
Ting.. Tong..
Ada notif dari grup chat di ponsel bada, gadis itu langsung melihat. Hoho apakah itu dari hyunjin? dan ternyata bukan aaah pembaca kecewa saudara saudara dan ternyata itu dari felix yang mengirimkan beberapa video-video lucu dari tok tok, tapi tidak terdapat satu pun balasan disana.
"Ih kok pada tega banget kacangin felix.. hmm apa aku bales aja ya..?" Bada pun pun membalas video felix dengan sticker π dan tak lama felix tersenyum melihat balasan dari bada.
Ting.. Tong..
Bada kembali mengecek ponselnya apakah itu dari hyunjin dan ternyata..
"Eh ada bada.. cie.. baru masuk grup yaa?" Oh itu felix.
"Oh felix.." ucap bada lembut seraya meminum susunya yang telah di sediakan oleh ibunya sedari tadi, ia pun segera mengetik kata demi kata untuk membalas felix.
"Iyaa nih lix hehe π" Dan ternyata katanya sesingkat itu hehe.
Felix baru menyadari satu hal ternyata bada jauh lebih aktif di media sosial ketimbang di kehidupan nyata, jika di kehidupan nyata ia sedikit pemalu.
"Oh lagi apa da?"
Ting.. Tong..
"Lagi minum susu.." bada segera mengirimkan foto segelas susu dan mengirimkannya di grup, sambil menunggu balasan bada melihat satu persatu kontak yang ada di grup tersebut dan orang pertama yang ia stalk yaitu.. siapa lagi kalo bukan hyunjin, sepertinya pria itu memakai foto profil anjing miliknya.
"Tenyata orang ganteng juga gak pede yaa..? kenapa dia gak pake fotonya aja sih.. padahal kan dia ganteng!" Seru bada pelan seraya menekankan kata ganteng di akhir.
Saat akan menstalk kontak lainnya, terlebih dahulu bada mengecek chat di grup dan disana sudah ada beberapa orang membaca pesannya dan yang paling penting adalah orang yang berada paling bawah lagi-lagi siapa lagi kalau bukan hyunjin.
Bada menganga lalu menutup menyatukan dan menggulum bibir bawahnya ia kaget hyunjin telah membaca pesannya lalu setelahnya.
"Aaaaaaaa..!!!" Teriak bada kencang membuat ibunya yang sedang tidur pun terbangun karna saking kencang teriakannya.
"Eh badaa cepet tidur.. jangan begadang.."
"Ups iyaa bu maaf.. " Satu hal yang ia tau bahwa saat ini hyunjin sedang online.
Felix mengirimkan sticker tertawa lucu.
HYUNJIN POV
Hyunjin telah mandi, ia masih mengenakan handuk kecil di pundaknya seraya menggosok-gosok rambutnya yang masih basah pelan. Lalu ia duduk di kasurnya seraya mengecek ponsel yang sedang tercharge di meja di pinggir kasurnya.
Ternyata ada notifikasi baru dari grup chatnya, ia pun sibuk mengscroll untuk membaca satu persatu pesan di sana, lalu kembali pada chat awal diantara bada dan felix, ia tersenyum seraya menyunggingkan sebelah bibirnya ke atas.
"Minum susu dasar anak kecil.." serunya pelan saat sedang membaca tiba-tiba anjingnya yang bernama kkami tiba di kamarnya.
Kkami, ia pun bermanja-manja dengan tuannya hyunjin, sampai tidak sadar hyunjin mengetikkan kata "Ha" di ponselnya lalu mengirimnya ke grup.
Ting.. Tong..
Hyunjin mengkesampingkan anjingnya lalu beralih pada ponselnya. Tak lama kemudian, betapa kagetnya dia saat melihat ia telah mengirim kata "Ha" disana.
"Ah!" ia berteriak kesal mengacak-acak rambutnya yang masih basah menjadi berantakan.
...****************...
Bada yang sedari tadi sedang membulak-balikkan ponselnya karna bosan menunggu balasan pun kaget saat ponselnya berdering.
Ting..Tong..
"Kira-kira siapa yaa..?" Ia seketika bangun ketika melihat balasan. Oh itu dari Hyunjin!
"Ha....? Apa maksud dari ha?" Bada mengerjapkan kedua matanya beberapa kali.
