The Assassint Goddess

The Assassint Goddess
EPS 21 - Bertarung Melawan Sekelompok Serigala



Disaat menghadapi sekawanan serigala, dia berpikir pada dirinya sendiri, jika drinya menghadapi kawanan serigala seorang diri, kemungkinan tidak memiliki masalah apapun menghadapi nya, tetapi jika dia bertarung menghadapi kawanan serigala yang berkelok sambil melindungi seorang pria yang tidak sadarkan diri di belakangnya, kemungkinan ini bisa jadi cukup merepotkan.


“Aauuoo!...”


Sebuah suara lolongan panjang terdengar, terdengar seolah-olah pemimpin dari sekawanan serigala itu memberikan perintah pada kawan nya.


Kawanan serigala yang sebelumnya perlahan mendekat saat mereka mengelilinginya secara tiba-tiba beberapa serigala telah melompat untuk mengambil tindakan menyerang tepat ke arahnya.


melihat sungai yang mengalir di tanah yang miring, Xiao Jiu mengambil tindakan untuk menyeret pria itu keluar dari sungai dan meninggalkannya di bawah tonjolan kecil yang menonjol keluar dari tanah miring.


Pada saat itu, tidak jauh dari keberadaan nya terdapat lereng curam di belakangnya ternyata itu bisa dimanfaatkan untuk menjadi bentuk pertahanan punggungnya dan Xiao Jiu juga kini tidak perlu terlalu menghawatirkan serigala akan menyerangnya dari belakang, selain itu dia juga dapat mengantisipasi untuk mengambil tindakan saat melindunginya, juga tidak perlu khawatir tidak bisa menjaga keberadaan pria yang tidak sadar di belakangnya.


Kemungkinan yang akan menjadi target kawanan serigala adalah dirinya, dimana dia mungkin diseret oleh kelompok serigala.


Xiao Jiu mempersiapkan diri dengan mengeluarkan belatinya yang dipegang dengan secara horizontal di depannya, dalam sekejap Xiao Jiu sepenuhnya melepaskan naluri pembunuhnya yang tak terkendali.


Andaikan dirinya tidak bisa melarikan diri, maka dia akan memilih untuk bertarung!


Lagi pula dirinya sudah terbiasa melakukan operasi pembunuhan berantai, hanya bedanya kali ini yang dihadapi di depannya sekarang hanya sekelompok kawanan serigala bukan manusia, jadi Xiao Jiu sangat percaya diri bahwa dirinya mampu untuk membunuh sepuluh serigala ini dalam waktu yang singkat!


Saat akan memulai pertarungan, Seketika itu juga matanya menjadi dingin dan bersinar dengan kilatan tajam.


Xiao Jiu secara perlahan mengumpulkan kekuatan mistik di dalam tubuhnya, matanya terkunci untuk menargetkan sepuluh serigala yang mengeluarkan air liur banyak, sepertinya seperti sedang menunggu momen yang tepat untuk menyerang.


Sekelompok kawanan serigala terus-menerus melolong rendah, seolah-olah mereka mencoba menakut-nakutinya terlebih dahulu hingga kehilangan keinginannya untuk bertarung sebelum mendekatinya.


Namun, Sangat disayangkan Xiao Jiu bukanlah orang biasa dan dia bukan tipe orang yang bisa ditakuti hingga menjadi lemah seketika dan kehilangan keinginan untuk melawan.


Xiao Jiu tetap tenang saat berhadapan dengan sekelompok serigala, meskipun perawakan mereka cukup besar, terlihat sangat ganas dan tidak terlihat seperti serigala pada umumnya.


menyadari keadaan dia sangat dirugikan dalam jumlah, Xiao Jiu tidak bisa menyerang mereka dengan secara gegabah atau dirinya akan segera dikepung dan kemungkinan pria yang tidak sadarkan diri dibelakang akan menjadi sasaran empuk bagi beberapa serigala.


Dan meskipun mereka hanyalah seekor serigala dan tidak memiliki kecerdasan seperti layaknya manusia, tetapi mereka memiliki insting yang sangat kuat, dan memiliki kecerdikan saat berkelompok.


Jadi Xiao Jiu memutuskan untuk tetap di tempatnya sambil menunggu, menunggu momen yang tepat, dimana serigala-serigala itu melompat ke arahnya tepat saat itulah Xiao Jiu akan membunuh nya menggunakan teknik Assassint yang telah di kombinasikan dengan menyuntikkan kekuatan mistik kedalam teknik Assassint miliknya.


Diantara lebih dari sepuluh serigala bisa merasakan niat membunuh yang seketika tumbuh lebih intens


Setelah kelompok serigala menyadari perubahan itu bukannya mundur tetapi melainkan melolong.


Dan diantara mereka, serigala abu-abu yang bertubuh lebih besar melolong panjang dari suatu tempat yang lebih tinggi di lereng.


“Eh..... apa yang terjadi!!”


Tidak lama setelah lolongan panjang terdengar, lebih dari sepuluh serigala segera melompat ke arahnya. Rahang serigala yang lebar memperlihatkan taring tajam dan dipenuhi dengan air liur menetes dari sisi mulut mereka, cakar panjang serigala tampak bersinar setajam silet di malam yang gelap.


