
Tepat setelah Kiki masuk mobil,dia segera menelefon seseorang.
"Aku ada kelas sebentar,Tunggu aku ditempat biasa. Tidak ada penolakan" tanpa menunggu jawaban aku matikan telepon dan pergi ke kampus.
...Selama acara...
"Oky sekarang waktunya fokus" aku dan Ruka saling membantu sampai kawan ku yang lain datang.
semua berjalan lancar,mulai lomba yang di ikuti oleh para pasukan kecil,banyak dari mereka yang di dapat juara.
aku ikut tampil dalam seni klasih karena aku bermain dengan kecapi yang aku bawa dan pas dengan lagu ku,aku bermain musik moderen yang di padu dengan kecapi.
Banya yang meminta foto ku dan berkenalan,aku manfaatkan momen itu untuk promo stan ku dan membuat para pasukan kecil semakin senang.
Aku bahagia melihat mereka tertawa,tidak terasa waktu sudah menunjuk jam 12 tandanya untuk makan siang,aku siapkan makana untuk para pasukan kecil bersama yang lain,aku berselfi dan pasang ke sosmet tidak lupa aku kirim pesan ke Kiki.
~untuk : my love kiki~
~dari : kiti aru~
Babe,jangan lupa makan siang. nanti jemput aku jam 4 ya,semuanya selesai lebih awal karena barang-barang kami tingal sedikit,hanya perlu menjual sisanya dan berberes sebentar.
Jangan kangen ya π
Ku tunggu di stan π€
Kelas baru saja usai,aku keluar kelas dan membuka ponselku,Kubaca pesan dari Aru dan tersenyum.
"Gak ada yang bisa nyaingin kamu bae"
~untuk : mine~
~dari : just kiki~
Kamu juga jangan lupa makan siang,Nanti aku jemput. Pasti,Jangan kemana-mana sebelum aku dateng,Jangan mau diajak orang lain apalagi kalo orang asing.
Kamu yang jangan kangen π
Iya sayang π
Rey yang baru saja menyusul keluar bertemu Kiki di dekat pintu kelas.
Aku tersenyum membalas pesan Aru,Ku lihat Rey baru keluar,langsung kutarik tangan Rey. "Kita makan siang dulu"
rey tercengang "Hah?!" Melihat ulah Kiki.
aku hanya tersenyum dan gak peduli ke arah Rey yang sedang terkejut.
~ting... Pesan balasan dari Kiki,aku tertawa membaca pesannya dan segera aku balas.
~untuk : my love Kiki~
~dari : kiti Aru~
Iya Beb,emang aku anak-anak ya kali.π§
Oky aku yang kangen,kangen bully kamu hahaha π
Hati- hati di jalan babe π
Aku menuju meja taman di bawah pohon besar biasa aku dan Rey duduk,mengeluarkan bekal dan mulai menikmatinya.
~ting... Pesan dari Aru,segera ku baca dan balas.
~untuk : mine~
~dari : just kiki~
Dasar...
Kamu juga hati hati ya βΊοΈ
...(Prov Aru)...
selesai makan siang Aku dan Ruka melanjutkan kegiatan kami,sedangkan para pasukan kecil sedang istirahat.
Ada yang tidur,main game,melukis,macem-macam lah.
"Aru,patner mu mana? kami belum liat dia" tanya YUKI kepadaku,di samping Ruka dan JESI.
"Oh,dia ada kelas jadi gak bisa nunggu kalian. tadi si Ruka udah kenalan kok,nanti dia jemput aku kenalin ke kalian" jawabku yang sibuk mengepang rambut salah satu anak.
"Aru di minta foto sama juri,katanya buat poster tahunan di majalah univeraitas" Ruka memberi tahu pesan dari ponselnya.
Ku baca pesan itu dari salah satu panitia "Oky,aku kesana sebentar" aku bangun,merapikan pakaianku,mengecek mackupku dan pergi ke arah panggung. tidak lupa aku bawa hpku.
Para pasukan yang mendengarnya memberiku semangat "semangat kakak"
...(Prov Kiki)...
aku hanya bisa tersenyum dan tersenyum melihat pesan dari Aru,sibuk dengan duniaku sendiri sampai aku mendengar ada deheman dari seseorang di depanku.
"Hehe, maaf-maaf"ujarku sambil tertawa dan melanjutkan memakan bento buatan Aru,sedangkan Rey hanya memutar bola matanya malas.
"Dari Aru ya?" Sela Rey datar.
aku mendongak. "iya,kenapa?"
"Kamu seperti jadi orang yang berbeda kalo ada Aru, walaupun gak langsung" Rey menatapku.
Aku merasa sedikit jengkel dan malas menjelaskan,pada ahirnya dahi Kiki ku dijitak. "Intinya kamu berubah"
aku mengelus dahiku "Yang sopan sama majikan"
Rey hanya mengangguk "Baik yang mulia"
Rey adalah anak dari pembantuku,Kami sudah bersama sejak kecil,jadi dia sangat memahami keadaanku bagaimana. Aku yang melarangnya bersikap formal kepadaku,Yang ada malah dia sudah kuanggap seperti saudaraku sendiri.
aku menyelesaikan makan ku dan segera melanjutkan pekerjaanku.
