didesa ini aku dan Yakhuryu yang memiliki sihir hehehe. " Ucap Melissa
"Hah Aku pikir Goblin tidak ada yang bisa menggunakan sihir. " Ucap Sherin
"Hahaha dia bukan Goblin biasa. " Ucap Melissa
Mereka pun selesai memotongi sayuran dan mulai memasak sup dan para warga lainnya sudah selesai memanggang sapi.
Setelah semua masakan telah selesai mereka mulai duduk di tanah dengan beralaskan tikar dan menyantap makanan.
" Jadi malam ini kita akan mengadakan pesta ulang tahun anak ku Yakhuryu, walaupun telat tapi tidak apa-apa hehe. " Ucap tuan Gaiorga
Sebenarnya ulang tahun Yakhuryu sudah beberapa hari yang lalu tapi karena waktu itu penduduk desa sangat sibuk jadi baru sempat mengadakan pesta nya hari ini.
"hmmmm kak Takhsim kemana bu?. " Ucap ku sambil menoleh ke kanan kiri.
"Oh kakakmu izin memancing di sungai tapi dia sudah menyiapkan kado untuk mu nih. " Ucap Ibu sambil memberikan kado dari Takhsim.
"Woah Terima kasih kak huh tapi tidak ku maafkan karena dia tidak menghadiri pesta ku. " Ucap ku dengan wajah kesal
Melissa pun tertawa mendengar ucapan Yakhuryu kemudian dia memberikan Yakhuryu hadiah berupa kalung.
"Anu Yakhuryu ini hadiah untuk mu. " Ucap Melissa dengan malu-malu memberikan hadiah untuk ku
"Woah Terima kasih partner ku, aku buka ya. " Ucap ku sambil membuka kadonya.
Hadiahnya adalah kalung buatan Melissa sendiri di kalung itu ada batu berbentuk muka Yakhuryu dan Melissa yang dilukis sendiri oleh nya.