
|• Jika cinta kau jadikan permainan maka aku adalah tokoh utama yg akan menemani mu bermain hingga akhir
_Tiara Ningsih
•
•
•
***
"Yang mulia Permaisuri Chen Yourong memasuki ruangan…"teriak Kasim Wang.
Semua orang yang tadinya menikmati makanannya sekarang terhenti dan menatap kearah pintu masuk.
Disana terlihatlah seorang gadis dengan pakaian mewah kulitnya putih bagaikan salju menambah daya tariknya. Tatapan setiap mata tidak bisa terlepas darinya. Sejenak,kaisar Xua Weilong menatap Permaisuri Chen Yourong dengan tatapan memuja namun itu semua menghilang ketika selir Meileng ikut masuk.
"Semoga yang mulia kaisar,nenek kekaisaran,dan ibu suri berumur panjang"salam selir meileng dengan anggun sembari melemparkan kedipan nakal kearah kaisar.
Para selir yang sudah berada disana lansung menatap selir meileng dengan tatapan membunuh.
Karena selir agung zhuangyi sudah tiada,maka para selir-selir lainnya berlomba-lomba untuk mendapatkan posisi sebagai selir agung dikekaisaran Xua ini.
"Yourong memberi salam kepada yang mulia"
"Yourong memberi salam kepada ibu suri"
"Yourong memberi salam kepada nenek kekaisaran"
Semuanya sangat kagum dengan keanggunan seorang Chen Yourong. Auranya sangat kuat dan itu semua membuktikan kalau dia bukanlah seorang Permaisuri yang tidak berguna.
Bahkan Pangeran ke-2 Xu Hongyi juga tidak bisa melepaskan pandangannya dari Permaisuri Chen Yourong. Meskipun beberapa hari lalu dia melupakan keberadaan Permaisuri Chen Yourong,namun kini dia kembali bertekad untuk menaklukkan pujaannya itu.
"Kamu terlihat sangat cantik hari ini Permaisuri"puji ibu suri Tang terang-terangan.
Semua orang merasa iri dengan perlakuan khusus yang diberikan oleh ibu suri kepada Permaisuri Chen Yourong bahkan selir resmi Fengshui tidak terlepas dari keirian itu.
"Terimakasih ibu suri"ucap Weiwei dengan anggun.
"Huuh panggil saja aku ibunda seperti biasanya"tekan ibu suri yang kembali membangkitkan rasa iri orang-orang.
Disisi lain,nenek kekaisaran merasa kesal karena menantunya satu ini secara terang-terangan menyatakan bahwa Permaisuri Chen Yourong adalah kesayangannya. Hal ini tentu akan berakibat buruk baginya dimasa depan.
Weiwei yang merasakan ada hawa buruk yang dikeluarkan oleh beberapa orang disini,mulai menjalankan rencananya sebagai Permaisuri.
"Chen Yourong…"panggil nenek kekaisaran.
"PERMAISURI!!"tekan ibu suri Tang.
Para pejabat kekaisaran dan para Kasim sontak kaget karena nenek kekaisaran tidak memanggil ibu negara ini dengan sebutan Permaisuri. Hal ini sama saja dengan nenek kekaisaran telah menyatakan bahwa Chen Yourong tidak pantas menjadi Permaisuri dan itu merupakan suatu pelanggaran.
"Nenek kekaisaran,saran hamba sebaiknya kita makan terlebih dahulu"ujar Kasim Ceng berusaha meleraikan mereka.
Kasim Cheng merasa bahwa ini semua akan menjadi peristiwa besar dan sangat merugikan apabila tidak dicegah. Suasana makan yang seharusnya penuh keceriaan malah berubah menjadi mencekam dan penuh pertarungan secara tidak langsung.
"Ekhm,Kasim Cheng benar. Mari kita makan terlebih dahulu baru kita bisa berbincang"ajak kaisar Xua.
Merekapun mulai makan setelah kaisar Xua memulainya. Karena jika sang kaisar tidak makan atau memulai maka orang-orang disini tidak diperbolehkan untuk makan.
Selama makan mereka semua tidak mengeluarkan suara sedikitpun. Hanya saja mata para keluarga kekaisaran ini mengeluarkan emosinya tersendiri.
"Kau sangat cantik sayang,suatu saat nanti kau pasti akan menjadi milik ku!"batin Pangeran ke-2 sambil mencuri-curi pandang dari Permaisuri Chen Yourong.
