The Secrets Behind The Dark

The Secrets Behind The Dark
Awal Sebuah Hubungan



(Thor" prov live action)


Rumah Aru


Kiki mengangkat dagu Aru "Hey, gak papa oke, jangan gitu lah" kiki mengecup kening Aru."Jangan dipikirin lagi oke"


"Ya aku gak enak aja kan!" Menata cemilan kembali "Emm oky" Aru memeluk kiki.


"bentar aku ambilin baju ganti beb" Aru pergi ke ruang gantinya dan mengacak-acak lemari "nih beb,pasti muat" memberikan ke kiki.


"Bay the whay,kok kamu tau ukuran bajuku?" Kiki memakai baju pemberian Aru.


Aru menggaruk pipinya yang tidak gatal "Ya..waktu itu aku gak sengaja ambil kaosmu,pas aku mau balikin aku lupa jadi masih kebawa..hehe jangan marah ya" menatap kiki dengan mata khas pupy 🐱


"Jangan liat aku pake pandangan kaya gitu kalo gak mau aku terkam" kiki menutupi mata Aru dengan telapak tangannya "Gak sengaja apa gak sengaja nih? Gak mungkin kamu ambil baju aku tanpa alasan?"


Aru yang matanya di tutup memberontak "Eeehh..kan aku gak ngapa-ngapain kok di tutup sih babe" melepas tangan kiki dari mata "aku beneran gak sengaja,itu kaos ku dapat pas acara di kampus,anak-anak cewek yang bawa terus aku minta karena aku tau itu punya mu..hehe" Aru senyum sejuta watt


Kiki yang masih penasaran bertanya kepada Aru "Terus kenapa gak bilang sama aku?" gandeng tangan Aru,duduk ditepian ranjang


Aru yang bingung menjelaskan berbicara terbatah-batah "Ya.....itu...hehe" menggaruk pipi gak gatal.😅


Kiki menarik tangan Aru sampe dia duduk dipangkuan kiki "Coba liat mata aku,bilang yang bener sama aku!"


"Eemmm...yaa waktu itu aku mau balikin ke kamu tapi..eemm" Aru yang bingung memutar mata,tidak berani menatap kiki


Sikap Aru membuat kiki semakin penasar dan memegang dagu Aru,mengalihkan penglihatan Aru ke arah kiki "Liat mata aku sayang"


"Ugh...Kamu janji gak marah kan?" Aru yang kawatir menatap mata kiki dengan penuh perasaan takut.


Kiki meyakinkan Aru "Gak akan,mana bisa aku marah sama kamu" mengusap pipi Aru.


Aru yang mendapat keyakinan ahirnya menceritakan kepada kiki "Eemm ya kan waktu itu mereka yang nyuruh aku nyatain cinta ke kamu,awalnya sih aku kira kamu bakal marah dan jijik walau gak masalah sih buatku,tapi kamu menerima aku.Terus mereka juga yang ngata-ngatain aku sampai aku...sampai aku.." Aru memalingkan mukanya dan menatap ke arah lain "Sampai aku di bully dan di laporkan ke dosen" suara Aru mengecil.


Kiki yang mendengar itu terkejut dan memeluk Aru,menggeram "Shit..Siapa mereka yang berani nyakitin kamu bae?" Kiki yang geram dan merasa bersalah mengusap rambut Aru sembari mendekap erat dia seakan-akan dia akan jatuh jika tidak ku dekap.


"Em..mereka tiga cewek dan beberapa cowok yang biasa main sama kamu,selain itu beberapa anak dari kelas lain. eemmm..adapun yang lain itu cuma ngolok-ngolok aku aja sih..hehe" Aru mencoba mencairka  suasana dan melepas pelukan kiki perlahan "Gak papa,mereka hanya gak tau aja yang bener mana. Biarin aja entar juga ilang sendiri..hahaha"


aku usap pipi kiki dan senyum semanis mungkin "Ah,filemku..ayo nonton lagi beb" Aru memeluk lengan kiki.


Kiki yang masih tidak terima masih ingin membela Aru "Tapi mereka udah...hhaahhYaudah ayo lanjut lagi" melihat Aru tidak mau melanjutkan kiki memilih mengikuti apa mau Aru.


