
Hari berganti hari,tidak terasa arsya akan melaksanakan ujian akhir semester. Setiap jam pelajaran arsya selalu berusaha tetap fokus dan tidak mengantuk, terutama saat jam pelajaran ipa dan ips.Begitupun dengan pelajaran Matematika, arsya berusaha untuk bisa walaupun tidak ada yang dia mengerti sedikitpun.
---1 minggu kemudian---
Hari ini ujian akhir semester akan dimulai. Arsya, Aura, Alisha, dan Afifa 1 ruangan, hanya Afifa yang ada di ruang sebelah. Arsya dan ara duduk di paling belakang, Alisha duduk di paling depan, dan Aura duduk di pojok.
Yang membuat arsya sedikit sedih adalah karena dia tidak 1 ruangan dengan Ramzi, justru Afifa yang 1 ruang dengan dia. Aura pernah bilang pada arsya kalau afifa juga suka dengan Ramzi, tetapi arsya tidak menganggap dia saingannya. Karena menurut dia siapapun bisa menyukai Ramzi, dan bukan haknya untuk melarang.
Waktu ujian akan segera dimulai, anak-anak mulai memasuki ruang ujian masing-masing, arsya yang sedang mengobrol dengan teman-temanku langsung memasuki ruang ujian mereka dan bersiap-siap untuk ujian
(singkat cerita selesai ujian)
Afifa:"guys tadi ujiannya ga terlalu susah kan ya, cuma ada beberapa doang aku yang ga bisa"
Arsya:"Iya, materi yang tadi dipelajari banyak yang keluar"
Alisha:"eh ayo ke kantin"
Aura:"ayo ayo"
Ara:"aku gk ke kantin deh,bawa bekal soalnya"
Arsya:"aku juga, males bgt ke bawah naiknya pegel"
Afifa:"aku juga ya, males kebawah"
Aura:"ywdh ayo sa"
Alisha:"yok"
Karena ruang ujian Afifa banyak kakak kelas, akhirnya arsya dan ara makan di ruang ujiannya.
Sambil makan, mereka ngobrolin banyak hal. Karena mereka fangirl jadi ya kebanyakan kita ngomongin soal kpop.Disaat kita sedang membicarakan tentang kpop, tiba-tiba afifa membicarakan soal Ramzi..
Ara:"hahahaha...sukurin lo berdua"
Arsya:"oh ya,makanya jangan saling contek-contekan.. dihukum kan jadinya"(tertawa)
Afifa:"gpp,kan dihukumnya sama doi"
(mereka tertawa)
Saat afifa cerira tentang itu, arsya memang tertawa tapi sebenarnya aku sangat cemburu dan sakit hati karena Ramzi dekat dengan Afifa. Tiba-tiba moodnya langsung berubah jadi tidak berselera makan dan dia tidak jadi makan.
Waktu ujian terakhir mulai, arsya, ara, dan afifa berpisah karena berbeda ruang ujian. Saat ujian pikirannya jadi tidak fokus karena cerita afifa tadi.Selesai ujian, arsya langsung menemui alisha untuk bercerita tentang perasaan dia ini, karena hanya Alisha yang tahu kalau arsya memiliki perasaan dengan Ramzi.
Arsya menceritakan segala perasaan yang dia rasakan setelah Afifa cerita tentang Ramzi tadi,Alisha hanya tersenyum dan mencoba menghibur sahabatnya.
---Singkat Cerita Akhir Pekan---
Hari ini adalah hari Sabtu, hari liburku. Biasanya kalau aku libur, arsya bermain dengan sahabatnya, tetapi hari ini tidak, karena dia ada acara.
Hari ini arsya akan pergi ke rumah Om Putra karena Om Putra sedang mengadakan acara dirumahnya dan keluarga arsya diundang kesana. Tidak hanya keluarga saja yang diundang, tetapi rekan bisnis dan rekan kerja Om Putra juga diundang.
Pukul 12.00 siang arsya berangkat ke Bandung, karena rumah Om Putra mengadakan acara di hotelnya yang di Bandung. Sampai disana pukul 16.00,karena acaranya dimulai pukul 18.30,arsya istirahat sebentar karena kelelahan. Arsya tidur dari pukul 16.30 sampai pukul 18.00,lalu kakaknya membangunkan untuk segera bersiap-siap karena acara sebentar lagi akan dimulai. Arsya langsung siap-siap dan menggunakan pakaian yang sudah dibawakan oleh Mamanya.
Arsya memang sengaja memilih pakaian yang sederhana, karena menurutnya dia nyaman menggunakan itu.Acara akan dimulai 15 menit lagi, karena keluarganya sudah naik ke lantai atas semua, akhirnya arsya naik lift sendiri keatas. Sampai diatas arsya tidak tahu dimana keluarganya, karena sangat ramai jadi dia memilih untuk duduk di tepi jendela sambil minum jus jeruk yang dibawa pelayan.
Saat arsya minum, dia menatap ke arah luar karena pemandangan malam yang sangat Indah dari atas hotel. Dia sangat tidak suka dengan kebisingan, akhirnya arsya memilih untuk kembali ke kamar. Arsya kembali tertidur dikamar karena masih merasa ngantuk. Baru beberapa saat memejamkan mata, mamanya memanggil ke kamar, menyuruh dia untuk kembali lagi ke acara. Mau tidak mau dia langsung kembali ke acara. Saat sampai di acara, dia melihat seseorang mirip dengn Ara, karena dia penasaran,arsya langsung memanggil dia; dan ternyata benar, itu ara. Ara datang karena papanya adalah rekan kerja sekaligus sahabat om putra. Setelah itu, mereka mengobrol dan bercanda berdua. Tidak terasa acara sudah selesai dan para tamu pun sudah mulai berpamitan termasuk juga ara.
Setelah acara selesai,arsya langsung kembali ke kamar hotel dan segera membersihkan diri. Arsya tidur dengan sepupu perempuannya, karena kakaknya memilih untuk tidur dengan sepupunya yang lain. Setelah membersihkan diri,dia langsung tertidur karena lelah.
Dipagi harinya, arsya harus pulang ke Jakarta karena besok dia harus sekolah dan 1 minggu lagi akan ada acara kelulusannya.