Weiwei tidak memperdulikan keadaan disekitarnya,yang dia pastikan saat ini adalah bahwa perutnya tengah ingin diisi dengan semua makanan lezat disini. Baru setelah makan dia dapat meladeni orang-orang yang menurutnya sangat membosankan.
"Maksud anda bagaimana?selama ini saya hanya diam di istana"jawab Weiwei santai.
"Di istana kau bilang?!disaat cucu ku terbaring sakit kau sebagai istri sah tidak ada disebelahnya,apakah itu yg kau namakan diistana?"amuk nenek kekaisaran.
Jendral Chen yang tahu apa kegiatan yang dilakukan oleh putri kesayangannya itu hanya diam. Dia percaya bahwa putri semata wayangnya ini tidaklah mudah ditindas, apalagi oleh orang seperti nenek kekaisaran Xua ini.
Weiwei yang mengetahui taktik licik nenek kekaisaran yang ingin dia dihukum hanya mengikuti alurnya.
"Ah maaf nenek aku juga kurang enak badan belakangan ini"ucap Weiwei lemah lembut.
"Alasan!!"marah nenek kekaisaran.
Nenek kekaisaran sangat marah dan menyebabkan dadanya terasa sakit. Ibu suri yang melihat itu berusaha melindungi Weiwei agar tidak diberikan hukuman. Dia tahu betul bahwa menantunya ini adalah gadis yang baik dan tidak mungkin berbohong.
"Aiyo ibu..kau sudah tua, sebaiknya banyak beristirahat bukannya bermain-main seperti ini"sindir ibu suri halus.
"Uhuk..uhuk..aku tidak apa-apa!!Long'er,berikan dia hukuman yang pantas!!"perintah nenek kekaisaran.
Kaisar Xua Weilong sangat tahu tabiat buruk neneknya ini yang tidak akan menyerah bila tidak mendapatkan apa yang dia inginkan.
Selir meileng yang melihat kaisar terdiam lansung kembali memanas-manasi suasana.
"Kakak Yourong tidak seharusnya kakak berbohong pada nenek kekaisaran"ujar selir meileng lembut namun penuh makna.
"Berbohong bagaimana maksud mu selir meileng?"tanya Permaisuri menekankan kata selir agar selir meileng tahu posisinya.
Selir meileng menggertakkan giginya kesal karena ditengah-tengah suasana panas ini Permaisuri Chen Yourong masih sempat-sempatnya mengingatkan dia tentang posisinya hanya sebagai selir.
"Aiyaa kakak rong bukankah beberapa waktu yang lalu kakak berkata pada ku akan pergi berjalan-jalan ke negara Dengan?"sambung selir Wei ikut-ikutan memanas-manasi.
Weiwei hanya terdiam dan menunggu taktik selanjutnya para selir-selir ini. Dia tidak takut sama sekali akan hukuman dari kaisar Xua malahan dia berharap bahwa kaisar Xua akan membuangnya dan menceraikannya.
"Apa?!!negara deng?"kaget kaisar Xua.
Pasalnya semua orang disini tahu kalau kaisar Xua sangat tidak menyukai negara Deng.
Suasana semakin bertambah panas dengan omongan para selir-selir ini.
"Benar yang mulia"ujar selir meileng.
"Tapi yang mulia.."
"Cukup!! Permaisuri Chen Yourong karena telah berniat untuk pergi ke negara musuh dan bersenang-senang disaat aku sakit maka aku akan menghukum mu dengan mengurung mu selama 4 bulan dikediaman Phoenix!"marah kaisar Xua.
"Maaf hamba menyela yang mulia,tapi tidakkah hukuman itu terlalu ringan?"tanya Kasim Ma.
"Diam kau Kasim rendahan!"ketus jendral Chen.
"Baik, karena Permaisuri sangat suka kekayaan dan hidup ditengah-tengah rakyat maka aku akan mengirim mu kedesa Ei-xi"putus kaisar Xua dengan amarah yang meluap-luap.
Weiwei yang mendengar keputusan kaisar malah melompat-lompat kegirangan.
Semua orang tentu bingung dengan reaksi Permaisuri yang sangat jauh diluar dugaan mereka.
Saking senangnya, Permaisuri Chen Yourong atau kini adalah Weiwei berjalan tanpa beban kearah kaisar Xua lalu..
'cupp'
Weiwei mendaratkan sebuah ciuman tepat dibibir tebal milik kaisar Xua.
"K-a-u.."
***