
Di puncak pegunungan yang hijau dan menjulang tinggi, di sekitarnya tertutupi kabut awan.
Pepohonan tinggi yang lebat menutupi lereng tinggi saat mereka bergoyang di bawah angin. Hutan pegunungan tampak tenang dan sunyi pada fajar ini..
namun jauh di kedalaman hutan yang sangat sunyi, terjadi sebuah pemandangan yang sangat kejam dan berdarah yang sedang berlangsung pada saat itu juga.
terdapat seorang gadis yang mengenakan gaun sutra yang halus, sedang ditahan dengan tangannya di pelintir ke belakang oleh dua pria kekar.
kepalanya tertunduk sambil terkekeh,
rambutnya yang acak-acakan telah menutupi wajahnya yang telah bersimbah darah.
darah merah yang sangat cerah, telah menetes secara perlahan dari ujung rambutnya ke tanah hingga merembes dengan tanah.
gadis muda yang terlihat sangat lemah itu menggertakan giginya sambil mengangkat kepalanya, ketika dia mendengar langkah kaki yang mendekat, kepalanya terangkat secara perlahan dan memperlihatkan wajahnya berlumuran darah.
itu merupakan wajah yang telah rusak parah dikarenakan sayatan pisau yang telah memenuhi wajahnya, sehingga kemungkinan akan sangat sulit dikenali oleh orang lain.
"Siapakah kamu sebenarnya, dan mengapa kamu ingin menyakitiku??..."
Gadis muda itu berbicara dengan sangat lemah sehingga terdengar seperti sebuah bisikan sambil sedikit terbata-bata.
Gadis itu berusaha keras untuk menolak matanya tertutup dikarenakan kehilangan banyak darah yang membuatnya dia tidak fokus, dia berusaha memfokuskan matanya untuk melihat wajah di hadapannya yang tertutupi oleh kerudung tipis.
Dari pandangannya sosok yang berada di hadapannya merupakan seorang gadis muda dengan tubuh yang indah, sudah di pastikan itu adalah seorang wanita yang cantik.
gadis yang wajahnya ditutupi oleh kerudung itu, mengenakan gaun berwarna biru dan menggunakan jumbai dengan warna yang sama tergantung lembut di pinggulnya, dan berayun dengan anggun seiring bersamaan langkah kaki ringan wanita itu.
Wanita itu berhenti langkah wanita itu berhenti di depan gadis muda itu tangannya telah di pelintir kebelakang dan ditekan ke tanah.
wanita itu mendekatinya dan matanya menatap tajam pada gadis yang memiliki wajah cacat itu, mata indah milik wanita itu seketika menyipit menjadi dua bulan sabit.
Wanita itu mendekatkan wajahnya tepat dekat telinganya wanita itu berbicara.
"Saya Xiao Qing Yu, nona sulung dari istana pertempuran dan merupakan putri kandung dari jenderal Xiao Qing Fei yang sangat tangguh.
Saya adalah nona muda yang di masa depan akan menjadi pewaris keluarga Xiao, dan juga merupakan tunangan dari putra kebanggaan surga, yang menjadi adipati ketiga dari Kerajaan Moon Glory."
Setelah mendengar suara yang sangat familiar baginya dan kata-kata yang terlontarkan membuat matanya terbelalak karena sangat terkejut.
"Tidak....
Tidak mungkin siapa kamu sebenarnya??....
Akulah Xiao Qing Yu yang asli..
Akulah Xiao Qing Yu...."
Tubuh gadis itu bergetar tak terkendali dipenuhi dengan rasa ketidakpercayaan.
Gadis muda itu menarik kerudung dengan jarinya yang ramping dengan lembut secara perlahan dan memperlihatkan wajah yang cantik dan halus yang tak tertandingi.
Setelah membukanya, tatapan di mata gadis muda itu melebar dikarenakan wajah yang dihadapan nya merupakan wajah yang sangat familiar baginya dan membuatnya terkejut sehingga tidak bisa berkata apa-apa.
Bagaimana tidak terkejut, karena wajah yang dia lihat merupakan wajah miliknya sendiri di saat wajahnya sebelum disayat oleh pisau.
Wajah cantik tanpa cacat itu terangkat sedikit dan dia melirik gadis yang tampak terkejut dan ketakutan di tanah.
wanita itu berbicara dengan suara yang dipenuhi antisipasi dan kegembiraan yang hampir tak tertahankan.
Tepat di saat dia berbicara:
"Xiao Qing Yu mulai hari ini dan seterusnya, aku akan mengambil alih identitasmu, statusmu dan tentunya dengan semua hal yang kamu miliki.
adapun dengan dirimu kamu tidak perlu khawatir karena...... "
dia tersenyum tipis lalu tertawa lembut.
