
“Saat ini aku tidak bisa menahan diri untuk menghis*p darahmu, jika kau tidak ingin mati maka cepatlah tinggalkan aku di sini dan carilah tempat teraman. Jangan sampai kamu bertemu dengan orang yang akan membuatmu terluka,” Killian menahan rasa sakit.
“Killian,”
“Kenapa kau menyelamatkan diriku? Kamu orangnya tidak mementingkan urusan orang lain, namun kenapa kamu mencariku dan menyelamatkanku?” tanya Setz dengan nada sedikit rendah.
“Hah?” Killian tampak bingung dengan pertanyaan dari gadis di depannya.
“Lupakan, lakukan saja yang kamu inginkan. Jika aku tidak tahan rasa sakit, aku akan memikirkan cara untuk mendorongmu,” Setz membuka sedikit lengan baju dengan raut wajah sedikit ketakutan.
‘Bahkan jika aku mati, aku sama sekali tidak ingin memiliki hutang budi pada bangsa vampir dengan begitu aku memikirkan cara membalas dendam kepada keluarga angkatku di dunia yang pernah aku baca bukunya d dunia asal ku berada dimensi lain, dan aku berharap semoga aku bisa kembali ke dunia asal ku,’ Setz menundukkan kepala ke tanah dengan wajah sedih.
“Hmph, aku benar-benar tidak bisa memahamimu. Sebelumnya, kau jelas memikirkan cara untuk menghindar dariku. Tapi sekarang kau bahkan tidak takut mati. Aku benar-benar tersanjung dengan tingkahmu,” Killian mendorong tubuh gadis di depannya ke tanah.
“Apa kau sangat ingin aku menghis*p darahmu?”
Killian mencari tempat di tubuh gadis di bawahnya untuk memberikan tanda melalui gigi taringnya, “Di sini atau dia sini. Kau pilihlah? Aku tidak akan membiarkanmu merasakan sakit” tanya Killian dengan nada menggoda. Setz terkejut dengan apa yang dilakukan pemuda di atas tubuhnya membuat seluruh tubuhnya merinding.
“Bukankah kau hanya menghis*p darah? Kenapa kau bertingkah seolah-olah ingin memangsa aku?”
“Seseorang yang telah menjadi mainan tentu saja harus membuat tuannya senang,” bisik Killian di telinga gadis di bawah tubuhnya.
“A–aku bukan mainan,”
“Hmm, kau masih ingin menggunakan trik ini untuk menarik perhatianku?”
‘Ah, aku benar-benar. Seharusnya aku tidak memulai untuk merasa kasihan terhadap vampir. Aku benar-benar bodoh, aku berhadap memiliki kesempatan bisa keluar dari dunia ini, dan aku ingin mencoba untuk melihat pemandangan yang luas di penuhi bunga-bunga.’ Setz menutup mata sambil berdoa.
Malam panjang dengan alunan suara-suara dari hewan, Killian membantu gadis di bawah tubuhnya duduk di bebatuan di dekat aliran sungai sambil memeluk erat tubuh gadis itu.
“Kenapa kau tidak menghis*p darahku?”
“Aku akan melakukan apa yang aku inginkan, lagipula akan seru jika membiarkanmu berhutang budi pada vampir. Aku suka melihatmu menderita,” jawab Killian menundukkan kepala dengan berbisik di telinga gadis di pelukannya.
“Apakah kamu berpikir menggoda orang lain itu menyenangkan?” Setz memiringkan kepala.
“Hmm, itu sangat menyenangkan sekali sampai aku ingin melihat kamu menangis,”
“Lepaskan aku,” Setz berontak.
“Haha, jika aku melepaskanmu, aku akan menangkap kau dengan mudah dan aku akan memikirkan cara untuk kau tidak melarikan diri dariku untuk selamanya,” jelas Killian memeluk erat.
“Haha, Hmm, sepertinya mainan itu tidak cocok menjadi tunangan Killian benar-benar aku mencari cara memisahkan Killian dengan mainan itu.” Ucap Seseorang menatap kedua orang di dekat bebatuan.
Seseorang yang bersembunyi di balik pohon dengan mengawasi gerak-gerik kedua orang yang duduk di dekat bebatuan, kini pergi meninggalkan kedua orang itu setelah mengawasi beberapa jam melihat sesuatu yang menarik perhatian nya.
‘Aku lupa jika vampir merupakan jelmaan keturunan iblis. Setz Sakamaki, kau tidak boleh tertipu olehnya.’
Setz mendorong tubuh pemuda di belakang nya, namun pemuda itu langsung memegang erat tangannya, “Kucing liar yang suka berbohong, apa kau masih berpikir untuk melarikan diri dariku?” tanya Killian.
“Tidak. Aku hanya ingin memastikan dan mencari cara jalan keluar dari hutan ini,” jawab Setz mengigit bibir dengan menatap ke arah Killian.
“Aku tidak bisa menipumu bagaimana bisa aku memanjat tebing tinggi di belakangmu itu, jadi kita akan mencari jalan keluar dari hutan ini. Itu pun kalau kamu bersedia ikut denganku?” jawab Setz dengan sungguh-sungguh.
“Kamu ingin keluar dari tempat ini? Bagaimana caranya?” tanya Killian dengan bingung atas jawaban dari seorang gadis, berdiri melangkah sedikit ke samping gadis.
