
|•Jika tidak bisa untuk melepaskan setidaknya jangan membagi hati
_Tiara Ningsih
•
•
•
***
"Baiklah karena kau sudah menemukannya aku akan mengatakan bahwa..."
"Tabib senior Sin anda rupanya sedang berada disini"potong Pangeran ke-3 Dao Zhi tiba-tiba.
Dao Zhi adalah adik ke-3 dari kaisar Xua yang sangat hobi pergi berperang daripada diam diistana. Pangeran ke-3 sangat membenci politik istana karena dia teringat akan kematian ibunya, selir Agung Dao Xiang disebabkan oleh kalah dalam politik istana harem.
Kaisar Xua memiliki dua orang adik. Yang pertama adalah Pangeran ke-2 Xu Hongyi,adik seayah seibunya. Dan terakhir Pangeran ke-3 Dao Zhi, Pangeran yang sangat sering tidak dianggap karena dia adalah anak selir.
"Pa-pangeran Dao.."kaget Tabib Sin.
"Hm"dehem Pangeran ke-3 Dao Zhi.
"Tabib Sin memberi salam kepada Pangeran ke-3 Dao Zhi"salam tabib Sin.
Bukan hanya itu,tabib Sin juga memberi isyarat kepada muridnya pejabat Xauqo untuk memberi salam kepada Pangeran ke-3 Dao Zhi.
"Maafkan atas kebodohan murid hamba yang tidak mengenali Pangeran"ujar tabib Sin bersujud.
"Bangunlah!"perintah Pangeran ke-3.
***
Kediaman Naga sangat gempar dengan kedatangan dua orang wanita terpenting di kekaisaran Xua ini. Ditambah lagi dengan kondisi kaisar Xua yang kian memburuk.
"Ampun yang mulia,hamba datang mengantarkan obat yang dikirim oleh tabib senior Sin"lapor seorang prajurit membawa obat.
Ternyata tabib senior Sin telah membuatkan obat dari bunga langka white Camelia untuk kaisar meski dia tahu bahwa kaisar hanya bersandiwara.
"Uhuk..uhuk.."kaisar Xua terbatuk-batuk karena obat yang sangat asing yang diberikan oleh tabib senior Sin.
Reaksi yang diberikan oleh kaisar Xua Weilong membuat semua orang senang, kecuali tabib yang mengetahui sandiwara junjungannya ini.
"Nak,kau sudah bangun hikss…"tangis ibu suri sembari memeluk tubuh putranya.
"Sudahlah jangan terlalu mengekang cucu ku"sindir nenek kekaisaran.
Nenek kekaisaran selalu kesal dengan reaksi berlebihan yang ditunjukkan oleh menantunya ini. Menantunya juga selalu merebut perhatian cucu kesayangannya dari dia.
Kaisar Xua sangat kaget dengan rasa obat yang diberikan oleh tabib senior Sin. Dia mengira-ngira bahwa tabib senior Sin sudah mengetahui sandiwaranya.
"Sial!rasa obat ini sangat buruk!awas saja aku akan membalas mu tabib Sin"geram kaisar Xua dalam hati.
Semua orang di ruangan kaisar Xua lansung bersujud dan memberikan salam dengan hangat atas bangkitnya junjungannya dari pintu kematian. Senyuman terlukis diwajah setiap orang.
Pangeran ke-3 terus saja menatap wajah pucat dan indah milik Weiwei.
"Sangat indah tapi sayang kau sudah menjadi milik kakak Long"ucap Pangeran ke-3 Dao Zhi sedih.
Selama melakukan perang,dia tidak pernah tertarik pada wanita manapun. Meski sesungguhnya dia selalu ditawarkan untuk menikahi putri-putri cantik oleh para kaisar yang dia taklukkan.
Lekuk bibir yang ranum,lukisan alis yang sangat indah, keringat yang membasahi wajah pucatnya menambah keindahan wajah Permaisuri Chen Yourong.
'glek..'
Pangeran Dao Zhi meneguk ludahnya kasar melihat wajah Weiwei.
"Apakah aku salah jika tertarik pada mu k-a-k-a-k i-p-a-r?"ujar pangeran Dao Zhi.
Pergerakan matanya tidak luput dari Weiwei yang tengah terbaring lemah diatas perbaringan.
"Tidak jangan sakiti aku…"
***