Hyunjin yang pada awalnya ingin menghapus pesannya tapi sial bada gadis itu dengan cepat telah membaca pesannya, membuatnya bingung harus berbuat apa.
Pria itu sedari tadi bulak balik seraya memukul kepalanya pelan beberapa kali.
Tak lama dari itu
Ting.. Tong..
"Ha?"
lalu dari changbin.
"Ha?"
lalu dari felix.
"Ha?"
"Ha.. Hatchim.." balasan dari seungmin.
"Oh mungkin hyung ingin bersin..?" Balasan dari IN. Belum cukup menggemparkan seketika lee know mengirim voice not.
"Hahahahahahahahaha" Suara tawa khasnya menggelegar memekakkan telinga membuat hyunjin memejam kan matanya dengan ekspresi kesal, menyatukan bibir atas dan bawahnya lalu segera membalas sebelum mereka menjadi semakin jadi fikirnya.
"Ada apa ya?" Seperti orang yang tidak tau menau soal apa yang sedang mereka bahas sedari tadi di grup.
"Oooh.." ucap han, changbin, lee know, felix, in bersamaan.
"Hyunjin pabo.." voice not dari han.
Lalu changbin mengirim voice not suara tertawa puasnya.
"Ehehehehehe" Dengan suara aegyo membuat semua orang tertawa begitu pun hyunjin yang menggunakan sticker untuk menjitak han.
"Hahahahaha" balas in.
"Ternyata mereka seru seru yaa orangnya.." batin bada seraya merenggangkan lengannya ke atas seraya menguap melihat ke arah jam.
"Eh tunggu, sieun kemana yaa? yaudah deh aku chat aja.." kebetulan bada telah menyimpan kontak sieun lebih dulu yang ia dapat dari grup sebelumnya.
"Hi sieun ini aku bada.. kamu kemana kok ga muncul-muncul di grup?" Lalu pencet kirim, bada menunggu balasan dari sieun. Tapi jam telah menunjukkan pukul 12 malam, grup chat pun sudah sepi, bada memutuskan untuk tidur.
...****************...
Keesokan harinya bada pun tiba di sekolah dengan sebelah kakinya yang masih memakai sendal jepit hitam, semua mata siswa disana memperhatikan ke arah kaki bada, sieun yang baru tiba pun berlari kecil untuk menghampiri sahabat barunya itu.
"Dorr!!" Bada tersentak kaget lalu menoleh ke arah orang yang mengagetinya.
"Eh sieun.. kamu kemana aja kok gak gabung di grup semalem?"
"Eh emang ada apa da?" Serunya antusias.
"Engga cuma chat chat biasa aja sih.."
"Oh gitu, iaa kemarin karna cape banget nyatet nyatet terus latihan dance sama felix jadi aku ketiduran deh.. ini hpnya belum aku nyalain tapi udah di cas semaleman.."
"Oh gitu.. yaudah sekarang liat chatnya.." Sieun pun menyalakan ponselnya dan benar saja banyak notifikasi dari grup chat diponselnya.
Ia pun membaca chatnya satu persatu.
"Hahaha ternyata mereka kocak-kocak banget yaa da.." Bada hanya tersenyum seraya menggaguk setuju dengan perkataan sieun.
"Hyunjin ternyata bisa ga jelas juga.." Bada tersenyum menunjukkan gigi putihnya yang rapih.
Semua siswa riuh tapi kini bada telah mengerti ia tau pasti hyunjin dan teman-temannya yang membuat kegaduhan ini dan benar saja mereka pun tiba sedang berjalan dari arah parkiran setelah memarkirkan kendaraannya menuju ke arah bada dan sieun, bada hanya diam seraya menunduk ia berharap dengan kedekatan mereka kemarin akankah hyunjin menyapanya kali ini? entahlah jika dia berubah menjadi seperti felix mungkin saja hal itu bisa terjadi..
Dan ternyata sesuai tebakan bada saat melewatinya hyunjin pergi begitu saja tanpa memperdulikan mereka sama sekali melirik pun tidak apalagi bertegur sapa.
Bada melengguh nafas panjang.
"Huft.." ia me roll eyes matanya.
"Yaudah ayolah da.." Seru sieun tanda mengerti, merekapun melanjutkan langkahnya yang terhenti menuju kelas, sieun menyeimbangkan langkahnya pelan mengikuti langkah bada yang terpapah-papah dan kini mulai membopoh tubuhnya.