Xiao Jiu mengambil antisipasi dengan benar, dan seketika menyerang dalam sekejap!


Gerakan anehnya yang merupakan teknik Assassint ketika dikombinasikan bersama dengan kekuatan mistiknya meningkatkan kecepatannya hingga di luar nalar.


Keterampilan memainkan belati di tangannya terlihat sangat lihai dan setiap gerakannya menciptakan ilusi yang terlihat indah tetapi sangat mematikan, seketika belati yang awal nya dipegang secara horizontal secara tiba-tiba berputar-putar seperti kincir angin yang menari-nari di jari jemarinya dengan sangat indah dan terlihat anggun,


Disaat Xiao Jiu akan melakukan eksekusi waktu seolah-olah telah terhenti, Xiao Jiu menyayat leher serigala tepat di inti kehidupan nya dan di disaat melakukan tindakan itu tangan seperti sendang melukis karya yang sangat indah jelas terlihat sangat santai dan selihai seperti seseorang yang sedang membuat ukiran patung.


Xiao Jiu melakukan hal seperti itu pada serigala satu persatu dan diawali dari segala yang melompat ke arah nya lebih dulu dan dilanjutkan ke beberapa serigala yang berikutnya.


Dalam proses mengeksekusi nya terlihat sangat panjang tetapi pada kenyataannya semua itu dilakukan dengan sangat singkat,


lebih tepatnya mungkin hanya dalam hitungan detik.


Dan didalam kegelapan malam, lolongan serigala yang menyedihkan bergema di hutan dan seketika itu juga semburan darah keluar dari leher serigala.


Darah hangat kini bersimbah di tubuhnya, mengandung bau busuk yang kuat dan serigala itu pada akhirnya roboh dalam sekejap…..


Sudah lebih dari tiga serigala terbunuh di tangan Xiao Jiu, setelah melakukan tindakan itu dia segera mundur selangkah, dan belati di tangannya kembali menari-nari di jari-jemari nya yang lembut dan mungil, seketika dalam sekejap tubuh Xiao Jiu menghilang hanya menyisakan seberkas kabut hitam di tempat keberadaan Xiao Jiu, dan pada saat bersamaan secara tiba-tiba Xiao Jiu muncul saat melintasi beberapa serigala dengan gerakan nya yang sangat gesit, cepat dan tangkas dikarenakan teknik Assassint di kombinasikan dengan kekuatan mistik hal itu menciptakan dampak yang sangat mengerikan.


pergerakan nya seperti hantu, serangan nya seperti malaikat kematian yang akan mencabut nyawa secara paksa, setiap setelah mengeksekusi satu serigala, Xiao Jiu seketika menghilang dari pandangan serigala dan seketika muncul di depan kawanan nya yang lain, dan hal seperti itu terus terulang dengan kecepatan diluar nalar mereka.


Mungkin karena kematian mendadak teman satu kelompok nya, menyebabkan beberapa serigala yang lainnya menjadi lebih waspada.


Reaksi mereka sangat cepat dan mereka berusaha mengelak pada saat yang sama sambil berupaya menghindari belatinya sementara serigala lain hampir mencoba menyerangnya dari depan tetapi hal itu semuanya sia-sia.


Setelah menyadari usaha mereka sia-sia Serigala yang lain hendak berhenti untuk menyerang dari kanan melainkan mengalihkan perhatian nya kesisi lain dan berinisiatif mengambil kesempatan untuk melompat ke arah pria tak sadarkan diri yang tergeletak di tanah di belakang.


Pada saat itu, Xiao Jiu telah menyadari nya karena dirinya sedang menghadapi beberapa serigala yang lainnya tidak memungkinkannya untuk segera berada disisi Pria yang terbaring tak sadarkan diri itu.


dan dengan cepat pasangan Xiao Jiu teralihkan pada api unggun di dekat nya yang bisa dia jangkau, dalam sekejap Xiao Jiu sudah berada di api unggun tersebut, lalu dia mengangkat satu kaki untuk menendang api unggun sambil menyerang dengan belati ke serigala di sebelah kirinya pada saat yang sama, hal itu menyebabkan beberapa serigala tercengang dan kebingungan.


cabang yang dijadikan api unggun sebelumnya masih menyala dan terbang seperti kincir angin menuju serigala di sebelah kanan yang melompat untuk mendekati pria itu, dari kejauhan.


Serigala takut akan api dan ketika mereka melihat bara api beterbangan, mereka melolong panik dan dengan cepat mundur. Saat itulah belati di tangan Feng Jiu dengan cepat melenyapkan dua serigala lagi. Termasuk yang tadi, dalam sekejap terlihat tiga bangkai serigala tergeletak di kakinya saat itu.


Itu bisa jadi karena penghematan intens dari niat membunuhnya yang terlalu menakutkan, atau bisa juga karena rasa haus darahnya yang tak terpuaskan yang membuat mereka takut, serigala-serigala lain dalam kawanan itu semuanya merengek pelan saat mereka perlahan mundur selangkah demi selangkah. , tidak berani mengambil langkah maju lagi, tapi mereka tetap tidak mau pergi begitu saja dan hanya memantau nya dari kejauhan…..