“Hmph, kalau begitu teruslah menjadi seorang keras kepala meskipun hutan ini bukanlah sesuatu yang istimewa di mata manusia, tapi bagi kaum kami bisa melihat sangat jelas racun di sekitar hutan. Jika seseorang masuk ke hutan ini kebanyakan dari mereka tidak akan kembali dalam keadaan hidup."
Jika kau ingin tetap hidup, Kau bisa ikut aku untuk keluar dari hutan ini bersama. Lagi pula di tempat ini banyak jebakan yang kamu tidak ketahui,” jelas Killian membalikkan badan sambil menunggu jawaban dari gadis yang duduk di tanah.
Setz terkejut mendengar perkataan dari pemuda yang membuatnya menderita, tanpa berpikir panjang Setz menyetujui tawaran dari pemuda itu untuk keluar dari hutan. Mereka berdua berjalan sekitar hutan dengan hawa yang cukup dingin tiba-tiba kumpulan burung gagak mengelilingi mereka membuat Setz terkejut, “Kita baru masuk mencari jalan keluar, tapi kau sudah ketakutan begitu? Teruslah memegang tanganku,” ucap Killian memegang erat tangan gadis di belakangnya. Setz menunduk sejenak dan melepaskan tangannya dari pemuda di depannya.
“Kenapa? Sepertinya kau tidak takut?
“Aku takut tapi aku tidak suka kau mengambil keberuntungan dariku,” Setz mengeratkan telapak tangan.
“Hmm, omong-omong kau tampak kelihatan nya sangat membenci kaum vampir berbeda dari manusia pada umumnya,” Killian membalikkan tubuh menghadap gadis berusaha untuk tidak ketakutan.
“Setiap kali aku menyentuhmu, kau kelihatan gemetar tanpa henti. Hmm, aku sangat menyukaimu seperti ini dengan ekspresi ketakutan. Haha,” Killian berbisik di telinga gadis yang menahan diri untuk tidak menunjukkan kelemahan nya.
Setz mendorong tubuh pemuda di depannya, namun kekuatan nya sangat berbeda jauh dari pemuda di depannya, “Apakah kau menyadari keadaanmu seperti apa sekarang? Aku bilang berdiri, cepat jangan sampai aku berkata dua kali,” ucap Killian kini rona matanya berubah. Setz menolak untuk di bantu oleh Killian dengan sekuat tenaga kabur untuk mencari jalan keluar.
“Sungguh kucing liar yang keras kepala.”
Setz berlari tanpa henti tiba-tiba hawa di sekitar hutan berubah menjadi dingin tiba-tiba ada sumber suara yang begitu nyaring memanggil namanya yang perlahan-lahan terdengar begitu jelas di telinga nya, seseorang berdiri di bawah sinar bulan seperti sedang menunggu kehadiran Setz. Setz teringat dengan sosok itu seperti kekasihnya yang sudah lama tidak bertemu.
“Ken?” ucap Setz sedikit sedih.
“Miyuki apakah kamu benar-benar ingin putus dariku? Aku berpikir kamu benar-benar tulus mencintaiku? Dasar pembohong.” kata Ken teriak di hadapan gadis di depannya.
Setz terkejut dengan perkataan sosok itu yang mengingatkan kejadian sebelum berpisah dengan Ken, kepala terasa sakit sekali setiap mengingat bayangan dan momen bersama Kekasihnya, Ken.
“Tidak, Ken.” teriak Setz tiba-tiba bangun dari tidur.
“Ha…Ha, tempat ini? Tidak mungkin aku kembali?” Setz berdiri melangkah melihat jendela tertutup rapat dan tiba-tiba kedua kaki berbunyi seperti ada sebuah rantai terikat erat di kakinya.
'Jendelanya di tutup, aku ingat jelas kemarin aku melarikan diri ke hutan tapi kenapa aku bisa kembali ke sini? Apa yang terjadi kemarin malam?"
Setz langsung berlari ke pintu dengan mengetukkan pintu kamar untuk berharap seseorang mendengar ketukan.
"Siapa pun di sana tolong bukakan pintu. Aku tidak ingin pergi dari sini, aku mohon," Setz berteriak dengan mengetuk pintu.
"Maafkan kami nona, tapi tuan muda berkata anda sebaiknya tidak bertingkah dan diam saja di kamar. Jika anda ingin sesuatu selain kabur dari sini katakan kepada kami dan mohon untuk menunggu kedatangan tuan muda jika anda ingin keluar, ini perintah nona."
Salah satu pelayan menjawab perkataan gadis di dalam kamar dengan tegas membuat Setz menunduk dan kembali membaringkan diri ke ranjang, setetes air di matanya turun membasahi selimut di kasur.
'Sial*n, kenapa nasibku begitu buruk? Aku benci dengan semua ini. Aku sudah berdoa untuk bisa keluar dari sini, tapi kenapa Tuhan tidak kabulkan permintaanku? Aku sangat rindu keluarga ke dunia tempat asalku yaitu dunia nyata.'
"Killian?"
"Kau sangat suka menyiksa seorang gadis dengan cara seperti ini? Aku, Setz Sakamaki bersumpah untuk tidak akan pernah jatuh cinta kepada Killian Devonshire. Aku akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk bebas dari siksaan yang kamu berikan kepadaku, dan aku tidak akan pernah tertipu olehmu ke dua atau sepuluh kali."