"Hemmp..
Hahahaha".....
Setelah wanita itu menggunakan suara aslinya Xiao Qing Yu membeku seketika,
dan secara tiba-tiba dia berteriak pada wanita di hadapan.
"Lu Xi'an...!!!!
Lu Xi'an adalah seorang gadis yatim piatu yang tumbuh bersamanya, dia telah mengadopsinya dari suatu pedesaan yang telah terjadi pertempuran.
pada saat itu Xio Qing Yu tidak sengaja melintasi jalan menuju pedesaan itu bersama kakeknya, dikarenakan dia membutuhkan seorang teman, Xiao Qing Yu memutuskan untuk membawanya pulang ke istana untuk dijadikan sebagai pendampingnya
Sehingga pada akhirnya gadis kecil itu menjadi teman dekatnya yang bisa dia ajak bicara tentang segala sesuatu,
bahkan dia sudah menganggapnya sebagai saudari perempuan terdekat nya...
Jadi, dia sebelumnya tidak pernah berpikir seseorang yang telah membuatnya cacat dan ingin mencuri identitasnya, ternyata dia adalah Lu Xi'an, seorang yang dianggap sebagai saudari perempuannya.
"kenapa Lu Xi'an....??
aku memperlakukanmu dengan baik, dan aku menganggap mu seperti saudariku sendiri,
tetapi mengapa kamu melakukan ini kepada saya...??"
Rasa sakit karena dikhianati mengiris hatinya. Ketika dia memikirkan bagaimana wajahnya telah rusak, bagaimana identitasnya akan hilang, dan apakah kemungkinan semua itu tidak akan diketahui oleh siapa pun, kebencian yang membara mulai muncul dari dalam hatinya.
“Hah kenapa..?
Tentu saja untuk semua yang kamu miliki. seorang kakek dan ayah yang memanjakan mu, putra surga yang bangga padamu, dan...”
Matanya yang tersenyum seperti bulan sabit menatap Xiao Qing Yu di tanah.
“Semua ini akan segera menjadi milikku. Kemanjaan kakek dan ayah yang memanjakan, cinta yang dalam dan kelembutan Kakak Xu-Yang Xuan, semuanya akan menjadi milikku.”
Dia dipenuhi dengan rasa kepuasan di saat dia menatap Xiao Qing Yu yang tampak tersiksa dan sengsara.
Tidak hanya sampai di situ dia masih melanjutkan untuk berbicara:
"Dengarkan dengan baik-baik, dengan secara terpaksa aku harus membunuhmu menghapus semua jejak tubuhmu sampai tidak ada yang bisa menemukan dan mengetahui keberadaan mu tentunya untuk mencegah mimpi buruk di masa depan.
tetapi sebelum itu...."
Seketika tawa jahat seperti iblis terdengar dan membuat tubuh Xio Qing Yu menggigil.
"Sebelumnya tahukah kamu mengapa aku meminta mereka untuk hanya secara khusus menghancurkan kecantikan yang kamu miliki dan tidak merusak kulit seputih salju di tubuhmu..??"
Dia menatap Xiao Qing Yu sejenak lalu melanjutkan nya.
"karena aku akan menjual mu terlebih dahulu kepada seseorang yang memiliki tempat di mana seseorang menawarkan kesenangan bagi laki-laki,
saya yakin bahkan meskipun wajah mu sudah sangat rusak, kulit bersalju dan daging halus kamu masih cukup populer di kalangan mereka.
Bagaimana menurut kamu?...”
Setelah mendengar perkataan dari Lu Xi'an
mata Xiao Qing Yu menatapnya dengan tajam, dan penuh dengan kebencian.
“Kamu tidak perlu melihat seperti itu.
Bukankah wajah cantikmu telah hancur, bahkan jika kamu memberi tahu orang-orang bahwa kamu adalah nona tertua dari Istana istana pertempuran, tidak ada yang akan percaya sepatah kata pun dan hanya akan memanggilmu sebagai orang gila yang melarikan diri? Kekuatanmu sebagai prajurit kelas dua tidak akan sebanding dengan apa pun di sana.”
Saat dia berbicara, dia memasukkan pil ke mulut Xiao Qing Yu dan berdiri kembali sambil tertawa.
“Selama tujuh hari kamu masih bisa merasakan indahnya kehidupan, itupun jika kamu berhasil bertahan selama tujuh hari, racun yang baru kuberikan padamu cepat atau lambat akan membunuhmu.”