"Ayo,Kita selesaikan masalahnya"
aku dan Rey pun pergi entah kemana.
...(Prov Aru)...
"waahh..lihat itu nezuko-chan,iya lihat itu wahhhh cantik banget,iya cantik tapi juga cool,tidak dia imut,wahh...kami mau foto,iya kami mau foto" suara hiruk pikuk penonton yang rata-rata murit kampus dan beberapa orang-orang umum.
mereka semua berebut foto dengan para cosplayer yang ada di baris panggung.
Ya bagai mana bisa tidak,semua cosplayer yang hadir di panggung adalah para pemenang lomba/kontes dari tinggkat rendah hinga tinggi dan salah satunya adalah aku dan 2 orang di samping ku. Kanan ku adalah sang putri juara 2 antar kampus sebelah kiriku adalah sang pangeran juara 1 antar kota dan terahir aku yang sering di juluki dewa rubah sebagai juar 2 antar provinsi.
Kami bertiga sering di undang dalam even-even tertentu untuk meramaikan dan terkadang sebagai model busana,kali ini kami hanya menerima foto panggung tidak lebih karena acara ini untuk bazar amal. Selesai berfoto aku berbicara dengan para crew di belakang panggung dan pamit kembali ke stan.
Saat aku kembali,stan ku sudah kosong karena barang kami habis bahkan semua kreasai para pasukan kecil juga terjual. Walau aku dan 3 temanku lumayan lelah harus menuruti permintaan pembeli dengan berfoto dan lain sebagainya.
"Uwahhh...aku lelah,hari ini sangat menyenangka dan melelahkan...hahahaha" aku tiduran di pangkuan salah satu anak,dia membelai ku dan beberapa ada yang memijitku,ada yang mengipasku.
aku merasa seperti raja sesaat,tanpa sadar Ruka memfotoku dan memposting fotoku tadi.
"Aahhh...baka kau,hapus gak" aku meraih hp Ruka,sayang gak ke ambil.
foto itu di kirin ke hpku,aku berniat menghapusnya dari hpku tanpa sadar Jesi mengambil hpku dan dia mengirim fotoku ke no paling awal di daftar pangilanku.
"Aahh Jesi baka,balikin hpku baka" Jesi mengembalikan hpku dan buru-buruku menghapus,sayang pesan sudah di kirim dan tidak bisa di hapus,parahnya itu ke Kiki.
Aku segera mengirim pesan ke Kiki.
~untuk : my love Kiki~
~dari : kiti Aru~
Babe,tolong hapus foto yang baru dikirim,itu tadi ulah Ruka dan Jesi,mereka usin. Maaf ya babe ganngu kamu ππ
...(Prov Kiki)...
sesaat setelah aku sampai ditempat biasa,Rey mencekal tanganku "Kenapa?"
Rey menarik tanganku sampai diruangan gelap, kotor dan kumuh.
disana ada seorang laki-laki yang terikat dikursi dengan mulut dan mata tertutup,Aku mengempaskan tangan Rey.
"Apa-apaan ini Rey,bukankah aku sudah menyuruhmu untuk membunuhnya?!"
aku menggeram dan mengeluarkan pistol dari balik pakaianku. belum sempat aku menarik pelatuknya,Rey sudah mengambilnya dariku.
"Kembalikan sebelum aku membunuhmu" aku menatapnya tajam.
"Ryu..." Ucap Rey,dia menatapku.
"BERHENTI MEMANGGILKU SEPERTI ITU!" aku berteriak marah.
Rey mendesah perlahan "Baiklah,maafkan aku. Ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan kepadamu"
aku menatapnya nyalang "Jangan bilang kau sekarang bersekutu dengan ayahku"
Rey langsung menggelengkan kepalanya
"Tidak,Aku tidak akan pernah menghianatimu. Ini tentang Tsukasa"
aku membeku sesaat "Hah?! Apa maksudmu?!"
Rey membisikkan pelan "Tsukasa,Dia kembali Dan anak itu adalah orang suruhan Tsukasa" menoleh ke orang yang disekap.
aku megambil pistol ditangan,mengarahkannya ke orang asing tadi,Menarik pelatuknya dan mengincar kepalanya "Bajingan! kenapa dia kembali?!"
"Ki......" ~door terlambat,dia sudah mati.
"Rey, aku pulang. Awasi pergerakan Tsukasa" aku berjalan menjauh dan melemparkan pistol itu entah kemana,Sementara Rey hanya menatapku sendu.
aku melajukan mobilku ke tempat Aru "Padahal ini baru jm 3 astaga" aku tertawa pada diriku sendiri,aku membuka ponsel,Ada 2 pesan baru,aku hanya menyeringai "Heeeeee, seperti itu ya"
~untuk : mine~
~dari : just Kiki~
Iya udah aku hapus kok,Gak papa. Aku gak sibukπ
'Uso desu yo' dalam fikirku.
.
.
.
bye π ketemu lagi di chap 12