Aru merasa tidak nyaman segera berdiri "Bentar aku mau ganti baju dulu,bajuku kena minuman tadi gak enk lengket semua" segera Aru berjalan ke arah kamar mandi.


tepat saat aru ke kamar mandi mami dan papi memangil merek untuk turun.


Kiki berteriak ke arah kamar mandi "Bae, dipanggil mami papi tuh"


"Iya,bentar. Kamu turun dulu beb aku nyusul" jawab Aru dari kamar mandi.


Mendengar itu,kiki mengikuti kata-kata Aru "Oke,aku duluan ya,entar nyusul" dia lalu turun ke bawah menemui papi dan mami Aru.


"Iya beb" jawab Aru singkat. Dia buru-buru menutupi lukanya di pingang,perut dan lengan kanan.


'Untung mami,papi dan kiki gak liat,kalau engak habis sudah aku. eh tapi entar kiki..aaahhhh gimana nih' fikir Aru.


Kiki yang ngerasa kalau Aru terlalu lama  pergi kembali ke kamar aru dan mengedor pintu kamar mandi "Bae,kok lama banget si?" Kiki yang tidak segera mendapat jawab kembali bertanya ke Aru "Bae,kamu baik-baik aja kan?" Kiki masih setia menunggu jawaban di depan pintu


Aru yang kawatir kiki masuk segera menjawab dari dalam "Iya,iya bentar aku sekalin cuci bajunya soalnya nodanya susah" Dia buru-buru merapikan alatnya.


Aru yang masih kawatir berkata dalam fikirnya 'Aduh Kiki jangan masuk dulu yaa'. karena takut kiki nekat Aru mencoba membujuk kiki "Kamu duluan aja beb,tanya mami ma papi ada apa entar aku nyusul" Dengan nada setenang mungkin.


"Beneran ni? Yaudah kutunggu dibawah ya? Jangan lama-lama ya" karena Aru sudah berkata seperti itu kiki turun kembali. dia sempat berhenti sejenak dan memandang ke arah kamar aru 'kenapa si?' dalam fikir kiki


Aru dengan cepat membalas "Iya beb" setelah menyelasaikan semuanya dia buru-buru memakai baju,tidak lupa mengembalikan alat-alatnya tadi ke dalam laci.


Beberapa saat Aru turun dan berjalan menuju arah orang tuanya "Ah papi ma mami mau berangkat ya?" Aku berdiri di dekat kiki


"Iya" jawab kiki yang selanjutnya Melingkarkan tangannya dipinggangku."Kok kamu berasa lemot ya sekarang?" Kiki berbisik di telinga Aru


Aru yang mendengar perkataan kiki sontak menjawab "Eh..kan aku sekalian bersihin bajunya!" Aru memalingkan mata ke arah papi dan mami,mereka pesan pada kiki buat jaga Aru dan ngabari mereka kalau-kalau aku buat masalah atau kena masalah. Setelah itu kami mengantar mereka sampai gerbang dan kembali ke dalam.


Karena papi dan mami sudah berangkat "Ahirnya bisa males-malesan..horeeee..." Aru merasa bebas,lalu dia merenggangkan otot,sayang salah tarik "Ou..siial" bisiknya


Kiki yang mendengar suara langsu menoleh ke arah Aru "Kenapa sayang?" Tanyanya


"Engak napa-napa" takut ketahuan Aru mengeluarkan senyum sejuta watt handalannya "Beb,kamu udah ngerjain tugas yang di beri kemarin? Kalau udah aku ajarin dong!" Aru langsung menarik kiki  kembali ke kamar.


Belum sampai naik tangga Aru teringat dia belum mengunci pintu "Eeh bentar pintunya belum ku kunci" takut ada pencuri dia lari balik ke pintu,mengunci dan balik ke arah kamar.


.


.


.


.


Woa selesai,selesai..😅


Oky masih sama kaya kemarin jangan lupa ninggalin jejak,jangan jejak astral 🙃


Maaf kalau banyak typo" berterbangan..hohoho 😌


Oky jumpa di part 5🤗 bye 👋