
||• Jangan pernah meremehkan api yg kecil, karena sekecil apapun api dia tetap mampu melukaimu
~Tiara Ningsih
•
•
•
•
Dengan entengnya Bai Liu menyetujui lalu pergi meninggalkan yunzhi disana. Sementara yuzhi menghela nafas panjang setelah Bai Liu meninggalkan dirinya....
***
Pelayan milik selir resmi sang qi lekas pergi menuju gazebo Permaisuri Yourong ditemani beberapa pelayan lainnya.
Weiwei merasakan adanya bahaya besar tengah menunggu di depannya,dengan penuh hati-hati dia bersikap.
"Bagaimana perkembangan kekaisaran selama aku sakit selir zhuangyi?"Weiwei memulai percakapan.
"Semuanya berjalan dengan baik-baik saja Permaisuri dan begitupun dengan hubungan saya dan kaisar " ujar selir zhuangyi dengan nada malu diakhir katanya.
Sontak pandangan itu para selir tertuju pada selir agung zhuangyi. Walaupun mereka semua adalah wanita-wanita kaisar,namun...hanya selir zhuangyi lah selama ini yg selalu dikunjungi oleh kaisar.
Dengan jijik Weiwei menatap kearah selir zhuangyi,entah kenapa mendengar kata-kata selir agung zhuangyi seolah-olah bagai panah yg sukses menancap dihati Weiwei.
"Selir agung zhuangyi seharusnya anda tak berkata seperti itu" ujar song suayin berlagak membela Weiwei.
"Apa anda lupa bahwa saya sekarang adalah salah satu selir resmi?"sombong song suayin.
"Haha jadi anda menyombongkan diri sebagai seorang selir resmi?" Ujar selir zhuangyi sembari menekankan akhir katanya.
Diam... semuanya mendadak terdiam setelah perkataan selir zhuangyi. Beberapa menit kemudian datanglah yunzhi dan beberapa pelayan membawakan teko dan beberapa gelas. Dalam dugaan Weiwei itu pasti tehnya. Namun... hatinya mengisyaratkan bahwa ada sesuatu yg tidak beres dengan teh itu.
"Rupanya kalian ingin bermain-main dengan ku"batin weiwei smrik.
Dengan anggun Weiwei menyuruh para pelayan itu jangan menuangkan teh terlebih dahulu.
"Ada apa Permaisuri?"tanya song suayin berlagak bingung,berbeda dengan hatinya yg sudah takut melihat reaksi Permaisuri didepannya ini.
Ekspresi yg ditunjukkan selir agung zhuangyi dan para selir lainnya juga tak jauh berbeda. Hal itu justru membuat Weiwei merasa geli melihat tingkah orang-orang ini.
"Aku baru saja terlepas dari maut,jadi untuk saat ini aku akan lebih berhati-hati dengan semua hal, takutnya akan ada hal sama terjadi lagi"jelas Weiwei.
Pucat pasi,semua orang ini mendadak menjadi pucat pasi seolah-olah Weiwei adalah malaikat maut untuk mereka. Dengan sikap yg terlihat bodoh Weiwei memiringkan kepalanya polos.
"Hei kau pelayan kecil kemarilah"panggil Weiwei pada yunzhi.
Merasa namanya dipanggil,yunzhi langsung menurut.
"Hamba permaisuri"
"Minum teh ini!"titah Weiwei,jelas sekali didalam nada bicaranya bahwa dia tidak mau dibantah.
"T-ta-tapi per--"
1....
2....
3....
Busa-busa pun mulai keluar dari mulut yunzhi, layaknya orang yg keracunan. Ralat, dia memang keracunan.
Mulut Weiwei terbuka lebar layaknya orang yg terkejut. Jika dilihat reaksinya sangat berlebihan,namun...itu adalah kedok agar dia terlihat tidak bersalah.
"Yunzhi!!!"teriak sang qi histeris.
Kaki selir resmi sang qi mendadak lemas dan pandangannya melemah. Sementara para selir-selir lain tak jauh terkejut melihat apa yg terjadi didepannya.
"Ada apa ini?!!"suara bariton memecahkan keterkejutan itu.
"Yang mulia?"mereka hampir bersamaan.
Benar,itu adalah kaisar xua weilong. Dia berjalan dengan penuh wibawa menuju tempat para istrinya yg kini tengah berkumpul. Sinar matahari tampak menyinari wajah tampan milik kaisar. Sungguh pemandangan yg sangat indah, bagi para istri kaisar tentunya kecuali Weiwei.
"Salam yang mulia kaisar,semoga anda hidup 1000 tahun lagi" semua orang disana,kecuali Weiwei.
Weiwei menatap kaisar xua weilong dengan tajam, seolah-olah kaisar xua adalah mangsanya. Tatapan itu,tatapan yg menyiratkan kebencian,tidak ada kasih sayang sedikit pun dalam tatapan itu.
Tatapan kaisar menelusuri sekitar,lalu tertuju pada Weiwei yg kini menjadi Permaisuri Yourong,istri sah dari kaisar xua weilong.
"Permaisuri?" Tanya kaisar datar.
Senyap...
Tidak ada jawaban sedikit pun dari Weiwei. Merasa diabaikan,kaisar xua langsung mengalihkan perhatian kekacauan didepannya.
"Ini?" Pandangan kaisar teralih kepada Permaisuri Yourong lagi seolah-olah minta penjelasan.
Selir zhuangyi dan para selir lain tentu merasa iri. Ya,semenjak kebangkitan Permaisuri saat itu,kaisar menjadi lebih perhatian pada Permaisuri walau secara langsung tidak dihiraukan oleh Permaisuri Yourong.
"Kaisar ini semua akibat Permaisuri, dia menyuruh pelayan saya meminum teh beracun" adu selir resmi sang qi memasang wajah seduh.
Weiwei menatap keadaan didepannya dengan jijik, sungguh ini sangat menjijikkan dimatanya. Drama para wanita-wanita yg ingin mendapatkan tempat menghangatkan ranjang kaisar.
"Menggelikan"batin weiwei lalu membuang muka.
"Yang mulia... Permaisuri sepertinya tidak suka dengan kedekatan saya dengan anda"adu selir agung zhuangyi dengan nada manja.
Sejenak kaisar xua melirik Permaisuri Yourong tapi yg dilihat malah bersikap acuh tak acuh. Pandangannya mengintrogasi tapi yg diintrogasi seolah-olah bersikap bahwa dirinya tak ada.
"Saya permisi dulu" ujar Weiwei lalu lekas meninggalkan tempat tapi tangannya di cekal oleh--
***
Happy reading 🌷
Jangan lupa vote and coment 🌾