
Belum ada satu bulan disini Yue sudah memiliki musuh, bukan bukan malah sejak lahir mungkin Yue sudah memiliki musuh. Dia berpikir apakah dia memiliki kesalahan hingga banyak orang yang mengincarnya? Dosa apa yang ia lakukan dikehidupan sebelumnya hingga dikehidupan ini dia begitu dikejar dan diburu? Menginginkan nyawa nya hilang dan jiwanya hancur. Sebenarnya Yue tidak akan peduli dengan masalah Xiao Yue yang asli namun ini mengancam nyawanya, dia tidak mau mati dua kali. Bayangkan saja tadi ada seseorang yang berani menyerangnya secara langsung dan itu pun dikediamannya, sungguh ayahanda nya begitu sangat peduli dengannya hingga menempatkan penjaga yang tidak becus untuk menjaga kediamannya
Kurasa memang dia tak bisa mengandalkan orang lain, andai saja ada kakak nya Xiao Yan disini mungkin dia akan merasa lebih aman dan merasa bahagia juga. Yue pun segera memanggil pelayan setianya itu untuk menyiapkan air hangat untuknya mandi, dia sudah lelah dengan semua keadaan yang dialaminya ini, mulai dari membuka segel hingga penyerangan itu hah sungguh menguras emosi dan tenaga
"Ye Lin siapkan air mandi" Titah Yue kepada sang pelayan
"Baik nona akan segera nubi siapkan" Ucapnya kemudian menunduk memberi salam dan pergi
Yue duduk dan memikirkan orang yang tadi menyerangnya tiba tiba, hm apakah ia harus memberitau Huasang? Kurasa tidak, tidak akan dipedulukan yang ada bila dia melaporkan, kurasa dia harus menyelidiki sendiri besok dia akan mulai berlatih kultivasi juga dan menembus level 1 ranah awal, tingkat kultivasi memiliki lima tingkat yaitu level satu ranah awal, menengah dan akhir begitupun dengan level dua dan level tiga, setelah mencapai level 3 maka akan mencapai level dewa dan level yang paling tinggi adalah level keabadian. Tidak banyak orang yang mencapai level tersebut, setelah Yue mencari informasi ternyata di dinasti ini hanya satu orang yang mencapai level tersebut yaitu pemimpin kekaisaran Qin. Yue tak menyerah dia ingin mencapai tingkat tersebut agar dia tak bisa ditindas lagi
Lamunan Yue terhenti saat pelayan setianya itu memasuki ruangannya
"Nona air mandi sudah siap" Ucap Ye Lin sambil membungkukkan badannya yang mungil itu, Yue heran kenapa Ye Lin sangat betah melayaninya selama ini padahal didalam ingatannya tak jarang Xiao Yue yang asli menyiksanya bahkan sangat sadis namun gadis ini tetap bersikukuh mau melayani nya. Yue menggeleng pelan dan segera mengenyahkan pemikiran yang sangat tak berguna itu dan segera menuju ke pemandian
Kali ini Ye Lin membantunya mandi, yah hanya Ye Lin dikediamannya jadi tak ada pelayan lain. Dia merasa Ye Lin saja sudah cukup
"Ye Lin" Panggil Yue singkat sembari memandang lurus kedepan tanpa ekspresi
"Ya nona? Apakah nona butuh bantuan nubi?" Tanya Ye Lin takut takut karena aura tuannya ini begitu misterius
"Kenapa kau masih ingin melayaniku? Padahal pemilik tubuh ini dulu menyiksamu. Apakah ada alasan khusus?" Tanya Yue penasaran
"M-menjawab nona, nubi dulu adalah seorang anak dari orang biasa. Orang tua nubi memiliki banyak hutang dan nubi dijual di pasar budak karena tak bisa membayar hutang. Permaisuri yang sudah menyelamatkan nubi dari tragedi itu dan nubi sudah berjanji akan melayani putri permaisuri" Jelas Ye Lin panjang lebar dan kentara sekali ekspresinya yang sangat sedih sekaligus kecewa itu, mungkin dia kecewa dengan perlakuan orang tuanya. Dikehidupan dulu Yue tak dekat dengan orang tuanya namun dia masih bersyukur dengan perekonomian keluarganya sehingga tak terjadi hal hal yang dialami Ye Lin
Yue memandang Ye Lin dengan tatapan yang melembut sekaligus iba namun hanya beberapa detik saja
