
|•Cinta tidak bisa dipaksakan namun juga tidak mudah untuk direlakan
~Tiara Ningsih
•
•
•
"Kalian!!!!"teriak Pangeran ke-2.
Emosinya menguap disaat melihat pemandangan tidak senonoh dihadapannya. Apabila yang melakukannya adalah orang yang disukainya. Pangeran ke-2 lansung bergerak hendak menyerang kaisar Xua namun, disaat langkah kedua Pangeran ke-2 lansung terpental kebelakang.
Didalam perbaringan sana, kaisar Xua tertawa licik mengetahui bahwa adiknya telah terpental.
"Sialan!!!"amuk Pangeran ke-2.
Tiba-tiba Weiwei terbangun dan menggeliat lembut. Kaisar Xua lansung pura-pura tidak tahu apa-apa.
"Sudah bangun rong 'er?"tanya kaisar Xua sensual.
"Iyaa aku sudah bangun"ujar Weiwei mengangguk kecil.
"Bagus bagus" puji kaisar Xua sembari mengusap-usap kepala Weiwei lembut.
Weiwei salah tingkah dengan perlakuan manis kaisar xua padanya dan pipinya bersemu merah sekarang. Dia sangat menyukai setiap perlakuan kaisar xua weilong saat ini.
Amarah Pangeran ke-2 meninggi melihat kemesraan kedua orang itu. Hatinya terbakar saat melihat orang yang disayanginya bermesraan dengan orang lain, walaupun orang lain itu statusnya adalah suami sah si wanita.
Pangeran ke-2 bingung bagaimana cara mengatasi ini kalau dia menerobos mungkin dia akan kembali terpental namun jika di biarkan dia sangat tidak terima.
"Huwaaa...sakit rong 'er tolong aku" rintihan Pangeran ke-2 xu hongyi.
Dengan suara rintihan itu menarik perhatian Weiwei. Weiwei menyembulkan kepalanya dan menatap Pangeran ke-2.
"Rupanya kau ingin mengobarkan api dengan kaisar xua"batin Weiwei.
"Baiklah aku akan mengikuti permainan mu hihi"ujar Weiwei senang.
Weiwei rupanya belum juga jera dengan hukuman-hukuman yang diberikan oleh kaisar Xua. Disaat Pangeran ke-2 ingin mengobarkan api dengan cepat dia membantu api itu bertambah besar.
"Honyii…"teriak Weiwei cemas.
Weiwei lansung bangkit dari perbaringan dan berlari dengan ekspresi khawatir yang dia buat-buat agar meyakinkan orang-orang. Hal itu tentu saja memicu kemarahan kaisar xua lagi.
Sebelum Weiwei melangkahkan kakinya keluar dari kamar kaisar xua,ada tangan kekar yang menghalanginya. Rupanya itu adalah tangan dari kaisar xua.
"Rupanya hukuman tadi belum juga membuat mu jera sayang.." ujar kaisar xua dengan suara baritonnya.
"Ka-kaisar"cicit Weiwei ketakutan.
"Kamu hanya milik ku sayang"ujar kaisar Xua manja.
Weiwei tersenyum sinis dengan perubahan sikap kaisar Xua dalam hitungan detik. Tanpa mengubah ekspresinya Weiwei kembali mengobarkan api.
"Tapi kaisar, Pangeran ke-2 terluka aku ingin mengobati lukanya" ujar Weiwei dengan khawatirnya yang dibuat-buat.
Benar saja, kaisar xua termakan api cemburu. Dengan kemarahan yang meluap-luap dia melepaskan Weiwei begitu saja lalu berjalan dengan hawa membunuh yang sangat besar kearah Pangeran ke-2.
Hawa dingin yang membunuh mulai mengelilingi sekitarnya. Pangeran ke-2 kini telah bangun dan bersiap-siap menerima serangan yang akan diberikan oleh kakaknya ini. Namun tanpa sepengetahuan mereka, ada seseorang misterius yang tengah mengintai mereka dari jauh.
"Mari kita mulai permainannya"ujar orang misterius itu.
Dengan kekuatan tenaga dalamnya dia menyerang kaisar xua weilong dari kejauhan.
Bughh... tubuh kekar milik kaisar xua pun terjatuh ketanah. Para pelayan dan Kasim disekitar lansung pontang-panting melihat kondisi kaisarnya. Namun berbeda dengan Weiwei, bukannya menolong ataupun khawatir dengan kaisar dia malah sibuk mencari asal penyerang.
"Kakak…"teriak Pangeran ke-2 melihat kakaknya jatuh tak berdaya ketanah.
Rupanya walaupun mereka berdua sering kali bertengkar tetap saja tidak akan mengungkiri bahwa mereka berdua merupakan saudara kandung. Kepanikan sangat terlihat diwajah Pangeran ke-2.
Tanpa memikirkan Weiwei atau hal lainnya lagi Pangeran ke-2 langsung memerintahkan kepada para prajurit untuk membawa kaisar xua weilong ketabib istana.
"Sial!! sepertinya ada yang ingin bermain-main disini"ujar Weiwei kesal.
Dengan kecepatan tinggi Weiwei terbang menuju bukit yang berada dibelakang istana. Weiwei merasa bahwa penyerang itu berada ditempat yang sekarang ingin dia tuju.
Disaat Weiwei tiba ditempat itu dia bertemu dengan seseorang yang memakai topeng pertunjukan musik.
"Yoo ternyata kau sangat peka terhadap keadaan,sayang"puji orang misterius itu kepada Weiwei.
"Siapa anda?apa tujuan melukai kaisar?"tanya Weiwei sinis.
Orang misterius itu tidak langsung menjawab,dia malah maju dan berjalan lebih dekat kearah Weiwei. Aroma tubuhnya sangat menyengat penciuman, Weiwei meneguk kasar ludahnya.
"Sial, apa sebenarnya tujuan orang ini?"batin Weiwei.
Perlahan orang misterius itu terus mendekati Weiwei,kaki Weiwei mendadak tidak bisa digerakkan. Sekarang orang misterius itu tepat berada didekat Weiwei dan menarik pinggang Weiwei.
"Dan sebentar lagi kamu akan menjadi milikku seutuhnya!?"tekan orang itu lalu menghilang.
Sementara ditempat lain ,kondisi kaisar Xua sekarang tengah memburuk. Semua orang sangat khawatir dengan keadaan kaisar xua.
"Tabib bagaimana keadaan kaisar?"tanya Pangeran ke-2 khawatir.
"Maaf Pangeran tapi--"
***
TBC 🍓