
Banyak orang akan tidak fokus bila ada masalah yang mengganggu. Aku salut pada gadis kecilku. Dia tetap profesional menjalankan tugasnya meski aku tahu hatinya terluka. ~Ashoery Rustamaji~
DARI SEDAYU ~JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI
\~\~\~\~\~
“Jujur saya bingung harus bernyanyi apa. Karena generasi kita jauh berbeda. Kalau saya nyanyikan lagu favorite saya, pasti kalian tak tahu. Dan kalau lagu kalian saya tahu tapi tidak menguasai,” celetuk lelaki gagah ini.
Dia mendekati anak band. “Bisa lagu best day of my life dari America?” tanyanya.
“Yang ini Pak?” tanya seorang pemain alat musik sambil mendengarkan lagu dari ponselnya.
“Nah itu,” dengan tersenyum sang kepala sekolah mengangguk.
“Nanti kita mainkan ya,” dia lalu ke tengah panggung untuk sedikit bicara pada semua siswanya.
“Saya mewakili para orang tua kalian di sekolah ini mengucapkan terima kasih karena kalian selalu bisa menjadi putra putri kebanggaan kami. Prestasi kalian, tingkah laku kalian yang manis itu adalah suatu hadiah bagi kami semua orang tua kalian.”
“Selamat untuk semua siswa kelas dua belas yang kami harap semua akan lulus dengan nilai baik. Nanti diakhir acara akan ada pengumuman bagi siswa yang sudah mendapat beasiswa walau berita kelulusan belum ada.”
“Suatu kebanggaan bagi kami untuk mengumumkan siswa berprestasi itu nanti diakhir acara,” dengan manis kepala sekolah sekali lagi memberi sambutan sebelum dia bernyanyi.
“Dan mari kita penuhi permintaan dari semua siswa kelas dua belas. Mohon maaf. Suara saya tak terlalu bagus,” lalu kepala sekolah berjalan ke arah drum.
“Bisa saya pinjam?” tanyanya pada penabuh drum yang terdiam membisu tak percaya kepala sekolahnya akan menabuh drum di pesta perpisahan kali ini.
“One two three,” kepala sekolah langsung memukul drum dengan gerakan menghentak.
I had a dream so big and loud
I jumped so high I touched the clouds
Wo o o o o oh
Kepala sekolah memainkan stik drum ditangannya dengan diputar lalu dia gebrak lagi dengan kencang. Tentu saja pertunjukan ini membuat semua berteriak kagum.
Tak ada yang menyangka sang kepala sekolah pemain drum yang sangat mahir dan suaranya pun sangat oke. Tentu semua terpukau akan permainan ciamik sang kepala sekolah memukul drum. Dan anggota band lainnya bangga bisa berkolaborasi dengan pimpinan mereka.
Siswa yang tahu lagu ini langsung ikut berjingkrak dengan semangat. Semua sangat antusias dengan kejutan ini. Bahkan Vella dan Helmi pun tak percaya kejutan yang mereka buat benar-benar mengejutkan semuanya.
Helmi dan Vella yang memang masih memegang mike ikut bernyanyi di atas panggung. Mereka berdua sangat tak menyangka kejutan yang mereka usulkan mendapat hadiah tak terduga seperti ini. Kepala sekolah yang terkesan berwibawa dan pendiam ternyata mempunyai sisi tersembunyi.
“Yang hafal lagunya ikut nyanyi yaaaaa,” seru Helmi pada semua rekannya.
I never gonna look back
Whoa, I’m never gonna give it up
No, just don wake me now
Dan akhirnya lagu ini menggema karena mayoritas siswa mengenal lagu menghentak ini. Tak ada yang tak suka lagu ini.
‘Dia sangat profesional,’ batin Arie. Tapi dia tahu, Vella menyimpan amarah yang sangat dalam. Dia tahu Vella merasa dia telah membohonginya atau bahkan membodohinya dengan mengatakan Serena adalah sahabatnya padahal gadis itu mendengar pengakuan Serena yang menyebut dirinya adalah kekasih Serena sejak mereka SMP.
