YAKHURYU: The Goblin

YAKHURYU: The Goblin
MENUJU HUTAN HUYTAI



Keeseokan harinya Aku,ketua,kak Vindra dan Morgiana bersiap pergi ke istana untuk berkumpul dengan pasukan lainnya.


Setelah itu baru kami berangkat ke hutan Huytai di Kota Emerald,Kami pergi dengan boneka kecoa milik ketua Shaori.


"Ketua apa tidak kenapa-kenapa jika aku diajak? Aku belum menguasai sihir penyerangan sedikit pun takut nya nanti aku jadi beban disana, " Ucap Morgiana


"Heh tidak apa-apa anggap saja ini pembelajaran untuk kalian berdua, " Ucap ketua sambil tersenyum


"Betul Morgiana santai saja, " Ucap Vindra sambil mengusap kepala Morgiana.


Kami bertiga menutup telinga saat kak Vindra berbicara.


//Di depan Istana//


Kami sampai didepan istana disana semua pasukan sudah berkumpul.


"Wah datang juga nih nyonya Shaori, " Ucap Cheli


"Ehh apa-apaan dia membawa Morgiana dia akan membebani kita saja, " Ucap Fidad dengan wajah kesal


Morgiana cuman menunduk mendengar ucapan kakanya itu.


Lalu Ume pelayan Raja keluar istana menemui kami.


"Baiklah karena kalian sudah berkumpul silahkan pergi, ini peta menuju ke hutan Huytai, " Ucap Ume sambil memberikan peta ke semua ketua pasukan.


Mereka mulai pergi meninggalkan Kerajaan Moringa menggunakan kendaraan dari sihir penciptaan mereka masing-masing.


Ternyata yang mengincar Zodiac Power Book bukan hanya Kerajaan Moringa dan Kelompok Bulan Terbelah saja, Kerajaan Alhambra juga mengincar nya.


Kerajaan Alhambra adalah kerajaan yang ada di sebelah timur Kerajaan Moringa, Kerajaan Alhambra juga mempunyai pasukan sama halnya seperti 7 Pasukan Penguasa Langit.


Kerajaan Moringa dan Kerajaan Alhambra sejak dulu mereka bermusuhan dan mereka sama-sama ingin menguasai dunia.


Pasukan Kerajaan Alhambra berada jauh didepan kami,mereka juga sudah menyiapkan jebakan diudara ke kami.


Kami terkurung didalam sangkar burung berukuran raksasa berlapis petir dan berisi kotoran hewan oleh mereka.


Tapi itu semua tidak mempan oleh kami, kami bisa keluar dari perangkap itu.


"Hah siapa yang udah menjebak kita disini,eww menjijikkan sekali," Ucap Cheli sambil menutup hidup nya.


"Cih dikira kami tidak bisa bebas dari sini?, " Ucap Tirgi


"Pork bebaskan kita dari sini, " Ucap Tirgi yang memerintahkan salah satu anggota nya.


"Baiklah ketua, Sihir penciptaan api: Palu api raksasa, " Ucap Pork sambil memukul sangkar burung itu dengan sihir nya,kemudian pasukan Naga Api bebas dari situ dan pergi duluan.


Puing-puing sangkar burung yang dipukul oleh anggota Pasukan Naga Api terjatuh kebawah,dibawah mereka adalah sungai.


Pasukan Kalajengking Emas juga tidak mau kalah dengan Pasukan Naga Api.


"Sihir penciptaan: Capit Kalajengking Emas, " Ucap Fegar sambil mencabut besi sangkar burung itu untuk membuka jalan keluar.


"Nah sekarang kita ketua, baiklah aku akan mengeluarkan kita semua dari sini jadi mohon mundur sedikit ya, " Ucap ku


" Sihir penciptaan: Kaki belalang, hiyaaa, " Ucap ku sambil memotong besi yang ada di sangkar burung itu untuk membuka jalan keluar.


Sedangkan Morgiana menggunakan sihir nya untuk mencegah puing-puing sangkar burung itu terjatuh ke bawah.


Setelah itu mereka pergi keluar menyusul pasukan Naga Api dan Kalajengking Emas.


"Hihihi oke kakak, Sihir penciptaan: Belut maniss. Awww manisnya dirimu, " Ucap Irina


"Jangan bermain-main kau Irina, " Ucap Cheli


"Hahaha maaf kakak, nah jadi ayo belut ku yang manis isap lah listrik yang ada disini , " Ucap Irina


"Oke selanjutnya Claudi patahkan besi itu, " Ucap Cheli


"Hah aku? bagaimana caranya aku mematahkan besi itu? Sihir ku tidak mampu menghancurkan besi, " Ucap Claudi.


"Hah dasar anggota tak berguna aku jadi menyesal mengajak kalian, " Ucap Cheli dengan raut muka kesal.


Anggota yang dibawa oleh Cheli tidak bisa menghancurkan besi itu karena sihir mereka semua adalah belut yang hanya bisa menghancurkan benda benda lembut.


Kemudian Cheli mencoba meminta bantuan ke pasukan lain.


"Anu tuan yang keren disana tolong bantu kami keluar dari sini, " Teriak Cheli dengan nada merayu ke Raven ketua pasukan Gagak Perak.


Namun Raven mengabaikan rayuan Cheli dan pergi meninggalkan dia dan anggota nya.


"Halah menyesal juga aku bilang keren ke dia padahal biasa-biasa saja, " Ucap Cheli


Pasukan lainnya sudah terbebas dari perangkap itu dan menyisakan pasukan Belut Berkepala Lele.


"Kakak kakak bagaimana ini kita sudah sendirian disini, " Ucap Irina


"Diamlah dulu kau, kita berempat disini tidak ada yang bisa menggunakan Sihir untuk menghancurkan perangkap besi ini, " Ucap Cheli dengan kesal.


Lalu ada 3 pemuda misterius yang menggunakan topeng yang datang ke arah mereka.


Mereka menggunakan topeng Rubah berwarna Abu-abu, Oranye, dan Merah. Lalu mereka bertiga menolong Pasukan Belut Berkepala Lele keluar dari situ.


"Walah gadis cantik kau terperangkap ya?, " Ucap salah satu pemuda misterius itu.


"Cih tanpa ku kasih tau juga kau udah tau kalau kami disini terperangkap, " Gumam Cheli


"Hah iya kami terperangkap jadi tolong bantu kami keluar dari sini, " Ucap Cheli


3 pemuda itu membantu Cheli dan anggota nya keluar dari perangkap itu.


"Ah Terima kasih sudah menolong gadis cantik seperti ku ini, ayo anggota ku kita pergi, " Ucap Cheli


Belum sempat pergi dari situ Cheli dan anggota nya dihentikan oleh 3 pemuda itu dan mereka bertanya sesuatu kepada Cheli.


"Tunggu apakah kau tahu dimana tempat Ahli sejarah yang mengetahui letak Zodiac Power Book?, " Ucap salah satu pemuda itu.


"Oh itu dihutan Huytai kota Emerald, " Ucap Cheli yang langsung pergi meninggalkan 3 pemuda itu.


3 pemuda itu tersenyum dan pergi menghilang begitu saja.


"Hah kakak kenapa kau kasih tau mereka?, " Ucap Irina dengan muka terheran-heran.


"Hah persetan dengan Zodiac zodiac itu," Ucap Cheli.


"Hah bagaimana jika mereka juga mengincar buku itu?, " Ucap Irina


"Sudah ku bilang aku tak peduli dengan sampai ke hutan itu saja Raja akan memberikan ku banyak berlian, " Ucap Cheli sambil mengibaskan rambut nya dengan tangan.