"Aku tak akan menyiksamu seperti dulu, hanya saja jangan pernah sekali kali kau berkhianat kepadaku. Bila itu terjadi aku tidak tau apa yang akan aku lakukan terhadapmu" Ucap Yue yang pertama kali berbicara melebihi lima kata, Ye Lin yang mendengar itu tertegun sekaligus takut. Entah kenapa rasa takut dan rasa bersalah merambat didalam hatinya
"Apakah benar yang aku lakukan ini?" Tanya Ye Lin didalam hatinya sendiri
Ye Lin cepat cepat menggeleng dan melanjutkan untuk melayani tuannya ini, setengah dupa terlewati hingga akhirnya ritual mandi sudah selesai, dia membantu nonanya ini untuk bersiap siap, tiba tiba ada seseorang yang masuk kedalam kediamannya
"Salam hormat pada putri kekaisaran" Ucap kasim Kang yang sedang berkowtow
Yue hanya mengangguk dan menyuruhnya bangkit, hey Yue tak akan bersikap baik pada semua orang seperti pada cerita cerita novel yang ia baca, tokoh utama yang jahat tiba tiba berubah baik karena jiwa yang ada ditubuhnya sudah mati dan digantikan oleh jiwa yang lain. Sungguh lucu sekali, karena disini dunia yang berkasta maka Yue hanya mengikuti alurnya saja. Kalian tau banyak penjilat dikekaisaran ini
"Ada apa kasim?" Tanya Yue singkat
"Huasang menyuruh hamba memanggil putri untuk menghadiri jamuan makan malam istana" Ucap Kasim itu, sebenarnya dia jijik karena bisa bisanya dia memberi hormat pada putri sampah ini namun bagaimana lagi? Cara yang tepat untuk mengambil hati kaisar dalah dengan mendekati putrinya
"Baik" Ucap Yue singkat, kasim itu pun memberi hormat dan pergi kembali
"Ye Lin, siapkan hanfu!" Ucap Yue kepada pelayannya. Pelayannya yang peka itu tau apa maksud dari Yue, dia menyiapkan hanfu yang tidak terlalu mewah namun memiliki kesan yang sangat elegan sekaligus menawan
Ye Lin juga menata ranbut Yue dengan begitu simple dan tak banyak hiasan, riasannya pun hanya tipis namun hasilnya Ye Lin tetap cantik dan menawan
"Wah nona, nona sungguh cantik dan menawan" Puji Ye Lin
Yue hanya tersenyum tipis dan keluar dari kediaman bulan. Dia berjalan dengan ditemani sang pelayan dan dua prajurit, suasana begitu lenggang dan sunyi hanya ada bunyi langkah kaki mereka yang begitu jelas, tak lupa juga bunyi serangga serangga yang akan menyambut datangnya sang malam. Pada waktu seperti ini banyak pelayan yang sudah kembali pada kediaman mereka dan hanya ada pelayan yang khusus ditugaskan untuk melayani para anggota kerajaan
Perjalanan dari paviliun bulan menuju ruang makan tidak begitu jauh karena itu tidak membutuhkan waktu lama, saat Yue sampai didepan pintu prajurit mengumumkan kedatangannya
"Putri Kekaisaran telah tiba!" Teriak prajurit itu
Yue masuk sendiri ya karena pelayan pribadi tidak diperbolehkan masuk. Semua mata tertuju pada nya dan banyak dari mereka yang memandangnya jijik, benci dan lain sebagainya. Yue tidak risih karena didunianya dulu banyak juga yang memandangnya seperti ini, penyebabnya tidak lain adalah parasnya sendiri namun kebanyakan hanya perempuan yang memandang seperti itu
"Selamat Wang Xiao Yue, kau membuat hidupku tambah sengsara disini" Batin Yue masih dengan ekspresi datarnya, kemudian dia duduk
"Sungguh puas kau membuat kami menunggumu, dimana etiket kerajaan mu putri?" Tanya selir Chu
"Maaf Huangguifei, putri ini tadi sedang bersiap dengan baik karena akan bertemu Huashang" Ucap Yue tetap dengan ekspresi datar miliknya
Selir Chu yang mendapat panggilan seperti itu mengepalkan tangannya diam diam dan memberikan tatapan tajam kepada Yue, yang ditatap tidak peduli
Kaisar hanya diam dan segera memulai acara perjamuan makan
Continued. . .
Foto Yue yang author janjikan, maap kawan kawan jelek hehe, tidak segampang yang kalian bayangkan gambar digital tuh😂
🍁Arvi
Ig: @arvi_24