Unrequited Love

Unrequited Love
Episode 1 First Day at School



Hai, perkenalkan namaku Arsya Larasati. Saat itu aku berumur 18 tahun dan masih duduk dibangku SMA kelas 3. Hari pertama aku masuk kelas aku terlambat masuk kelas. Dan saat masuk kelas aku melihat Ramzi, laki-laki yang aku kagumi dari pertama kali aku masuk sekolah disini. Saat itu aku hanya menatapnya sekilas dan langsung duduk dibangku.


---1 Bulan Kemudian---


Tidak terasa sudah 1 bulan arsya masuk di kelas 3, dan dia sudah akrab dengan anak-anak lain. Ada beberapa anak yang arsya sudah kenal dan beberapa yang belum.Ada beberapa anak yang menarik perhatian arsya,mereka adalah sahabat arsya, Aura, Ara, Alisha,dan Afifa. Kemanapun mereka selalu bersama, arsya selalu memeluk lengan Alisha karena hanya dia yang tidak pernah menolak untuk dipeluk lengannya atau bergandengan tangan. Sedangkan Ara dan Aura, mereka sudah berteman dari SMP jadi sudah pasti sangat akrab.


Saat mereka sedang mengobrol di depan kelas, tiba-tiba bel masuk sudah berbunyi dan kita segera masuk kelas.Saat itu akan dimulai jam pelajaran IPA, dan setiap pelajaran itu arsya selalu mengantuk karena dia duduk di pojok dan dekat dengan kipas angin. Bu Dahlia sedang menerangkan, arsya berusaha untuk menahan ngantuk yang sangat berat. Karena sudah tidak bisa ditahan lagi, akhirnya dia tertidur saat jam belajar. Saat tidur tiba-tiba seluruh anak-anak dikelas tertawa, arsya langsung terbangun karena dia kira mereka sedang menertawainya, ternyata mereka tertawa karena ulah teman arsya, Umar yang juga tertidur namun diketahui oleh guru.


Saat merek tertawa, arsya melihat ke arah Umar dan tidak sengaja dia melihat Ramzi, laki-laki yang dulu ia kira sosok yang dingin. Dia tersenyum karena ulah Umar, arsya pun tersenyum karena melihat dia tersenyum. Sesaat arsya langsung memalingkan wajahnya takut ketahuan karena menatap dia.


Bel istirahat pun berbunyi, arsya langsung merapihkan buku-buku di mejanya sebelum keluar. Saat sedang merapihkan buku, Aura memanggilku dengan berteriak"Arsyaa ayoo cepat, nanti kantin semakin ramai kalau kamu lama". Sontak arsya langsung berlari kearah mereka dan seperti biasa, menggandeng tangan Alisha dan langsung berlari kearah kantin.


Arsya:"Kalian mau beli apa? Aku mau beli nasi aja deh, laper banget soalnya niih"


Aura:"Ya udah kita samain aja biar cepet"


Ara:"ok"


Alisha:"Aku mau beli mie aja deh, pengen makan mie soalnya"


Alisha:"mau beli apa kamu fa?"


Afifa:"cemilan aja deh sha gue"


Alisha:"Ok"


#skip makan#


Selesai makan mereka naik ke atas dan mengobrol di depan kelas. Saat sedang mengobrol tiba-tiba Ramzi dan kawan-kawan lewat. Arsya hanya menatap sekilas dengan wajah datar, padahal di dalam hati sangat senang saat menatap dia.


----Skip masuk kelas----


Dikelas saat ini sedang mulai jam pelajaran matematika, pelajaran yang dulu arsya paling benci. Namun saat ini dia suka dan menjadi pelajaran favoriteku.


Jam pelajaran matematika berlangsung dengan tenang dan tidak terasa bel pulang sudah berbunyi, seluruh anak-anak dikelas maupun disekolah berteriak kesenangan. Arsya langsung merapihkan buku-buku untuk dimasukkan ke dalam tas dan bersiap-siap untuk berdoa. Selesai berdoa seluruh siswa langsung berhamburan keluar kelas, begitupun juga dengan arsya, langsung menarik tangan sahabatnya untuk pulang.