
||• Disaat kamu merasa aman tetap akan ada kegelapan mengikuti dirimu.
~Tiara Ningsih
***
Semua tatapan tertuju pada kaisar xua weilong. Pria itu membuka suara?ada rasa iri dihati tiap orang yg ada, bagaimana tidak? seorang permaisuri yg dulunya sangat tidak dipedulikan oleh kaisar sekarang malah di bela secara terang-terangan.
"Mengapa kalian menatap ku begitu?!"bentak kaisar tak suka.
"A-ampu-n kami tidak berani"ucap mereka bersamaan.
Weiwei menatap kaisar xua dengan tatapan merendahkan seolah-olah berkata 'bodoh',kaisar hanya mengacuhkan lalu lekas pergi begitu saja.
Jendral Chen yg merasa akan ada drama kecil dari para orang-orang Harem ini pun diam dan berniat untuk bergerak disaat anaknya meminta. Tatapannya tak terlepas dari sikap baru putri kesayangannya ini.
"Selir agung zhuangyi memasuki ruangan"teriak prajurit penjaga bersamaan dengan munculnya seorang wanita yg sangat memukau.
Baju merahnya sungguh menarik perhatian,mencolok,bagian depannya yg terbuka membuat selir agung zhuangyi tampak seksi.Hiasan dibagian kepalanya terlihat sangat banyak dan berjuta. Hanfu yg dikenakan selir zhuangyi hari ini adalah milik Permaisuri Yourong seharusnya.
"Wow rupanya kau rupanya berani menggali kubur untuk dirimu sendiri"batin weiwei,tak lupa dengan smirk kejam andalannya.
"Penampilan mu sangat memukau selir agung zhuangyi" ujar Weiwei tak lupa menekankan kata selir agung,agar semua orang sadar dimana posisi zhuangyi.
"Salam selir agung zhuangyi"ujar para selir yg lebih rendah dibawah zhuangyi.
Selir agung zhuangyi menatap Weiwei dengan tatapan interogasi,tapi tak lama kemudian mulai mengeluarkan sikap licik dia sebenarnya.
"Rupanya kau masih hidup Chen Yourong"sinis zhuangyi tanpa basa-basi.
"Permaisuri!"tekan jendral Chen tegas.
"Ouh jendral Chen saya lupa kalau anda masih disini" ujar selir agung zhuangyi melembut.
Selir agung zhuangyi tidak mau menganggali kubur untuk dirinya sendiri karena berurusan dengan pria no 2 dikekaisaran xua ini. Dengan keterpaksaan dia pun bersikap lembut yg dibuat-buat kepada Permaisuri.
Para selir yg dari tadi diam kemudian langsung memulai dramanya. Sebelum datang kekediaman Phoenix ini,para selir sudah menyusun rencana matang-matang untuk Permaisuri Yourong.
"Aiya...suayin lupa kalau hari ini suayin membawakan beberapa manisan untuk Permaisuri"ujar selir resmi song suayin.
"Tianzi juga membawa beberapa hadiah kecil untuk Permaisuri"ujar selir tingkat 2,mu tianzi.
Begitupun selir-selir lainnya yg juga membawakan beberapa hadiah untuk Permaisuri Yourong. Mereka beralasan bahwa hadiah itu adalah atas baru sadarnya sang ibu negara.
Sedangkan Weiwei?dia hanya menampilkan wajah datar disaat para selir sibuk memberikannya hadiah-hadiah.
"Permaisuri terimalah ini,jepit rambut giok yg zhuangyi dapatkan dari daerah timur ini"ucap selir agung zhuangyi.
Jepit rambut yg berada didalam tangan selir agung zhuangyi memang merupakan harta yg terbilang langka, karena itu hanya bisa didapatkan oleh orang-orang tertentu di daerah timur.
"Indah"kagum Weiwei saat jepit rambut giok itu berada dalam rangkulannya.
Karena merasa keadaan disini sudah dalam kendali putrinya,jendral Chen pun berpamitan untuk pergi dan diiringi oleh selir agung zhuangyi yg ikutan memundurkan diri.
"Taruh semua hadiah itu didalam peti!"perintah Weiwei kepada salah seorang pelayan.
"Baik Permaisuri"
Para selir merasa bahwa permaisuri Yourong kini telah berbeda dari Permaisuri yg mereka kenal. Tapi hasrat mereka untuk menyingkirkan posisi Permaisuri tetap tidak luntur. Apapun caranya dan apapun korbannya mereka telah siap untuk melakukannya asal imbalannya adalah tahta Permaisuri.
"Permaisuri, bagaimana kalau kita mengadakan acara minum teh"usul selir sang qi,selir tingkat 1.
"Benar Permaisuri kebetulan kami sangat haus dan kita juga bisa bercengkrama bersama" ucap para selir hampir bersamaan.
Weiwei tau ini semua bukan hanya tentang hadiah ataupun acara minum teh belaka,namun...tentu para wanita-wanita kekaisaran ini telah menyiapkan beberapa jebakan untuk dirinya.
"Mari"ajak Weiwei dengan anggun.
Weiwei menuntun para selir itu kearah gazebo miliknya, sementara Bai Liu pergi kedapur untuk menyiapkan teh.
"Dia telah masuk kedalam perangkap"ujar seorang selir pada temannya.
"Mari kita lihat bagaimana Permaisuri bodoh itu akan lolos kali ini"ujar selir lainnya.
Dilain tempat kini Bai Liu hendak mengambil beberapa bahan untuk membuat teh,tapi dia malah dihentikan oleh seorang pelayan selir resmi sang qi.
"Tidak usah membuat teh!" Larang yunzhi,pelayan selir resmi sang qi.
"Ada apa?"tanya Bai Liu heran.
"Eum...ini majikan ku berbaik hati telah membuatkan teh untuk acara itu"ujar yunzhi pelan.
"Baiklah kalau begitu mari aku antar"Bai Liu hendak mengambil alih teko teh namun dicegah oleh yunzhi.
"Jangan!"
"Kenapa"heran Bai Liu.
"Anu...majikan ku menyuruh ku untuk melayani mer-mereka se-semua"gugup yunzhi.
Dengan entengnya Bai Liu menyetujui lalu pergi meninggalkan yunzhi disana. Sementara yuzhi menghela nafas panjang setelah Bai Liu meninggalkan dirinya....
***
TBC🌷
Jangan lupa vote and coment, terimakasih sudah membaca 🥀.