Usai sudah persembahan dari kepala sekolah kali ini. Semua siswa sangat senang. Bahkan beberapa berteriak minta lagu tambahan. Tapi tentu saja kepala sekolah tak mau karena dia adalah hiburan pertama.
Masih banyak acara hiburan lain sebelum sampai ke titik puncak acara yaitu pengumuman siswa berprestasi karena mendapat beasiswa sebelum kelulusan. Acara ini yang paling ditunggu setiap tahun.
Kepala sekolah tak ingin acara yang sudah anak panitia susun menjadi berantakan karena ulahnya.
Setelah gebrakan memukau dari kepala sekolah, sekarang giliran tari daerah yang dibawakan oleh siswa kelas sepuluh. Mereka menarikan tari saman dari Aceh dilanjut dengan tari dari ujung Timur nusantara yaitu dari Papua oleh siswa kelas sepuluh juga tapi beda group.
Tentu para guru bangga dengan kecintaan putra dan putri didik mereka terhadap budaya Nusantara.
Selanjutnya siswa kelas sebelas putri menampilkan atraksi cheers leader mereka yang memang beberapa kali selalu menjadi juara lomba cheers leader antar sekolah.
“Yeeeeaaaay. Keren ya atrakasi yang telah ditampilkan oleh rekan-rekan dari cheers leader sekolah kita? Sekarang kita rehat sejenak. Silakan dicicipi snacknya agar tidak terlalu bosan. Tapi pasti tidak akan bosan sih ya melihat pensi atau pentas seni tutup tahun ajaran kita kali ini,” MC sekolah yang berasal dari kelas sepuluh tanpa cela bisa memimpin acara ini. Walau masi kelas sepuluh tapi dia memang sangat mahir menjadi MC.
“Sekarang kita akan membisu sejenak, kita akan lihat penampilan beberapa rekan yang berpantomim. Kita hayati apa yang mereka ungkap dengan segala gerak dan mimik wajah mereka. Mari kita sambut team pantomim sekolah kita tercinta!”
Dalam pantomim ini digambarkan seorang pemuda yang mulai berkenalan dengan zat adictive dan akhirnya mereka menyesal karena telah salah langkah.
“Kita harus smart untuk bisa mengambil inti pertunjukkan tadi ya. Kalau yang belum bisa menyimpulkan, sebaiknya ambil batu asah untuk mengasah otak kita agar bisa lebih tajam mencerna he he he,” sengaja sang MC mengolok teman-teman yang tak bisa mengerti arti cerita pantomin yang telah dilakukan oleh team pantomim sekolah mereka kali ini.
***
“Sekarang setelah pertunjukan dari para siswa, kita akan dapat pertunjukan menarik dari POMG lho. Para orang tua siswa rupanya tak mau kalau dengan putra putri mereka tercinta. Mari kita lihat pertunjukan sulap dari POMG sekolah kita tercinta.” MC mempersilakan pesulap dari POMG tampil ke panggung. Lampu panggung mulai beraksi menambah penampilan makin terlihat profesional.
Maka sekarang di panggung terlihat sepasang suami istri yang sangat menawan dan tak terlihat seperti pesulap. Lalu pertunjukkan memukau pun kembali diperlihatkan. Tak ada yang tak suka. Semua memberikan pertunjukkan terbaik untuk pentas seni tutup tahun sekalian pesta perpisahan dan pengumuman beasiswa siswa berprestasi tahun ini.
Satu persatu acara digelar dengan teratur. Tak ada yang gagal kerja panitia tahun ini sangat baik. Kerja keras mereka sambil belajar keras karena yang kelas sepuluh dan sebelas akan menghadapi ujian akhir semester minggu depan sungguh patut diacungi jempol special.
Acara demi acara berjalan dengan apik. Tak ada kegagalan dan semua panitia puas karena kerja berat mereka berhasil dengan memuaskan.
Baru saja para alumni memberikan sumbangan acara juga sumbangan dana bagi sekolah tercinta. Dan para guru berterima kasih karena para alumni tetap menjaga silaturahmi dengan yayasan mereka.
\============================================================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI\, KITA MAMPIR KE CERITA YANKTIE YANG LAIN BERJUDUL ***WANT TO MARRY YOU *** YOK!
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta